SANGATTA – Berdasarkan perhitungan sementara di KPU Kutim, pasangan Isran-Hadi berhasil unggul atas pesaing-pesaingnya. Namun begitu, keunggulan tersebut hanya selisih tipis dibandingkan dengan angka coblosan pasangan cagub lainnya. Banyak warga Kutim yang beralih pilihan.
Calon andalan Prabowo Subianto itu mendapatkan suara di Kutim sebanyak 6.265 atau 28.87 persen. Kemudian disusul Syahri Jaang sebanyak 5.969 suara atau 26.87 persen. Selanjutnya, Rusmadi Wongso mendapatkan 5.731 suara atau 25.80 persen, dan Andi Sofyan Hasdam mendapatkan 4. 248 suara atau 19.12 persen.
Melihat kemenangan itu, Isran- Hadi mengucap syukur. Kemenangan ini katanya, merupakan berkah dan kekuasaan Allah. Karenanya laik disyukuri.
“Ini merupakan kemenangan bersama,” kata Isran.
Namun dari penelusuran Sangatta Post, dari hasil sementara, Isran kalah di beberapa kecamatan. Diantaranya Kecamatan Sangatta Selatan, Rantau Pulung, dan Bengalon.
Sangatta Selatan, Rusmadi unggul. Suara beda tipis. Rusmadi meraup 1.358 suara, dan Isran 1.344. Rantau Pulung, Jaang unggul dengan 1.607 suara dan Isran 7.48 suara. Sedangkan di Bengalon, Rusmadi kembali unggul dengan 2.010 suara dan Isran mendapatkan 1.541 suara.
Sedangkan Sangatta Utara dan Teluk Pandan Isran unggul. Untuk kecamatan lainnya, data belum masuk 100 persen. Hingga Kamis (28/6), baru lima kecamatan yang masuk ke KPU. Yakni, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Rantau Pulung, dan Teluk Pandan. (dy)
Santai tapi pasti. Itulah yang dilakukan Cagub Kaltim, Isran Noor. Di beberapa kesempatan, dirinya tak begitu menggebu-gebu seperti calon lainnya. Terlihat biasa saja. Bahkan saat debat, hanya beberapa kata yang dikeluarkan. Tak ada yang mengira.
Namun, fakta berkata lain. Dirinya mampu menaklukkan tiga lawan saingnya. Ialah, Syahri Jaang, Andi Sofyan Hasdam, dan Rusmadi Wongso. Bahkan dari hasil hitung cepat sementara, dirinya unggul di lima kabupaten/ kota.
Yakni, Berau, Samarinda, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutim sendiri. Untuk Bontang dan Panajam Paser Utara, Isran kalah tipis. Namun anehnya, Isran menang telak di Samarinda. Yang mana, Samarinda merupakan kekuasaan Jaang dan Rusmadi.
Kemenangan sudah berada di tangan Mantan Bupati Kutim itu. Meskipun belum final. Karena harus menunggu hasil dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).






