• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Harga Ayam Tembus Rp 65 Ribu

by M Zulfikar Akbar
23 Juli 2018, 10:01
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
LELA RATU SIMI/SANGATTA POST
AYAM NAIK: Kenaikan harga ayam merata di sejumlah Pasar Sangatta.

LELA RATU SIMI/SANGATTA POST AYAM NAIK: Kenaikan harga ayam merata di sejumlah Pasar Sangatta.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Harga sejumlah komoditas di Pasar Sangatta, Kutim mengalami lonjakan tinggi. Menurut pantauan wartawan Sangatta Post, harga cabai, telur, hingga ayam meningkat lebih mahal dari sebelumnya.

Kiki Amelia (31), warga Gang Musala Sangatta Utara, mengeluhkan sulitnya mencari daging ayam segar di pasaran. Dia merasa geram saat akan mengadakan acara pengajian di rumahnya.

“Saya keliling dari pasar Induk sampai ke Sangatta Selatan, banyak kosong. Langganan saya juga tutup. Padahal mau yasinan di rumah. Memang ada penjual ayam tapi mahal sekali, sekira Rp 65 ribu. Kalau beli 10 saja, habis uang sebelum beli bahan lain,” keluhnya saat ditemui di Pasar Sangatta Selatan, Minggu (22/7).

Lebih lanjut, dirinya menceritakan mencari alternatif lain, yakni dengan membeli ayam beku di grup sosial media “forum jual beli Kutim”. Namun Kiki merasa ketidakpuasannya dengan produk yang dibelinya.

“Mau tidak mau saya beli ayam beku yang ditawarkan pedagang di ‘facebook’, entah darimana asalnya. Tapi karena butuh, jadi ambil saja. Memang lebih murah, hanya Rp 55 ribu saja. Tapi rasanya ya begitu saja,” keluhnya.

Di tempat berbeda, Rahim, seorang pedadang di Pasar Induk Sangatta Utara, mengatakan, sudah beberapa hari penjualan daging ayam mengalami kenaikan yang melambung. Tidak mengetahui pasti alasannya, sehingga dengan terpaksa mengharuskan dirinya menjual dengan harga yang tinggi pula.

“Modalnya saja sudah tinggi, jadi saya juga harus menaikkan harga. Tidak tahu kenapa naik, pokoknya saya jualan mengikuti keadaan saja,” ungkapnya.

Kenaikan itu diperkirakan mencapai Rp 5-10 ribu. Pada media, dia mengeluhkan banyaknya pelanggan yang merasa keberatan dengan harga jualnya. Baginya hal seperti itu sangat lumrah.

“Ya banyak ibu-ibu yang komplain, mereka bilang kenapa kami menaikkan harga sesukanya. Padahal saya juga dapat harga dari pemasoknya,” terang pria berusia 42 tahun ini.

Dia memaparkan, harga ayam sebelumnya berkisar Rp 40 ribu, kemudian naik menjadi Rp 50 ribu, dan kini sudah tembus menjadi Rp 65 ribu. Rahim menceritakan kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di daerahnya saja.

“Sebenarnya tidak hanya di sini yang naik. Saya sempat tanya teman yang jualan ayam di Balikpapan, malah di sana mencapai Rp 75 ribu. Semoga saja harga bisa kembali normal,” tandasnya. (*/la)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Miris, 19 Remaja Kedapatan Pesta Oplosan

Next Post

Ingin Halalbihalal, Bupati Disambut Batang Pisang

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.