• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jangan Bunyikan Petasan saat Tarawih

by BontangPost
14 Mei 2018, 12:11
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Basri Rase(DOK/BONTANG POST)

Basri Rase(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengimbau agar seluruh masyarakat Bontang menjaga situasi kamtibmas di Kota Taman saat bulan Ramadan. Mengingat adanya anak-anak yang bermain petasan di saat pelaksanaan salat tarawih.

“Sampai saat ini belum ada surat larangan menjual petasan, tetapi kami imbau saat Bulan Suci Ramadan tolong dijaga ketertiban, keamanan, apalagi di bulan Ramadan orang banyak beribadah,” jelas Basri Rase, Ahad (13/5) kemarin.

Kata dia, sangat tidak elok jika saat orang-orang sedang khusyuk beribadah, tiba-tiba petasan bunyi. Makanya, lanjut Basri, pihaknya meminta para lurah berperan aktif menginformasikan jika ada masyarakatnya yang bermain petasan. “Itu sebenarnya bagian daripada kegembiraan masyarakat, sebuah tradisi dari dulu. Tetapi sekarang lebih modern karena kalau dulu menggunakan bambu,” ujarnya.

Namun demikian, Basri menegaskan, jika anak-anak yang bermain petasan itu sangat mengganggu untuk keamanan lingkungan masing-masing atau sangat membahayakan, pasti akan ditindak. “Bukan hanya ditindak oleh aparat keamanan, tetapi pasti warga sekitar pun akan langsung bertindak,” imbuh dia.

Ditambahkan Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti pihaknya sudah mengecek seluruh wilayah Bontang dan tidak ditemukan adanya penjual petasan ataupun mercon. Karena setiap rutin pihak kepolisian keliling melakukan Operasi Cipta Kondusif (Cipkon). “Yang diperbolehkan itu hanya kembang api, itupun dengan ukuran 2 inci kalau tidak salah. Tetapi setiap kami berkeliling tidak ada penjual petasan atau mercon di Bontang,” terang Siswanto.

Siswanto berharap, mudah-mudahan selama bulan Suci Ramadan Bontang selalu aman dan kondusif. Mengingat petasan dan mercon mengandung bahan peledak, sehingga jika kedapatan ada yang menjual maka akan langsung ditindak. “Hal itu demi keselamatan bersama, karena bahan peledak sangat berbahaya, baik bagi penjual maupun yang memainkannya. Apalagi, rata-rata dimainkan oleh anak-anak. Kami menghindari itu, tetapi semoga Bontang selalu aman,” harapnya.(mga)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wawali: Tak Mungkin Gas 3 Kilogram Langka

Next Post

Mayoritas Syubhat, Dorong Penerbitan Buku Panduan

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.