Merangkap Badan Pengawas PDAM, Hari Ini Mulai Berkantor
BONTANG – Diam-diam ketua KNPI Bontang Abdul Rasyid ternyata sudah ‘hijrah’ ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Yang cukup mengejutkan, ia mendapatkan kepercayaan cukup besar dari Bupati PPU Yusran Aspar menempati dua posisi strategis setingkat pejabat eselon II. Yakni sebagai salah satu staf ahli Bupati dan wakil ketua Badan Pengawas PDAM PPU.
Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat tinggi Pratama, Tenaga Ahli, Direktur PDAM, Administrator dan Pengawas PDAM PPU dilaksanakan Kamis (26/1) sore kemarin.
“Alhamdulillah, saya tidak menyangka, diberikan kepercayaan yang cukup besar oleh Bupati sebagai staf ahli Bupati dan wakil ketua Badan Pengawas PDAM PPU. Untuk mencapai ini, prosesnya cukup panjang. Saya mengikuti seleksinya kurang lebih selama sebulan,” ungkap Rasyid kepada Bontang Post, malam tadi.
Rasyid yang juga pernah mengikuti seleksi direktur PDAM Bontang ini, mengaku, ketika menjalani uji kelayakan, ia harus menjawab banyak pertanyaan dari tim seleksi. Bahkan, ia harus menghadapi pertanyaan dari Bupati, Wakil Bupati, anggota DPRD PPU, penguji dari Universitas Mulawarman (Unmul) serta penguji dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Saya ikuti prosesnya secara profesional,” sebutnya.
Dari proses seleksi inilah, Rasyid mengaku, Bupati PPU termasuk yang terkesan dengan jawaban-jawaban yang disampaikannya. “Bagi saya ini kepercayaan besar dan amanah yang harus saya jalankan. Sekarang saya harus mengabdi untuk PPU. Mulai besok (hari ini, Red.) saya juga sudah berkantor di Kantor Bupati. Selamat tinggal Kota Bontang. Banyak yang sudah saya perbuat selama tinggal di Kota Bontang. Tapi sekarang waktunya saya tentukan pilihan tempat mengabdi. Karena di tempat inilah (PPU, Red.) ternyata ilmu dan kemampuan saya lebih dibutuhkan,” pungkasnya. (red)






