• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Harga Tahu dan Tempe Stabil 

by BontangPost
15 September 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
TAK PENGARUHI HARGA: Kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah disebut belum pengaruhi harga komoditas barang di Kota Tepian, terutama harga jual tahu dan tempe.(DEVI/METRO SAMARINDA)

TAK PENGARUHI HARGA: Kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah disebut belum pengaruhi harga komoditas barang di Kota Tepian, terutama harga jual tahu dan tempe.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sudah sejak sepekan terakhir nilai tukar dolar terhadap rupiah melemah. Hal ini pun mulai dikeluhkan pedagang, terutama pengusaha tahu dan tempe yang ada di Kota Tepian. Pasalnya, kedelai yang menjadi komoditas utama pembuatan tahu dan tempe merupakan barang impor telah mengalami kenaikan harga, bahkan sejak tiga bulan lalu.

Kendati demikian, ternyata hal ini ditanggapi berbeda oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Samarinda. Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Bahan Pokok Strategis Disperindag Samarinda, Heny Kartika menyebut, kenaikan dolar belum mempengaruhi harga komoditi yang ada di Samarinda.

“Ini kan baru beberapa hari sejak kenaikan dolar. Dari pantauan harga yang kami input setiap hari, kenaikan komoditi belum terlihat. Mungkin pekan depan (kalau memang ada, Red.),” tutur dia, Rabu (12/9) lalu.

Ia menilai, meskipun dalam beberapa pekan terakhir ada kenaikan harga, namun itu bukan disebabkan oleh kenaikan dolar. Namun lebih kepada naiknya daya beli masyarakat sehingga mempengaruhi harga barang di pasaran.

Baca Juga:  Sidak Oknum Pedagang Nakal 

“Ini kan bulan baik ya, ada acara haji dan hajatan lainnya, jadi daya beli masyarakat semakin meningkat. Selama ini dipengaruhi hal itu, kalau masalah dolar belum kami lihat lagi,” ujarnya.

Selain itu, Heny juga menerangkan, untuk di Samarinda sendiri yang merupakan barang impor adalah kedelai, gula pasir, dan daging sapi. Dan harga komoditi impor tersebut masih tergolong stabil.

“Kalau saya lihat di televisi ya, seperti di Jawa. Untuk mengatasi kenaikan harga kedelai impor, mereka mengecilkan ukuran barang. Untuk di Samarinda sendiri, kami tanya ke pedagang  harga masih stabil. Tidak ada kenaikan harga maupun pengecilan tahu dan tempe,” katanya.

Ia menilai, kemungkinan hal ini dipengaruhi oleh stok. Karena stok barang di Samarinda masih tergolong aman sehingga hal ini tidak mempengaruhi harga. Kendati demikian, apakah kenaikan dolar mempengaruhi ketahanan stok ini, ia belum dapat berkomentar lebih jauh karena masih dalam survei.

Baca Juga:  13 Pendaftar DPD RI Gugur

“Karena biasanya pelaku usaha ini memberikan rekapan data pada awal bulan. Jadi belum kami lihat lagi apakah kenaikan dolar ini mempengaruhi stok atau tidak. Terutama mengenai barang impor,” pungkas dia. (*/dev)

INFO HARGA PASAR

KOMODITAS                            PEKAN INI        PEKAN LALU

DAGING

Daging Sapi                             Rp 126.300      Rp 126.500

Ayam Broiler/kg                      Rp 30.700        Rp 31.500

Ayam Kampung                       Rp 121.000      Rp 122.00

TELUR

Telur Ayam Broiler                  Rp 25.600        Rp 25.800

Telur Ayam Kampung              Rp 38.100        Rp 38.100

BAWANG

Bawang Merah                        Rp 22.700        Rp 22.700

Bawang Putih                          RP 22.600        Rp 22.600

CABAI

Cabai Merah Besar                 Rp 38.500        Rp 39.900

Cabai Keriting                         Rp 38.500        Rp 41.300

Baca Juga:  Verifikasi Faktual Sasar Parpol Baru

Cabai Biasa                             Rp 38.300        Rp 38.200

Cabai Rawit                             Rp 42.500        Rp 43.300

BERAS

Bengawan                               Rp 11.800        Rp 11.800

Beras Lokal                             Rp 11.100        Rp 11.100

KACANG KEDELAI

Impor/kg                                  Rp 15.700        Rp 15.000

Lokal/kg                                  Rp 12.100        Rp 12.400

GULA PASIR

Luar Negeri/kg                        Rp 14.800        Rp 14.800

Dalam Negeri/kg                     Rp 12.500        Rp 12.500

Tepung Terigu/kg                    Rp 8.600          Rp 8.600

MINYAK GORENG

Bimoli Botol Special/1 L          Rp 15.400        Rp 15.400

Bimoli Botol Special/620 ml   Rp 9.800          Rp 9.800

Curah                                       Rp 8.100          RP 8.100

GARAMN BERYODIUM

Garam/250 g                           Rp 2.700          Rp 2.700

Garam/1000 g                         Rp 9.800          Rp 9.800

KACANG

Kacang Hijau                           Rp 20.900        Rp 20.800

Kacang Tanah                         Rp 25.500        Rp 25.300

Ketela Pohon                           Rp 3.600          Rp 3.600

Sumber Data: Disperindag Samarinda

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga bahan pokokMetro Samarindarupiah melemah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Disperkim Anggarkan Rp 100 juta di APBD Perubahan 

Next Post

Kuota K2 CPNS Dinilai Tak Sepadan 

Related Posts

Harga Telur di Bontang Meroket
Bontang

Harga Telur di Bontang Meroket

2 Januari 2022, 17:00
Jalan Poros Bontang Rusak, Harga Bahan Pokok Berpotensi Naik
Bontang

Jalan Poros Bontang Rusak, Harga Bahan Pokok Berpotensi Naik

17 April 2021, 20:00
Jelang Idulfitri, Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Ras Meroket
Bontang

Jelang Idulfitri, Harga Bawang Merah dan Daging Ayam Ras Meroket

20 Mei 2020, 13:30
Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu
Bontang

Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu

20 Maret 2020, 08:00
Untuk memastikan harga dan ketersediaan stok bahan pokok, dilakukan monitoring di pasar sementara Rawa Indah. (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Jelang Lebaran Idulfitri, Harga Sembako Normal

28 Mei 2019, 13:29
Neni Tinjau Harga Bahan Pokok, Ini Hasilnya
Bontang

Neni Tinjau Harga Bahan Pokok, Ini Hasilnya

7 Mei 2019, 13:52

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.