SAMARINDA – Meski hanya memindahkan operasi Bandara Temindung, kepadatan penumpang juga terlihat di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda saat memasuki arus balik Lebaran. Bahkan Susi Air dan Xpress Air yang beroperasi di bandara yang baru diresmikan bulan lalu ini menerapkan extra flight.
Intensitas penumpang diprediksi lebih tinggi Rabu (20/6) hari ini. Di mana puncak arus balik terjadi. Pemudik dari berbagai daerah di Kaltim dan Kaltara bakal kembali ke Samarinda dan sekitarnya untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Sayang, belum adanya rute penerbangan ke luar Kalimantan mengakibatkan traffic penumpang pada libur Lebaran tidak meningkat jauh dari hari biasa.
Distrik Manajer Susi Air Samarinda Rizal Herlambang mengatakan, rute penerbangan yang paling tinggi penumpangnya, yakni menuju Long Apung dan Datah Dawai. Pesawat kedua daerah tersebut terpantau selalu penuh dari H+2 Lebaran. Dengan rata-rata 27 penumpang dan 10 penumpang per hari.
“Hari ini (kemarin, Red) saja, kami ada permintaan extra flight untuk keberangkatan ke Long Apung dan Datah Dawai,” tutur Rizal, saat ditemui Kaltim Post di kantornya di Bandara APT Pranoto Samarinda, kemarin (19/6).
“Untuk rute reguler Samarinda-Balikpapan, traffic penumpang pada arus mudik dari H-5 Lebaran sama seperti hari biasa. Hanya berkisar empat hingga enam penumpang,” tambah Rizal. Meski diprediksi akan naik hingga 20 persen pada hari ini, terang Rizal, jumlah tersebut diprediksi lebih rendah dibandingkan tahun lalu, saat masih beroperasi di Bandara Temindung Samarinda.
Rizal menilai, penurunan penumpang untuk rute Samarinda-Balikpapan disebabkan beberapa faktor. Utamanya akses menuju Bandara APT Pranoto yang cukup jauh, kerap macet, dan banjir jika curah hujan tinggi. Makanya penumpang lebih memilih untuk memanfaatkan jalur darat.
Hal senada juga dilontarkan Accounting GSA Xpress Air Samarinda Putri Ayu Clorinda. Saat arus balik Lebaran, pihaknya mencatatkan peningkatan penumpang sebesar 80 persen dibanding hari biasa. “Keberangkatan paling banyak menuju Tanjung Selor dan Melak. Kemarin saja, (19/6) tujuan ke Tanjung Selor capai 51 penumpang. Ini termasuk tertinggi,” pungkasnya Putri. (*/adn/ndu/k15/kpg)







