SANGATTA – Persiapan sejumlah venue untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pasalnya pembangunan area pertandingan belum dipastikan dapat rampung seluruhnya.
Namun begitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah mengatakan, pemerintah sangat opitimistis. Pihaknya sudah berupaya agar pembangunan venue bisa selesai sebelum pelaksanaan.
“Kami yakin pembangunan bisa selesai. Jikapun terhambat, kami akan meminta bantuan ke daerah, dengan menggunakan mou. Namun biaya tetap dari kami,” katanya saat diwawancarai di kantor bupati belum lama ini.
Lebih lanjut, dia mengatakan akan ada pembahasan perihal perubahan. Menurutnya, panitia akan merapatkan antisipasi jika ada tambahan dari enam cabor yang sudah pasti akan dilaksanakan di luar Kutim.
“Memang ada enam cabor yang sudah pasti dilaksanakan di Bontang, Samarinda, Balikpapan dan Berau. Kami masih mengupayakan seluruh cabang olahraga lain dilaksanakan di Kutim. Semoga tidak menambah daftar pelaksanaan di luar daerah. Tapi jika memang ada cabor lain yang harus tanding di luar Kutim, akan segera kami urus,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Arfandi DPRD Kutim yang juga merangkap PB Porprov mengatakan, mou belum berjalan. Padahal menurutnya hal itu sangat diperlukan untuk menjalin kerjasama dengan daerah lain.
“Di Bontang bowling rusak. Jadi nanti kami surati dahulu, agar segera diperbaiki dan bisa dipakai. Saya harap pelaksanaan porprov bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya. (*/la)







