• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Lusa, Masjid Al Faruq Groundbreaking 

by BontangPost
12 Mei 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Awang Faroek Ishak & Hamri Has(DOK/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Awang Faroek Ishak & Hamri Has(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim membangun Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu Samarinda sepertinya sudah seratus persen bulat. Karena, alokasi anggaran proyek tersebut telah tertuang dalam nomenklatur APBD 2018. Dengan demikian proses pembangunannya tinggal menunggu waktu.

Hal itu juga dipastikan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Orang nomor satu di Kaltim ini bahkan menyebut, bahwa langkah yang diambil pihaknya untuk melanjutkan pembangunan Masjid Al Faruq telah mendapatkan dukungan dari masyarakat setempat.

Tak hanya itu, pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim telah menjadwalkan untuk melaksanakan groundbreaking proyek itu pada Senin (14/5) lusa.

“Kita groundbreaking hari Senin,” ucap pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Kutai Timur selama dua periode ini, ketika ditemui awak media di kantor Pemprov Kaltim di Jalan Gajah Mada Samarinda, Jumat (11/5) kemarin.

Gubernur mengungkapkan, proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 74 miliar tersebut, nantinya akan dikerjakan oleh PT Bangun Citra Kontraktor. Dengan alokasi anggaran itu, Masjid Al Faruq nantinya akan memiliki tiga lantai. Kapasitasnya bisa menampung 3.500 jamaah. “Pemenang lelang PT Bangun Citra Kontraktor,” katanya.

Baca Juga:  Jurnalis Dianiaya Saat Liputan, Kamera Direbut, Perut Dipukul 

Awang Faroek memastikan, pro kontra yang sempat mewarnai jalannya pengusulan pembangunan masjid telah diselesaikan. Karenanya, ia meyakinkan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang menolak pembangunan masjid tersebut.

Jikapun masih ada warga atau pihak-pihak tertentu yang tidak setuju dengan proyek itu, Gubernur meminta supaya ditunjukkan orang-orangnya. “Siapa yang menolak? Masyarakat yang menolak, saya kira enggak ada lagi,” ukunya.

Lanjut Gubernur, keputusan pembangunan Masjid Al Faruq juga diambil pemerintah setelah berkonsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim. Dari beberapa kali pertemuan yang dilakukan, baik MUI dan Pemprov Kaltim sepakat untuk tetap melanjutkan pembangunan masjid tersebut.

“MUI sudah setuju. Semua persyaratan untuk membangun masjid sudah dipenuhi. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya sudah keluar. Warga di situ (Kinibalu, Red.) juga sudah menyetujui. Jadi enggak ada masalah lagi,” tegasnya.

Baca Juga:  Pertanian Andalan Masa Depan Kaltim

Terpisah, Ketua MUI Kaltim, Hamri Has mengungkapkan, berdasarkan hasil pertemuan seluruh organisasi Islam di antaranya dengan Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, maupun dengan Kementerian Agama RI, tidak ada satu pun yang menolak pembangunan masjid tersebut.

“Pertimbangannya bahwa tanah itu sudah dikuasai oleh pemerintah provinsi. Berdasarkan pernyataan itu, tidak ada satu pun yang menentang pembangunan masjid itu,” ujarnya.

Selain itu, MUI beranggapan, keberadaan masjid di dekat kantor gubernur memiliki nilai strategis. Meski pun di dekat lokasi tersebut juga terdapat masjid. Namun dengan adanya masjid baru tersebut dapat mengganti fungsi Masjid Al Mukmin yang berada di kompleks kegubernuran Kaltim.

“Sekarang ini, ada banyak masjid yang saling berhadapan. Seperti di Tenggarong ada Masjid Agung dan masjid lama. Di mana-mana, walau pun masjid berdekatan, asal pengikutnya banyak, itu tidak masalah,” sebutnya.

Baca Juga:  Gadget Anak Harus Diawasi

Terkait munculnya anggapan bahwa pembangunan masjid tersebut tidak terlalu penting, Hamri berpendapat, bisa saja anggaran yang untuk pembangun masjid Al-Faruq digunakan untuk penyelesaian masjid-masjid lain di Kaltim.

“Tetapi itu hanya masukan. Yang terpenting, semua organisasi Islam yang hadir dalam rapat itu sepakat dengan pembangunan masjid itu. Yang jadi masalah hanya nama masjid saja. Bukan Al Faruq. Tetapi persoalan nama itu, bukan masalah. Karena dari segi hukum tidak ada persoalan,” tegasnya.

Karena itu, Hamri menegaskan, pembangunan masjid tersebut tidak perlu dipermasalahkan. Mengingat pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran dan menyediakan lahan. “Apalagi pembangunan gereja juga sudah diberikan anggaran ratusan miliar. Kenapa kok pada saat membangun gereja tidak ribut. Tetapi ketika membangun masjid, kok ribut,” tutupnya. (*/um/drh)

Tags: Metro SamarindaPembangunan Masjid Al Faruq
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

(2) Borneo FC vs Persebaya Surabaya (2), Imbangi “Buaya” di Kandang

Next Post

Panwas Ikut Bidik Kursi Bawaslu

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.