• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Bangkit Setelah Gagal di Dolly

by BontangPost
12 April 2018, 09:15
in Dahlan Iskan
Reading Time: 2 mins read
0
OLEH DAHLAN ISKAN

OLEH DAHLAN ISKAN

Share on FacebookShare on Twitter

OLEH DAHLAN ISKAN

Saya sudah terkesan sejak mengenalnya. Tiga tahun lalu. Sejak dia menjabat Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya.

Namanya agak sulit dieja: Dalu Nuzulul Kirom. Fakultasnya sulit dipelajari: Teknik Elektro. Aktivitas sosialnya sulit dimengerti: merehabilitasi bekas kompleks pelacuran terbesar: Gang Doly. Surabaya.

Terutama membenahi aspek ekonominya. Agar para pelacur tidak kembali ke profesi tertuanya.

Saya sudah membayangkan betapa sulit melaksanakannya. Masih mahasiswa tapi berani masuk ke persoalan yang begitu rumit.

Tapi saya menangkap ada api di dadanya: anak ini militan. Penuh ide.

Badannya memang kurus dan kulitnya agak gelap. Tapi jalan pikirannya terang penderang.

Mungkin karena dia dilahirkan di malam 17 bulan puasa. Malam peringatan turunnya kitab suci Alquran. Nama Dalu Nuzulul Kirom berarti malam turunnya kemuliaan.

Baca Juga:  Obat #Stress2019 Ala Shanghai

Dalu pun menguraikan rencana-rencana mulianya. Penuh gejolak. Sesak idealisme. Seperti mau meledak.

Dia lantas minta saran saya. Saya merenung sejenak. Perlukah anak muda penuh ide seperti Dalu diberi saran? Tidakkah nasehat hanya akan merusak idealismenya?

“Lakukan saja apa yang ada di pikiran Anda. Saran terbaik akan datang dari lapangan,” kata saya.

“Tapi saya ingin ketemu Anda lagi. Enam bulan lagi. Ingin mendengar hasilnya,” sambung saya. Saat itu.

Enam bulan kemudian saya kena perkara. Tidak bisa menemui Dalu. Juga tidak bisa menemui aktivis mahasiswa lain sekelas Dalu di bidang lain.

Bulan lalu Dalu menghubungi saya. Ingin bertemu. Saya pikir dia akan menceritakan perkembangan Gang Doly. Setelah dua tahun tidak ketemu.

Tapi rasanya tidak. Tahun lalu saya muter Gang Doly. Mengunjungi taman-taman baca Alquran di komplek pelacuran itu. Yang dibuka oleh aktivis pemuda di sana.

Baca Juga:  Bahagia Walau Gagal Gemuk

Tapi bukan Dalu. Nama Dalu tidak berkibar lagi di Doly.

Kami pun sepakat bertemu di rumah saya. Senin kemarin. Pukul 07:00. Kebetulan hari Senin pagi adalah satu-satunya hari libur bagi saya: libur senam.

Saya kaget. Dalu membawa rombongan enam orang. Salah satunya wanita berjilbab. Mereka adalah para junior Dalu di ITS, Unair, dan UIN Sunan Ampel.

Status mereka baru lulus kuliah. Ada akutansi, dokter hewan, teknik kimia dan fakultas dakwah. Umur mereka antara 22 dan 23 tahun. Hanya Dalu yang 28 tahun.

Dua tahun saya tidak ketemu Dalu. Tampilannya tidak berubah. Kurus, gelap, menggebu-gebu dan penuh idealisme. “Apa kabar Doly?,” tanya saya.

Baca Juga:  Beda Pahlawan dan Jagoan di Udara

“Itulah Pak, mengapa saya ingin ketemu,” jawabnya.

Dalu lantas menceritakan ruwetnya birokrasi di Doly. Kehadiran orang seperti Dalu bisa saja dianggap pesaing, bukan partner.

Saya sudah menyangka. Tapi biarlah aktivis-idealis seperti Dalu mengalaminya sendiri. Mumpung masih belia.

Benturan itu akan memperkaya jiwanya. Sekalian ujian. Apakah idealismenya karbitan.

Dalu ternyata segera bangkit. Itulah baiknya kejatuhan terjadi di saat anak masih muda. Mudah bangkit. Gampang “move on”.

Setelah dua tahun tidak bertemu ternyata Dalu bukan karbit. Dalu, dan teman-teman mudanya itu sudah banting stir. Membuat start-up company.

Bidang garapnya masih sarat idealisme. Tapi sudah lebih memiliki roh. Sudah memiliki fondasi. Untuk kelak bisa berkembang. Ke samping maupun ke atas.

Inilah jenis start-up yang berpijak ke bumi lokal tapi siap menjunjung langit nasional. (DIS)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: catatan dahlan iksan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gara-gara Putus Cinta, Pemuda ini Nekat Sayat Badan

Next Post

Mudah Sebarkan Isu Sara, Panwas Pantau Medsos 

Related Posts

Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Dag Dig Dug Pemilu Malaysia

9 Mei 2018, 09:15
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Manufacturing Hope

8 Mei 2018, 09:15
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Adu Kuat Kereta Cepat

4 Mei 2018, 09:15
Obat #Stress2019 Ala Shanghai
Dahlan Iskan

Obat #Stress2019 Ala Shanghai

3 Mei 2018, 09:15
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Problem Bule Baca Disway

2 Mei 2018, 09:15
Ideologi Republik dari Kansas
Dahlan Iskan

Ideologi Republik dari Kansas

1 Mei 2018, 09:15

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.