• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jadi Temuan BPK, Konsep Perjanjian Penggunaan Lahan Ramayana Berubah

by Redaksi Bontang Post
21 Oktober 2022, 14:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pengelolaan parkir di Taman Plasa Ramayana diambil alih dari Perumda AUJ

Pengelolaan parkir di Taman Plasa Ramayana diambil alih dari Perumda AUJ

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Penggunaan aset lahan Pemkot untuk Plaza Taman Ramayana berubah konsep. Berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Soni Suwito mengatakan pada perjanjian dengan pihak Ramayana sebelumnya tidak ada kontribusi tetap terhadap penggunaan aset itu. Dengan konsep build, operation, dan tranfer (BOT).

“Waktu itu pemasukan kosong,” kata Soni.

Kini konsepnya menjadi BOT murni. Tetapi sekarang pihak Ramayana harus memberikan kontribusi ke kas daerah. Akibatnya pengelolaan parkir ini juga menjadi salah satu yang terkena dampak. Sebab sektor itu dikelola oleh manajemen departemen store. Bisa menggandeng perusahaan lain termasuk melibatkan BUMD. Artinya diberikan wewenang itu kepada pihak departemen store. Tergantung hubungan bisnis to bisnis.

“Ini konsep penggunaan aset dengan Ramayana yang diubah. Otomatis berakibat ke sektor parkir. Temuan BPK bukan dari parkirnya,” ucapnya.

Baca Juga:  DPRD Minta Dishub Buat Zona Parkir

Dengan perubahan konsep ini tiap tahun pihak departemen store wajib membayarkan ke kas daerah. Ia pun belum bisa membocorkan nominalnya. Konon, besarannya mencapai ratusan juta rupiah. Terkait dengan pembangunan gedung di aset itu bisa dilakukan oleh pihak kedua.

“Pada masa akhir kontrak gedung menjadi milik pemkot. Seluruh pengelolaan di aset itu menjadi wewenang Ramayana sampai kontrak habis,” tutur dia.

Konon durasi kontrak akan berakhir pada 2033 mendatang. Sebelumnya diberitakan, pendapatan Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) dari sektor parkir di triwulan ketiga ini dipastikan susut. Setelah keluar addendum kerja sama antara Pemkot Bontang dengan PT Inti Griya selaku pihak Ramayana Departemen Store.

Direktur Perumda AUJ Abdu Rahman mengatakan addendum itu berlaku sejak September lalu. Sebelumnya Perumda AUJ merupakan pihak kedua kini berubah status menjadi pihak ketiga. Sebab ditunjuk perusahaan yang berasal dari Jakarta untuk mengelola pos tersebut.

Baca Juga:  Setoran Pajak Parkir Bontang Citimall Naik Jadi Rp21 Juta, Bapenda Masih Evaluasi

“Kami diberitahu setelah ada addendum itu. Sehingga tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Abdu.

Semula dari total pendapatan parkir di lokasi itu 20 persen masuk ke pajak daerah. Sementara 80 persen ke rekening Perumda AUJ. Termasuk untuk biaya operasional. Meskipun perusahaan itu tetap menggandeng Perumda AUJ, tetapi skema perhitungannya berubah.

“Kalau sekarang 30 persen dari neto profit setelah dikeluarkan biaya operasional masuk kas Perumda AUJ,” ucapnya.

Addendum kerja sama ini berlaku selama lima tahun ke depan. Namun demikian untuk petugas masih memakai karyawan Perumda AUJ berjumlah tiga orang. Sebab statusnya sudah karyawan tetap. Perubahan ini tidak berdampak terhadap pendapatan pajak parkir ke kas daerah. Dengan simulasi 20 persen dari pendapatan parkir.

Legislator pun mempertanyakan apa pertimbangan yang dibuat pemkot. Sebab selama ini pemkot selalu meminta Perumda AUJ untuk menyumbang dividen. Tetapi salah satu sektor usahanya justru dipindahtangankan ke perusahaan luar Bontang.

Baca Juga:  Tarif Parkir Pasar Pagi ‘Dioplos’

“Ini sama saja memperkaya perusahaan dari luar Bontang. Padahal erat kaitannya jika dikelola Perumda AUJ itu berpihak ke kas daerah,” ucap pria yang akrab disapa AH.

Tak hanya itu, DPRD juga meminta direksi Perumda AUJ untuk membuat surat nota keberatan. Tujuannya agar kebijakan ini ditinjau ulang. Ia mendorong direksi untuk mengambil sikap. Jangan mau berdiam diri seolah-olah menerima pengambilalihan ini secara sepihak. Karena perumda AUJ tidak dilibatkan dalam addendum kerja sama ini.

“Jangan mau dikibulin. Padahal Perumda AUJ itu harapan warga Bontang untuk bersumbangsih kepada kas daerah. Kalau seperti ini justru yang banyak mendapat perusahaan luar itu,” pungkasnya. (ak)

Tags: pajak parkirparkir
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Oknum Guru Honorer Jadi Tersangka Arisan Online, Korban Merugi Rp 1,7 Miliar

Next Post

Cek Rekening! BSU Tahap 6 untuk 776.556 Pekerja Sudah Cair

Related Posts

Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub
Bontang

Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub

29 September 2026, 13:00
Setoran Pajak Parkir Bontang Citimall Naik Jadi Rp21 Juta, Bapenda Masih Evaluasi
Bontang

Setoran Pajak Parkir Bontang Citimall Naik Jadi Rp21 Juta, Bapenda Masih Evaluasi

26 September 2026, 13:03
Potensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Bontang Rp440 Juta, Realisasi Masih Jauh dari Target
Bontang

Potensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Bontang Rp440 Juta, Realisasi Masih Jauh dari Target

28 April 2026, 16:30
Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah
Bontang

Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

22 April 2026, 11:00
Awal Tahun Pajak Parkir Bontang Moncer, Ini Lokasi Penyumbang Terbesar
Bontang

Awal Tahun Pajak Parkir Bontang Moncer, Ini Lokasi Penyumbang Terbesar

21 April 2026, 09:00
Progres 90 Persen, Awal Januari Lahan Parkir Pasar Loktuan Difungsikan
Bontang

Progres 90 Persen, Awal Januari Lahan Parkir Pasar Loktuan Difungsikan

28 Desember 2022, 14:13

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.