BONTANG – Masalah penanganan banjir yang belum terselesaikan secara maksimal di wilayah Kecamatan Bontang Barat menjadi prioritas utama dalam Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun ini. Hal ini disampaikan Camat Bontang Barat Sutrisno saat menggelar musrenbang di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Bontang Barat, Rabu (7/3) kemarin.
Dia berujar, musrenbang tingkat kecamatan kali ini menghasilkan 150 usulan dari tiga kelurahan, yakni Telihan, Kanaan, dan Belimbing. Adapun bidang usulannya meliputi bidang ekonomi, sosial, dan yang terbanyak adalah infrastruktur. Nantinya dari semua usulan tersebut kata dia, akan disaring kembali di kecamatan dan akan dipetakan berdasarkan skala prioritas.
“Akan kami bagi, mana yang menjadi skala prioritas pertama, kedua, dan ketiga,” ujarnya.
Karena penanganan banjir masuk dalam skala prioritas kata Sutrisno, nantinya juga harus disinkronkan dengan pokok pikiran (pokir) dari anggota DPRD Bontang sehingga nantinya tidak sampai terjadi tumpang tindih. Adapun usulan yang masuk dalam prioritas kedua, akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Apabila tak mencukupi, akan diusulkan kembali di anggaran berikutnya, atau bisa dengan cara meminta bantuan Bankeu Provinsi atau Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Harapan kami dari semua yang kami usulkan ini, targetnya bisa terealisasi 30 persen di musrenbang tingkat kota nanti,” tukasnya. (bbg)







