• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Warga Aleppo Dilarang Kembali

by M Zulfikar Akbar
23 Desember 2016, 15:04
in Internasional
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Evakuasi Tuntas, Assad Sweeping Oposisi

LEPPO – Evakuasi warga sipil dan oposisi bersenjata (pemberontak versi Damaskus) dari Kota Aleppo sudah berlangsung sepekan. Kemarin (22/12) konvoi terakhir bus pengangkut warga bergerak meninggalkan kota yang pernah menjadi kota terbesar kedua Syria tersebut. Seiring dengan lengangnya Aleppo yang ditinggalkan penghuninya, perhatian tertuju kepada Presiden Bashar al-Assad dan rencananya di bekas benteng oposisi itu.

Puluhan bus dan kendaraan pribadi serta ambulans perlahan menjauh dari Aleppo. ’’Masih akan ada iring-iringan kendaraan dalam jumlah lebih sedikit malam ini (kemarin). Konvoi terakhir itu akan mengangkut para pejuang oposisi dan keluarganya,’’ terang Ingy Sedky, Jubir Palang Merah Internasional alias ICRC di Syria. Dia berharap, evakuasi berjalan lancar. Jika semuanya tepat jadwal, evakuasi berakhir sebelum hari berganti.

Data ICRC menyebutkan bahwa sekitar 30.000 warga sudah meninggalkan Aleppo. Semua pasien rumah sakit Aleppo dan penduduk yang sakit atau terluka lebih dulu tiba di Kota Idlib atau kota-kota lain di Provinsi Idlib untuk mendapat perawatan medis. Sebagian yang lain berada di kamp darurat di perbatasan Turki dan menjalani perawatan medis. Sedangkan yang kondisinya parah dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:  Kenalkan, Ini Pria Cacat yang Punya Tiga Istri

Menurut Ahmad al-Dbis, ketua tim dokter dan sukarelawan ICRC, evakuasi yang dilakukan sejak Kamis pekan lalu (15/12) melibatkan sekitar 400 kendaraan. Selain bus dan ambulans, evakuasi melibatkan truk dan kendaraan pribadi. ’’Dari Aleppo, sebagian besar rombongan singgah di Khan al-Assal untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir yang tidak sama,’’ katanya.

Jika ICRC optimistis proses evakuasi berakhir Kamis malam, tidak demikian halnya dengan para pejuang oposisi bersenjata. Kemarin masih ada ribuan orang yang menunggu dievakuasi dari kota seluas 190 kilometer persegi tersebut. Sebagian besar adalah para pejuang oposisi dan keluarganya. ’’Masih banyak yang tertinggal. Jumlahnya mungkin ribuan,’’ kata Ahmed Kara Ali, Jubir kelompok Ahrar al-Sham.

Kondisi yang sama dilaporkan Munir al-Sayal yang tinggal di kawasan pegunungan Aleppo. Dia menyatakan, hujan salju dan hawa dingin winter sebagai penyebab evakuasi terhambat. Sebab, warga yang tidak punya kendaraan pribadi kesulitan mencapai titik pemberangkatan evakuasi. ’’Tapi, kami akan mengupayakan evakuasi berjalan lancar agar bisa tuntas sesuai jadwal,’’ ungkapnya.

Baca Juga:  Wanita Indonesia Pertama yang Tembus Billboard

Setelah Aleppo bersih dari warga yang sebagian besar diklaim sebagai sekutu oposisi bersenjata, Presiden Bashar al-Assad akan mengirim tim khusus ke kota tersebut. Tim khusus itu akan melakukan sweeping. Mereka bakal memastikan tidak ada lagi pejuang oposisi yang bertahan di Aleppo. Sebab, mereka tidak ingin oposisi membangun kekuatan baru di kota yang pernah masuk daftar situs warisan budaya UNESCO itu.

”Memenangkan pertempuran di Aleppo tidak serta-merta akan mengakhiri Perang Syria. Tetapi, ini merupakan langkah besar menuju berakhirnya peperangan,’’ kata Assad dalam wawancara dengan media beberapa waktu lalu. Setelah Aleppo, pemimpin 51 tahun itu sudah menjadwalkan aksi militer serupa di kantong-kantong oposisi yang lain. Termasuk Provinsi Idlib yang sebagian besar wilayahnya dikuasai oposisi.

Tentang langkah politik rezimnya di Aleppo, tampaknya Assad masih menunggu Iran dan Rusia. Itu dilakukan karena Aleppo bisa menjadi senjata Iran dan Rusia untuk memenangkan dukungan Amerika Serikat (AS) di era Donald Trump. ’’Moskow bisa menjadikan Aleppo alasan menuju hubungan lebih mesra dengan pemerintahan Trump. Itu berarti peran Iran di Syria kian besar,’’ terang Jonathan Marcus, pengamat politik BBC. (AFP/Reuters/BBC/hep/c4/any/JPG)

Baca Juga:  Sudan Mencekam, 538 WNI Dievakuasi dari Khartoum

Setelah Aleppo Hancur:

• Uni Eropa (UE) mendesak Rusia bertanggung jawab atas kerusakan yang mereka hasilkan lewat aksi militer di Aleppo.

• Para pemimpin UE tidak akan mengalirkan dana bantuan untuk membangun kembali Aleppo dan sepakat tidak akan membantu Rusia dalam menggalang dana.

• April lalu, Bank Dunia memperkirakan biaya rekonstruksi Syria mencapai USD 180 miliar atau setara Rp 2.424,9 triliun.

• Bandara Internasional Aleppo yang sedikit rusak diperkirakan beroperasi kembali tahun depan.

Nasib Warga Aleppo:

• Diimbau meninggalkan Aleppo selamanya.

• Memulai kehidupan baru di wilayah pro pemberontak dan menghadapi kemungkinan menjadi sasaran aksi militer berikutnya.

• Berpotensi ditangkap dan ditahan atau langsung dipenjara jika terbukti memberikan bantuan dalam bentuk apa pun terhadap oposisi bersenjata.

Sumber: The New York Times, Al-Masdar News, Xinhua.

Tags: aleppointernasionalperangsyria
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nih, Cara Kemendikbud Tutup Kebocoran soal UN

Next Post

Wow, Salju Pertama Gurun Sahara dalam 37 Tahun

Related Posts

Sudan Mencekam, 538 WNI Dievakuasi dari Khartoum
Internasional

Sudan Mencekam, 538 WNI Dievakuasi dari Khartoum

25 April 2023, 12:36
Pembunuhan Pelajar SMK Mulai Disidangkan  
Internasional

Dua WNI Diduga Dimutilasi Warga Pakistan di Malaysia

1 Maret 2019, 11:00
Wanita Indonesia Pertama yang Tembus Billboard
Breaking News

Wanita Indonesia Pertama yang Tembus Billboard

15 Februari 2018, 08:04
Kenalkan, Ini Pria Cacat yang Punya Tiga Istri
Internasional

Kenalkan, Ini Pria Cacat yang Punya Tiga Istri

11 Januari 2018, 09:00
Raih Gelar Doktor di Usia 90 Tahun
Internasional

Raih Gelar Doktor di Usia 90 Tahun

15 Februari 2017, 10:00
Memilukan! Anak-anak Aleppo tak Punya Banyak Pilihan
Internasional

Memilukan! Anak-anak Aleppo tak Punya Banyak Pilihan

22 Desember 2016, 12:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.