• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Cuma Ada di Kutim, Jadi Komoditi Unggulan

by BontangPost
19 Februari 2018, 10:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Foto wajah: Kasiyanto
CUMA DI KUTIM: Petani sedang memetik buah aren

Foto wajah: Kasiyanto CUMA DI KUTIM: Petani sedang memetik buah aren

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Komiditi aren gajah mulai dilirik untuk dikembangkan para petani di Kutim. Tanaman yang disebut-sebut hanya terdapat di Kutim ini bakal dijadikan salah satu komoditi andalan.

Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Kutim Kasiyanto menjelaskan, aren gajah bisa menjadi salah satu pilihan karena pasar yang luas di Indonesia. Apalagi tanaman ini satu-satunya di Indonesia.

“Jika harga sawit turun aren gejah bisa jadi penyokongnya. Aren genjah ini juga langka, hanya di Kutim yang punya. Kini bibitnya kita kembangkan di Desa Kolek Kecamatan Sangkulirang di atas lahan 5 hektare,” ujar pria berkacama mata ini di Kantornya belum lama ini.

Dia menambahkan, hasil dari menanam aren gajah juga cukup menjanjikan, karena jarak panen yang tak begitu panjang. Aren gajah sudah bisa dipanen setelah empat tahun. Satu pohonnya bisa menghasilkan 13 liter nira. Kemudian produk turunannya juga banyak, diantara Brown Suger atau gula merah, alcohol medis, hingga bahan bakar pertamax.

“1 hektare bisa ditanami 205 pohon, bayangkan jika 1 pohon 13 liter dan per liter diharga Rp 3.000. saja, saudara hitung aja sendiri, kurang lebih Rp 3 juta per bulan,” terangnya.

Aren genjah asal kutim pertama kali ditemukan di Kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) lalu diambil sampel dan dikembangkan. Aren Genjah ini berbeda dari Aren pada umumnya. Perbedaanya mulai dari jarak tanam hingga jangka waktu panen. Jika aren dalam jarak tanam dari satu pohon ke pohon lainnya mencapai 7 hingga 8 meter, tetapi tidak dengan arena genjah kutim yang hanya butuh 3 hingga 4 meter sehingga dapat menghemat lahan. Selanjutnya jika aren biasa dipanen menunggu 8 hingga 12 tahun, aren genjah hanya butuh waktu 4 hingga 7 tahun. (hd)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Menanti Angpao di Hari Imlek

Next Post

Enam Poket Sabu Disita

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.