• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Speaker Dewan Rakyat dari Rayuan

by M Zulfikar Akbar
17 Juli 2018, 06:34
in Dahlan Iskan
Reading Time: 2 mins read
0
Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Share on FacebookShare on Twitter

Roda itu, meski lagi berputar ke bawah, tetaplah roda. Najib Razak sejak kemarin kembali berputar: dilantik menjadi anggota DPR. Dari dapilnya di Pahang. Pelantikan 222 anggota DPR itu dimulai dengan Dr Mahathir Mohamad.

Tanggal 16 Juli kemarin itu juga merupakan hari pertama. Bagi DPR hasil Pemilu 9 Mei lalu. Sidang-sidang di babak pertama ini akan berlangsung sampai 20 hari ke depan.

Hari pertama kemarin langsung ditandai walk out. Najib ikut ngacir. Hanya dua dari 55 anggota koalisi oposisi Barisan Nasional yang tidak. Partai Islam PAS juga walk-out.

Penyebabnya?

”Pemilihan ketua DPR ini tidak sesuai prosedur,” kata mereka. ”Calonnya tidak diproses selama dua minggu,” tambahnya.

Calon nama ketua itu seperti diputuskan sendiri begitu saja. Oleh Dr Mahathir Mohamad. Memang Mahathirlah yang mengumumkan keputusan itu. Hanya dua hari sebelumnya. Saat Mahathir berkunjung dua hari di Serawak, Borneo Utara.

Keputusan Mahathir itu dibawa ke sidang. Untuk disahkan. Tentu langsung sah. Suara mayoritas di parlemen dikuasai koalisi Pakatan Harapan.

Oposisi tidak mempersoalkan siapa yang terpilih itu: Prof Dr Mohamad Ariff Mohamad Yusof. Umur 69 tahun. Pengacara. Dosen. Mantan hakim di Mahkamah Rayuan.

Oposisi juga tidak mempersoalkan bahwa ketua DPR ini bukan anggota DPR. Di Malaysia diperbolehkan. Fungsi ketua hanya memfasilitasi anggota DPR. Bukan membawahi. Sebutannya pun bukan ketua. Tapi speaker. Seperti di Inggris.

Profesor Ariff memang senior. Sebelum jadi hakim di mahkamah rayuan, ia mendirikan kantor pengacara. Bersama teman Tionghoanya: Chiang xxx: Chiang & Ariff. Sekolahnya di London School of Economics.

Makamah Rayuan adalah pengadilan yang tugasnya memeriksa perkara yang bukan sembarang. Perkara civil (perdata) yang nilainya di atas 250.000 ringgit. Juga perkara jinayah (pidana). Yang sudah diputus oleh pengadilan tinggi. Ada dua pengadilan tinggi di sana: di Semenanjung dan di Borneo.

Meski jadi anggota DPR Najib tidak akan jadi ketua oposisi. Ketuanya adalah presiden Umno sekarang: Ahmad Zahid Hamidi. Najib juga lebih low profile sekarang. Beberapa menit sebelum dilantik ia posting: hadits nabi. Tentang pentingnya memaafkan dan tidak dendam.

Bahkan ia tiba-tiba mencabut gugatan. Yang ia layangkan minggu lalu: menggugat ketua KPK, Jaksa Agung dan Menteri Keuangan. Yang ia anggap tidak pada tempatnya dalam membuat tuduhan korupsi padanya.

Najib juga menunjukkan wajah optimis dan banyak tersenyum. Hanya istrinya yang tidak tampak. Istri-istri anggota DPR biasa mendampingi saat suami dilantik.

Istrinya, Rosmah Mansyur, kini lagi menghadapi perkara berliannya yang begitu banyak: pedagang berlian di Lebanon menggugatnya. Di pengadilan Kuala Lumpur.

Berlian-berlian yang disita KPK itu, katanya, yang 44 buah masih milik Global Royalty Trading SAL, Beirut.

Rosmah masih belum melunasinya. Masih harus bayar 60 juta ringgit. Atau hampir Rp 20 miliar.

Kisahnya begini. Menurut gugatan itu: Rosmah adalah pelanggannya. Seperti juga selebriti tingkat dunia. Atau para pangeran negara Arab.

Sudah biasa Rosma minta dikirimi contoh-contoh berlian yang akan dibeli. Ia tidak punya waktu ke Beirut. Pedagang tersebut percaya saja. Dikirimlah 44 berlian. Untuk dipilih. Yang akan dibayar adalah yang dipilih saja.

Belum lagi dipilih sudah disita KPK. Maka Rosmah dituntut harus banyar semuanya.

Dari Taiwan juga ada berita menghebohkan. Anaknya dipergoki kencan dengan artis top Taiwan.

Najib sekarang lagi di bawah. Tapi ia masih roda. Entah tahun depan.(dis)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mencibir tapi Keliru

Next Post

PT Indominco Mandiri Gelar Pelatihan Fardu Kifayah

Related Posts

Tol IKN Difungsionalkan untuk Porprov Kaltim, Ini Syarat Kendaraan yang Bisa Melintas
Kaltim

Tol IKN Difungsionalkan untuk Porprov Kaltim, Ini Syarat Kendaraan yang Bisa Melintas

4 November 2026, 10:09
Alat Sadap Polri Disebut Bernilai Triliunan Rupiah, Sistem LIMS Diduga Dipakai Sadap Prabowo
Nasional

Alat Sadap Polri Disebut Bernilai Triliunan Rupiah, Sistem LIMS Diduga Dipakai Sadap Prabowo

4 November 2026, 08:59
Jenderal Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Resmi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden
Nasional

Jenderal Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Resmi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

3 November 2026, 21:56
Antisipasi Solar Habis, Siapkan Dexlite
Bontang

Laporan BKU Belum Masuk ke AUJ Bontang, Keuntungan SPBN Tanjung Limau Dipertanyakan

3 November 2026, 19:47
Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin Apresiasi Kinerja Unggul PKT
Pupuk Kaltim

Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin Apresiasi Kinerja Unggul PKT

3 November 2026, 19:39
8 Manfaat Meninggalkan Rokok Elektrik Vape
Nasional

Polri Larang Anggota Aktif dan PNPP Gunakan Vape, Berlaku di Seluruh Indonesia

3 November 2026, 15:00

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Rekam Jejak AST, Mantan Pimpinan Ponpes Bontang yang Kini Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditentang Orangtua saat Ingin Mondok, Kini Kembangkan Ponpes Wirausaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisioner KPU Samarinda Masuk Daftar Tersangka Korupsi Bisnis Batu Bara Rp31 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.