• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Perihal Pencairan DD yang Tak Kunjung Rampung, Bupati Intruksikan Jemput Bola

by BontangPost
1 Juni 2018, 11:03
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
JEMPUT BOLA: Dinas DPMD bersama TA Kabupaten, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan dan IT will mengadakan Pembinaan di Kecamatan terkait pencairan DD.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

JEMPUT BOLA: Dinas DPMD bersama TA Kabupaten, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan dan IT will mengadakan Pembinaan di Kecamatan terkait pencairan DD.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA -Bupati Kutim Ismunandar mengintruksikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait  maupun Pemerintah Kecamatan, untuk segera membantu pelaksanakan percepatan pencairan Dana Desa (DD) 2018 tahap I dan Alokasi Dana Desa (ADD) Per-31 Mei 2018 mendatang.

Instruksi tegas itu  diwakili  oleh Kepala DPMD Kutim, Suwandi. Katanya, permasalahan DD menjadi perhatian bersama. Khususnya Pemerintahan Kecamatan. Karena sesuai dengan kewenangannya terhadap percepatan pencairan DD dan ADD.

Untuk itu,  diminta memaksimalkan Tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD) di Kecamatan dan Tenaga Ahli (TA) Kabupaten yang jemput bola ke-Kecamatan untuk membantu jika terdapat  kesulitan.

“Kepada Camat agar fokus saat ini untuk dapat memfasilitasi percepatan dana DD tahap I dan II untuk laporan perkembangan ke pusat.  Serta dana ADD untuk tunjangan kinerja perangkat desa atau RT,” kata  Suwandi sesuai dengan intruksi Bupati.

Baca Juga:  Bupati Dukung Pengembangan Singkong Gajah 

Katanya,  Bupati  meminta perkembangan fasilitasi terhadap Desa-Desa yang memproses pencairan DD dan ADD di laporkan kepada Bupati melalui DPMD Kutim, sebelum tanggal 31 Mei 2018.Pencairan tahap I DD harus sudah cair seluruhnya sesuai dengan aturan.

Hal ini Berdasarkan surat Bupati Kutim Nomor: 141/269/DPMD-PEMDES tanggal 5 April 2018 perihal Pencairan Dana DD dan ADD 2018, dan surat kepala Dinas DPMDes Kutim Nomor: 416/358/SKT.PE MDES/DPMD tanggal 7 Mei 2018 perihal percepatan penyusunan APBDes untuk percepatan pencairan DD dan ADD tahun 2018.  Yang mana TA Kabupaten diturunkan (jemput bola) ke Kecamatan untuk membantu percepatan pencairan DD.

“Sehubungan hal tersebut, para camat kami instruksikan segera per tanggal 31 Mei 2018 dana DD dan ADD tahap I harus sudah dicairkan masing-masing desa. Mengingat dana DD tahap I dan tahap ke II sudah di transfer.” kata Suwandi.

Baca Juga:  Alhamdulillah Semua Prosesi Haji Selesai Ditunaikan

Sebelumnya,  desa mengalami kendala untuk  menyelesaikan administrasi pencairan. Hal ini terjadi karena  masalah kebijakan baru dalam surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang pekerjaan pembangunan fisiknya yang diharuskan atau diwajibkan minimal 30 persen hari orang kerja (HOK).

Regulasi baru inilah yang membuat desa kebingungan. Padahal sebelumnya,  hanya dilakukan secara swakelola atau tak ada ketentuan persen dalam setiap pengerjaan. Kali ini berbeda.

Alasannya,  penerapan 30 persen tersebut agar bisa melakukan  pemberdayaan masyarakat desa, khususnya kalangan menengah  yang masih produktif di desa setempat. Mengutamakan pemanfaatan sumber daya tenaga kerja dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah atau pendapatan, dan mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  PB Gelar DRM Pekan Depan, Susun Pedoman Porprov 

Atas kendala  tersebut,  pihaknya terpaksa bekerja keras. Sehingga ketertiban administrasi pencairan fisik DD bisa berjalan lancar dan sesuai dengan aturan.

Dari hasil pendampingan tersebut,  beberapa desa sudah berhasil menyelesaikan administrasinya. Diantaranya Desa Kandolo dan Batu Lepok.  Sampai saat ini sudah ada 50 desa yang telah menerima pencairan DD. (dy

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dana desaJemput BolaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Razia Hotel, Satpol Jaring Pasangan Selingkuh 

Next Post

Dianggap Menghina Paslon ANNUR, Akun Facebook Reguest Indra Dipolisikan 

Related Posts

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Terjadi di Kutim, Kerugian Diduga Capai Rp2 Miliar
Kriminal

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Terjadi di Kutim, Kerugian Diduga Capai Rp2 Miliar

25 Juli 2025, 19:08
Tilap Dana Desa di Kukar Rp 1 Miliar Lebih, Modus Bikin Laporan Fiktif
Kriminal

Tilap Dana Desa di Kukar Rp 1 Miliar Lebih, Modus Bikin Laporan Fiktif

21 Juni 2023, 10:21
Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar
Nasional

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

18 November 2019, 18:00
Fahri Tolak Tawaran Tujuh Parpol
Nasional

Fahri Hamzah: Dana Desa Jangan Jadi Bahan Kampanye

22 Februari 2019, 16:30
261 Desa Gagal Dapat Dana Desa
Nasional

261 Desa Gagal Dapat Dana Desa

21 Februari 2019, 13:00
Untuk Keperluan Pribadi, Dana Desa Dikorupsi
Breaking News

Untuk Keperluan Pribadi, Dana Desa Dikorupsi

10 Januari 2019, 19:20

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.