• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Sepekan, Harga Cabai Meroket

by BontangPost
20 Mei 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MEROKET: Harga jual cabai di sejumlah pasar di Samarinda mengalami kenaikan yang cukup signifikan.(DOK/METRO SAMARINDA)

MEROKET: Harga jual cabai di sejumlah pasar di Samarinda mengalami kenaikan yang cukup signifikan.(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Satu per satu harga sembako di sejumlah pasar di Samarinda mulai merangkak naik. Terutama di awal Ramadan ini. Salah satunya yakni harga jual cabai yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Ya, pada hari keempat pelaksanaan ibadah puasa, harga jual cabai di Pasar Segiri dan Pasar Pagi Samarinda, sudah tembus diharga Rp 60 ribu per kilogram (Kg). Padahal dua hari sebelumnya, cabai hanya dijual Rp 35 ribu.

Agus salah seorang pedagang di Pasar Segiri, mengakui adanya kenaikan harga cabai. Ia menyebut, melonjaknya harga cabai dikarenakan terbatasnya stok cabai yang dimiliki para pedagang.

Selain itu, kata dia, kenaikan tersebut juga akibat faktor cuaca. Pasalnya, sudah sepekan terakhir beberapa daerah penghasil cabai di Kaltim diguyur hujan. Sehingga berakibat pada menurunnya hasil pertanian.

MEROKET: Harga jual cabai di sejumlah pasar di Samarinda mengalami kenaikan yang cukup signifikan.(DOK/METRO SAMARINDA)

“Harga cabai memang mengalami kenaikan. Begitupun dengan harga sayur-sayuran. Karena sudah sepekan terakhir ini, pasokan dari petani sedikit berkurang,” kata dia, Sabtu (19/5) kemarin.

Di sisi lain, akibat hujan, kualitas hasil pertanian masyarakat juga menjadi kurang baik. Sehingga membuat para pedagang menjadi takut untuk membelinya.

Baca Juga:  Sepuluh Bulan Nihil Perda, DPRD Kaltim Disorot

“Hujan yang terjadi dari Jumat (18/5) lalu, membuat berkurangnya permintaan pedagang. Pedagang banyak yang takut barang yang datang akan rusak, sehingga tidak laku untuk dijual,” katanya.

Senada, Ahmad salah seorang pedagang di Pasar Pagi Samarinda mengaku, melonjaknya harga cabai dalam dua hari terakhir akibat minimnya stok cabai di pasar. “Iya, stok cabai lagi kurang. Makanya harga jualnya langsung naik. Apalagi banyak juga masyarakat yang datang beli cabai,” ujar Ahmad.

Dia menyebutkan, sejauh ini baik sayur-sayuran, terutama cabai banyak dipasok dari Sulawesi dan Surabaya. Jika pasokan dari kedua daerah itu terlambat, maka dapat berdampak pada naiknya harga jual di Samarinda.

“Barang-barang dari Sulawesi dan Surabaya didatangkan pakai kapal. Kalau cuaca kurang baik, pasti barang yang dikirim akan terlambat. Dan ini bisa berdampak pada melonjaknya harga sayur mayur dan cabai di pasaran,” katanya.

Sementara untuk cabai, jika ombak laut sedang naik, maka biasanya dikirim melalui jalur udara. Namun pilihan ini biasanya akan berdampak pada naiknya harga. Karena biaya pengiriman lewat pesawat akan sedikit lebih mahal.

Baca Juga:  Jaang Setia di Tiga Besar

“Sementara ini yang memang sangat terasa kenaikannya hanya cabai. Tapi kalau untuk komoditas lainnya, ya masih di batas normal. Belum ada kenaikan yang signifikan. Karena pasokannya juga banyak dan lancar aja,” tuturnya.

Dari pantauan media ini, untuk harga jual daging sapi masih terpantau stabil. Belum ada kenaikan yang signifikan. Perkilonya dijual Rp 120 ribu. (selengkapnya lihat grafis). Sementara untuk daging ayam dan beberapa ikan laut mengalami kenaikan. Namun masih cenderung stabil. (*/dev)

HARGA DAGING/IKAN SAYUR
Nama Barang              Harga Pekan Lalu              Harga Sekarang
Daging Sapi                    Rp. 120.000                      Rp.120.000
Daging Ayam                 Rp. 35.000                        Rp. 45.000
Ikan Tongkol                 Rp. 30.000                        Rp. 30.000
Ikan Layang                   Rp. 40.000                       Rp. 50.000
Cabai                               Rp. 35.000                        Rp. 60.000
Bawang Merah             Rp. 35.000                         Rp. 40.000
Bawang Putih               Rp. 40.000                         Rp. 40.000
Wortel                            Rp. 20.000                         Rp. 25.000
Sumber Data: Pantau Metro Samarinda

Baca Juga:  HUT ke-8 Aston Samarinda, Undang AMT 48, Kompak Pakai Seragam Sekolah 
Tags: harga bahan pokokMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dishub Diminta Tak Menambah Trayek 

Next Post

Hasutan SARA Pakai Nama Wiranto

Related Posts

Harga Telur di Bontang Meroket
Bontang

Harga Telur di Bontang Meroket

2 Januari 2022, 17:00
Jalan Poros Bontang Rusak, Harga Bahan Pokok Berpotensi Naik
Bontang

Jalan Poros Bontang Rusak, Harga Bahan Pokok Berpotensi Naik

17 April 2021, 20:00
Jelang Idulfitri, Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Ras Meroket
Bontang

Jelang Idulfitri, Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Ras Meroket

20 Mei 2020, 13:30
Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu
Bontang

Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu

20 Maret 2020, 08:00
Untuk memastikan harga dan ketersediaan stok bahan pokok, dilakukan monitoring di pasar sementara Rawa Indah. (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Jelang Lebaran Idulfitri, Harga Sembako Normal

28 Mei 2019, 13:29
Neni Tinjau Harga Bahan Pokok, Ini Hasilnya
Bontang

Neni Tinjau Harga Bahan Pokok, Ini Hasilnya

7 Mei 2019, 13:52

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.