• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Lahan Obvitnas Diperebutkan 

by BontangPost
20 September 2018, 11:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
GELAR AKSI: Keluarga pemilik lahan mendatangi lahan sengketa di area PT Pertamina Gas, Bontang Lestari, untuk menuntut ganti-rugi, Rabu (19/9) kemarin.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

GELAR AKSI: Keluarga pemilik lahan mendatangi lahan sengketa di area PT Pertamina Gas, Bontang Lestari, untuk menuntut ganti-rugi, Rabu (19/9) kemarin.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Seorang warga kompleks perumahan  PT Badak NGL, Hop IV, mengklaim memiliki lahan di area obyek vital nasional (obvitnas). Zahrah, mengaku memiliki lahan seluas 2 hektare di Bontang Lestari. Kini tanahnya telah dibangun oleh PT Pertamina Gas untuk kepentingan perusahaan.

Kondisi ini membuat Ahmad, kakak kandung dari Zahrah menggelar aksi, Rabu (19/9) kemarin. Dengan mendatangi lokasi yang diperebutkan, ia bersama keluarga besarnya meminta keputusan dari pihak manajemen perusahaan. “Saya capek selama 15 tahun selalu dizolimi. Selama tahun 2003 kami belum menikmati hasil, tetapi aktivitas perusahaan tetap berjalan,” keluh Ahmad.

Dijelaskannya, tahun 2003 PT Vico sebagai operator lama, berniat membeli luas tanah yang dipersoalkan. Namun pemilik tanah merasa keberatan dan meminta pembelian jangan hanya sepotong, melainkan seluruhnya. “Tetapi saat itu perusahaan tidak mau sehingga batal,” ucapnya.

Baca Juga:  Pengadaan Lampu Jalan Terbatas, Rawan Begal

Satu tahun berselang datang kembali perwakilan manajemen perusahaan. Tujuannya untuk meminjam lahan tersebut. Tujuannya untuk pembangunan jalan sehingga akses kendaraan lebih mudah. Dikatakan Ahmad, pemilik lahan pun memberikan pinjaman.

Namun ternyata di tahun 2005 beberapa bangunan mulai didirikan tanpa izin. Melihat ini keluarga pemilik lahan pun melakukan protes dengan mendatangi kantor perusahaan. “Saya dilempar ke sana-kemari saat itu. Pada tahun 2012 sedikit ada titik terang, saya datang ke Muara Badak dan diminta membuat rincian,” paparnya.

Setelah rincian dimasukkan, justru tidak ada respon dari perusahaan. Bahkan PT Pertamina Gas mengaku telah mengantongi surat kepemilikan dari pembelian tiga perusahaan yakni CV Gani Mulia, CV Harapan Baru Bakti, dan CV Rakyat.

Dikatakannya, pemilik tanah sempat melawan dengan melarang pengerjaan pemasangan pipa besar di lokasi tersebut. Tetapi setelah berunding, disepakati pengerjaan boleh dilanjutkan asalkan permasalahan ini diselesaikan dengan pembelian lahan tersebut.

Baca Juga:  Elpiji Melon Langka Lagi

“Sayangnya justru kami diadukan ke Pengadilan Negeri (PN) Bontang. Dasar mereka (perusahaan, Red.) ada bukti surat tetapi anehnya pembeliannya berupa kayu bukan lahan. Sejak kapan ada regulasi beli kayu dapat tanah,” herannya.

Putusan PN pun memenangkan perusahaan, lantas kasus ini dibawa ke Pengadilan Tinggi Kaltim. Dipaparkan Ahmad terdapat keganjalan dalam putusannya. “Mengingat ditulis Zahrah melawan PT Pertamina Gas, Nasibuan (suami Zahrah, Red.), dan Ahmad (kakak kandung Zahrah, Red.). Dalam sidang di Pengadilan Tinggi Kaltim pun Zahrah kembali kalah,” kata Ahmad.

Upaya terus dilakukan dengan mengajukan kasasi ke tingkat Mahkamah Agung. Berkenaan jika selama 14 hari tidak diajukan maka dinyatakan kalah. “Kami telah mengajukan di hari ketujuh. Tetapi PT Pertamina Gas sampai sekarang belum mengajukan. Padahal itu sudah sejak Maret silam,” ucapnya.

Baca Juga:  Puluhan Truk Tanpa Nopol Pengangkut Batu Bara Ikut Hancurkan Jalan di Bontang Lestari

Dijelaskannya, sebenarnya polemik ini tidak seperti ini jika saat itu perusahaan membayar kepada pemilik tanah. Pemilik tanah pun di tahun 2012 sudah mematok harga untuk lahan dipakai sebesar Rp 2 juta. “Sebenarnya nominal itu terlalu kecil untuk PT Pertamina Gas tetapi mereka tidak mau membayar saat itu,” terang Ahmad.

Sementara, Kepala QC dan HSE PT Pertamina Gas, Feri Sinaga mengaku akan menjalin komunikasi dengan pihak terkait. Diyakininya, dalam waktu dekat akan ada pertemuan dengan pimpinan perusahaan dan Zahra.

“Saya mencoba memfasilitasi dan membuka komunikasi dengan pimpinan dalam waktu dekat. Saya jamin itu, karena saya di sini pun tidak bisa membuat keputusan,” pungkas Feri. (ak)

Tags: Bontang LestaripertaminaSengketa Lahan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sudah Luluskan Ratusan Orang, Tak Boleh Batasi Usia dan Ijazah

Next Post

APK Peserta Pemilu Difasilitasi KPU

Related Posts

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina
Nasional

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina

19 September 2026, 14:00
Makin Tak Terkendali, Kebakaran Lahan Menghampiri Bandara APT Pranoto
Kaltim

30 Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Bandara APT Pranoto, DPRD Kaltim: Jangan Asal Bayar Bisa Jadi Korupsi

21 Juli 2026, 09:47
Pertamina Didesak Buka Penyebab Hujan Abu di Balikpapan, Warga Mengaku Sesak Napas
Kaltim

Pertamina Didesak Buka Penyebab Hujan Abu di Balikpapan, Warga Mengaku Sesak Napas

26 Juni 2026, 21:24
Truk Sawit Terguling di Jalan Soekarno-Hatta Bontang Lestari, Satu Jalur Sempat Lumpuh
Bontang

Truk Sawit Terguling di Jalan Soekarno-Hatta Bontang Lestari, Satu Jalur Sempat Lumpuh

19 November 2025, 10:30
Dishub Anggarkan Rp1,3 Miliar untuk Pemasangan PJU di Bontang Lestari
Bontang

Gubernur Kaltim Tawarkan Investasi, Bontang Lestari Masuk Daftar Kawasan Industri Strategis

6 Oktober 2025, 08:00
Warga Keluhkan Jalan Soekarno-Hatta Bontang Lestari Minim Penerangan
Bontang

Warga Keluhkan Jalan Soekarno-Hatta Bontang Lestari Minim Penerangan

21 Agustus 2025, 18:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.