• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Potensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Bontang Rp440 Juta, Realisasi Masih Jauh dari Target

by Redaksi Bontang Post
28 April 2026, 16:30
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Pendapatan dari retribusi parkir tepi jalan di Bontang masih rendah pada triwulan pertama ini. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Pendapatan dari retribusi parkir tepi jalan di Bontang masih rendah pada triwulan pertama ini. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Potensi retribusi parkir tepi jalan umum di Kota Bontang dinilai masih jauh dari optimal. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat potensi pendapatan dari sektor ini bisa mencapai Rp440 juta per tahun. Namun, realisasi hingga triwulan (TW) I 2026 masih sangat minim.

Kepala Bapenda Bontang, Natalia Trisnawati, mengatakan sebagian besar titik parkir yang telah teridentifikasi belum dikelola secara maksimal. Bahkan, sejumlah lokasi belum masuk dalam skema penarikan retribusi resmi.

“Data yang kami miliki masih berupa potensi. Artinya, belum seluruhnya terealisasi sebagai pendapatan daerah,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Saat ini, terdapat tujuh titik parkir tepi jalan yang telah terdata, di antaranya kawasan Bontang Kuala, Jalan MT Haryono, Jalan Ahmad Yani, area pasar malam, hingga sejumlah titik usaha seperti toko. Dari tujuh titik tersebut, potensi retribusi diperkirakan mencapai Rp150 juta per tahun.

Baca Juga:  Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

Namun, hingga TW I 2026, realisasi pendapatan dari sektor ini baru sekitar Rp11,2 juta. Angka tersebut masih jauh dari target triwulan yang ditetapkan sebesar Rp45 juta.

“Kalau dibandingkan target, tentu masih sangat jauh. Ini menjadi perhatian kami untuk segera dioptimalkan,” jelasnya.

Natalia menyebut salah satu kendala utama adalah belum tertatanya pengelolaan parkir secara resmi. Beberapa titik bahkan sebelumnya dikelola secara pribadi tanpa adanya setoran ke kas daerah.

“Contohnya di beberapa titik usaha, dikelola juru parkir pribadi sehingga tidak masuk sebagai retribusi. Ini yang sedang kami benahi,” katanya.

Selain itu, koordinasi lintas instansi juga menjadi tantangan. Bapenda telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memetakan kewenangan serta menentukan klasifikasi antara pajak parkir dan retribusi parkir.

Baca Juga:  Setoran Pajak Parkir Bontang Citimall Naik Jadi Rp21 Juta, Bapenda Masih Evaluasi

“Retribusi ini berbeda dengan pajak. Kalau pajak jelas objek dan mekanismenya. Sementara retribusi parkir harus melalui penetapan kawasan, apakah bebas parkir atau boleh dipungut,” terangnya.

Dari hasil koordinasi, kemampuan pengelolaan Dishub saat ini baru berada di kisaran Rp96 juta per tahun, sehingga masih banyak potensi yang belum tergarap.

Dalam waktu dekat, Bapenda bersama Dishub akan menggelar rapat untuk memfinalisasi data hasil pendataan lapangan, termasuk menentukan titik yang masuk kategori pajak maupun retribusi.

Penertiban kawasan parkir juga menjadi perhatian. Beberapa lokasi yang seharusnya bebas parkir masih ditemukan adanya pungutan liar.

“Kalau kawasan bebas parkir, harus ada rambu jelas dan tidak boleh ada pungutan. Ini penting untuk mencegah kebocoran pendapatan,” tegasnya.

Baca Juga:  Jadi Temuan BPK, Konsep Perjanjian Penggunaan Lahan Ramayana Berubah

Ke depan, Bapenda berharap optimalisasi retribusi parkir tepi jalan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

“Potensinya sudah ada, tinggal bagaimana kita mengelola dan memaksimalkannya,” pungkasnya. (*)

Tags: pajak parkir
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPK Bontang Kembangkan Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia Lewat Program Persia

Next Post

Perpustakaan Bontang Berbenah, Layanan Ramah Disabilitas Kian Lengkap

Related Posts

Setoran Pajak Parkir Bontang Citimall Naik Jadi Rp21 Juta, Bapenda Masih Evaluasi
Bontang

Setoran Pajak Parkir Bontang Citimall Naik Jadi Rp21 Juta, Bapenda Masih Evaluasi

26 September 2026, 13:03
Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah
Bontang

Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

22 April 2026, 11:00
Awal Tahun Pajak Parkir Bontang Moncer, Ini Lokasi Penyumbang Terbesar
Bontang

Awal Tahun Pajak Parkir Bontang Moncer, Ini Lokasi Penyumbang Terbesar

21 April 2026, 09:00
Komunikasi Buntu, Parkir BCM Bukan Dikelola Perumda AUJ
Bontang

Komunikasi Buntu, Parkir BCM Bukan Dikelola Perumda AUJ

8 Desember 2022, 12:00
Tak Dilibatkan Pengalihan Pengelolaan Parkir Ramayana, AH; Perumda Jangan Mau Dikibulin
Bontang

Jadi Temuan BPK, Konsep Perjanjian Penggunaan Lahan Ramayana Berubah

21 Oktober 2022, 14:00
Pendapatan Perumda AUJ Bontang dari Parkir Menyusut
Bontang

Pendapatan Perumda AUJ Bontang dari Parkir Menyusut

18 Oktober 2022, 14:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.