• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Menanti Kemampuan Menahan Diri

by BontangPost
21 Juli 2018, 09:15
in Dahlan Iskan
Reading Time: 2 mins read
0
DAHLAN ISKAN

DAHLAN ISKAN

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

Kok tiba-tiba jadi panas begini? Dag-dig-dug begini? Presiden Donald Trump tiba-tiba saja bicara:  lewat saja bandara Amerika Serikat. Yang mana saja. Boleh Houston. Boleh Dallas. Boleh San Diego. Boleh juga Miami.

Itu untuk menolong Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen. Yang lagi kesulitan: harus transit di bandara mana. Saat Tsai Ing-wen pergi ke Paraguay. Nan jauh. Di Amerika Selatan. Yang tidak mungkin dijangkau langsung dari Taiwan.

Bulan depan Tsai Ing-wen memang perlu ke Paraguay. Ia harus ke sana. Untuk show of force. Paraguay adalah satu-satunya negara Latin yang masih mengakui Taiwan. Tsai Ing-wen harus unjuk gigi. Mumpung didukung Amerika. Habis-habisan. Tepatnya: didukung Trump. Yang lagi melancarkan perang dagang dengan Tiongkok.

Apalagi tahun ini ada empat negara lagi yang memutus hubungan dengan Taiwan. Kian sedikit saja negara yang masih mengakui Taiwan sebagai negara. Pendukung Taiwan satu persatu banting stir:  hanya mengakui Tiongkok. Sebagai satu-satunya negara China. Tinggal 18 negara yang masih mengakui Taiwan.

Baca Juga:  Ciputra di Tengah Siapa pun Cawapresnya

Paraguay adalah yang terbesar. Sisanya negara-negara kecil. Negara-negara pulau. Umumnya yang di lautan Pasifik Selatan.

Terbang langsung dari Taiwan ke Paraguay terlalu jauh. Tidak ada jenis pesawat yang mampu menjangkaunya. Tidak mungkin transit di Kanada.  Atau Meksiko. Atau Australia. Negara-negara itu tidak mengakui Taiwan.

Amerika sebenarnya juga hanya mengakui Tiongkok. Sejak era presiden Nixon. Hasil dari apa yang disebut diplomasi ping-pong. Sebelum kunjungan Nixon itu. Menlu Amerika, Henry Kissinger, ke Beijing. Main ping-pong di sana. Meratakan jalan untuk kunjungan Nixon yang bersejarah.

Maka move Trump kali ini bikin geger. Saya tidak bisa membayangkan. Betapa merahnya wajah Presiden Xi Jinping.

Bulan ini saja ditampar dua kali. Oleh presiden yang sama. Yang pertama tiga minggu lalu: saat dua kapal perang Amerika sengaja lewat selat Taiwan. Seperti sengaja menantang Tiongkok.

Bahkan sebenarnya bulan lalu pun Trump sudah menampar wajah Tiongkok. Saat Trump membuka kantor perwakilan di Taipei. Memang belum menamakannya kedutaan. Tapi itu sudah satu satu hook yang mengenai ulu hati.

Baca Juga:  Pahlawan Sichuan

Tiongkok sendiri tidak terlihat terpancing. Secara terbuka. Tiongkok harus pandai-pandai membawa diri. Rakyatnya sudah mulai marah. Ingin agar pemerintah Tiongkok lebih tegas. Tapi pemerintahnya harus bisa mengerem emosi rakyat itu. Agar perang tidak meletus.

Hanya saja diam-diam Tiongkok lagi latihan perang. Sejak dua hari lalu. Selama seminggu. Mulai hari itu kapal-kapal dagang tidak boleh lewat laut ini: timurnya Ningbo. Sampai ke timurnya Wenzhou. Di laut itu ada kepulauan Zhoushan. Yang sudah dirangkai dengan jembatan-jembatan antar pulau. Salah satu jembatannya sepanjang 28 km! Lebih panjang dari rencana jembatan Selat Sunda.

Latihan perang itu mencakup wilayah darat dan laut. Luasnya kira-kira sama dengan wilayah Taiwan. Wilayah itu dianggap Taiwan. Yang akan jadi pusat pertempuran. Kalau perang meletus. Seluruh kawasan itu dipakai latihan perang. Kalau hari ini Anda ke pulau Zhoushan Anda masih akan bisa melihat latihan perang itu. Kalau diperbolehkan.

Baca Juga:  Many Belts Many Roads

Latihan perangnya pun sangat serius. Melibatkan semua angkatan. Semua persenjataan.  Bahkan tembakan-tembakannya tembakan sebenarnya.

Tapi Tiongkok benar-benar harus pandai main layang-layang. Perang hanya akan membuat kemunduran. Tiongkok yang sudah begitu maju bisa mundur kembali. Dan itulah tujuan Donald Trump.

Jangan mau diadu domba. Seperti Timur Tengah itu.

Saya tahu. Bagi Tiongkok Taiwan adalah senyari bumi. Yang harus direbut sampai mati. Tapi kepala harus tetap dingin.

Biarlah sejarah akan mencatat: di tahun 2018 dulu, pernah hidup dua tokoh. Yang satu laki-laki playboy. Umur 72 tahun. Satu lagi wanita melajang. Umur 57 tahun. Dua-duanya jadi presiden. Satu di Amerika. Satunya lagi di Taiwan. Sama-sama mulut besarnya.

Sama-sama anti Tiongkok: Donald Trump dan Tsai Ing-wen.

Mereka merasa sukses: menimbulkan ketegangan dunia. Mungkin itulah puncak kepuasan batin mereka.

Hidup perdamaian!(dis)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dahlan iskan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gerbong Mutasi Bergerak Lagi, 184 PNS Dirotasi

Next Post

Alat Pemadat, Bantu Kurangi Volume Sampah 

Related Posts

Menang Nirkuasa
Dahlan Iskan

Menang Nirkuasa

10 Mei 2019, 06:17
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Dokter Cerai

9 Mei 2019, 06:00
Kursi Roda
Dahlan Iskan

Kursi Roda

7 Mei 2019, 06:43
37 Derajat
Dahlan Iskan

37 Derajat

6 Mei 2019, 05:57
Orang Suci
Dahlan Iskan

Orang Suci

5 Mei 2019, 12:01
Jantung Bocor
Dahlan Iskan

Jantung Bocor

4 Mei 2019, 13:05

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.