BONTANG – Persiapan menyambut bergulirnya 8 besar Liga 3 Zona Kaltim juga dilakukan oleh klub Bontang City FC. Klub baru dari Bontang ini mengaku akan ada penambahan amunisi, berupa pemain sejumlah enam orang. Tujuannya untuk menambah kekuatan sehingga mampu menembus target, yaitu lolos ke tingkat nasional.
Pelatih Bontang City FC Almashuri memaparkan, penambahan pemain terjadi di segala posisi. Rinciannya, untuk posisi kiper akan menambah satu orang. Sektor belakang pun tak luput dari pengamatan tim pelatih, sejumlah tiga pemain bakal didatangkan untuk mengisi posisi stopper satu orang dan kedua wing back. Sementara sektor pemain tengah dan depan, masing-masing ditambah satu pemain.
“Kita akan lakukan penambahan pemain karena kuota saat penyisihan kemarin masih kurang, hanya 16 pemain saja. Rencananya enam pemain di segala posisi,” kata Almashuri kepada Bontang Post, Kamis (5/7).
Meski demikian, Almashuri enggan menyebut siapa saja identitas lengkap pemain tambahan itu. Ia hanya memaparkan bahwa sebagian pemain pernah merumput di Liga 2 musim lalu. Sisanya merupakan pemain yang ikut Liga 3 tingkat nasional di tahun yang sama.
“Namanya nanti saja, tidak etis kalau saya sebutkan saat ini. Tapi kalau yang pernah ikut Liga 2 tahun lalu mewakili klub dari Pulau Jawa,” ujarnya.
Ia pun mengaku sudah ada kesepatakan dengan pihak pemain. Nantinya kedatangan pemain menuggu informasi jadwal pelaksanaan 8 besar Liga 3 dimulai.
Almashuri juga menuturkan persaingan untuk merebut titel predikat terbaik se-Kaltim sangat berat. Mengingat delapan tim memiliki kesempatan sama untuk lolos. Artinya tidak ada satu klub pun yang mudah ditaklukkan. “Semua klub materi pemainnya sama, kesempatan lolos pun juga sama. Tinggal pemain nanti di lapangan apakah menunjukkan kerja keras atau tidak,” tuturnya.
Rencananya tim akan menggelar latihan rutin kembali pekan depan. Agendanya yakni program fisik dan taktik bermain. Sengaja ia tidak memfokuskan pada fisik saja, lantaran waktu persiapan telah mepet sehingga dikhawatirkan pemain mengalami cedera.
“Tidak digeber fisik secara intensif risiko pemain cedera,” kata dia.
Sementara, Manager Bontang City FC Ahmad Kholid mengaku menunggu jadwal yang dirilis dari Asprov PSSI Kaltim. Terutama terkait skema 8 besar apakah menggunakan format kompetisi penuh atau setengah kompetisi.
“Belum ada informasi, masih menunggu dari Asprov PSSI,” kata Kholid. (ak)







