• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pertamina Pasang Peringatan di Tabung Elpiji Melon

by BontangPost
9 September 2017, 11:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
gas melon (Net)

gas melon (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

Kebijakan Kementerian ESDM Hanya untuk Masyarakat Miskin

BONTANG – Rencana Pemkot untuk melakukan pemetaan bagi warga yang harus menggunakan tabung elpiji kemasan 3 kg merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Lewat Kartu Miskin, penyaluran ini dinilai bakal tepat sasaran. Pasalnya, elpiji ini memang disubsidi Pemerintah Pusat untuk masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

Kondisi penyaluran di lapangan  yang kurang optimal  menjadi pangkal permasalahan kelangkaan stok tabung gas elpiji melon di agen dan pengecer. Sehingga, dalam waktu dekat Pemerintah pusat akan mengundang kepala daerah untuk membicarakan langkah-langkah konkret untuk memutus mata rantai tidak optimalnya penyaluran.

Irto Ginting, Manager Mobgas MOR 6 Pertamina Balikpapan menjelaskan  PT Pertamina pusat sudah memasang peringatan berupa sablon bertuliskan “Hanya untuk Masyarakat Miskin” pada tabung elpiji berkapasitas 3 kg.

Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk mencegah pihak-pihak yang tidak sesuai kategori yang ditetapkan oleh Pemerintah menggunakan elpiji 3 kg yang merupakan produk bersubsidi.

Baca Juga:  Klaim Kuota Tabung Melon Aman

Ia juga mengajak dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan serta mewujudkan pendistribusian dan penyaluran elpiji bersubsidi yang tepat sasaran.

Kemudian, terkait dengan mekanisme monitoring ketersediaan elpiji 3 kg, Pertamina memiliki sistem monitoring penyaluran elpiji 3 kilogram (Simolek). Sistem ini bertujuan untuk memantau jalannya distribusi epiji 3 kg agar tepat sasaran, mulai dari agen resmi hingga ke seluruh pangkalan di bawah agen.

Apabila ada indikasi penyelewengan elpiji 3 kg bersubsidi, masyarakat dapat langsung melapor ke kepolisian setempat, Pemerintah Daerah. Terkait operasi pasar yang digelar hanya bersifat sementara.

“Terkait kuota memang ada batasan dari Pemerintah Pusat. Kami siap support Pemerintah Daerah agar LPG bersubsidi ini tepat sasaran,” ujarnya.

Dia mengatakan, bulan ini Kemeneterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal mengundang seluruh Pemda dengan agenda sosialisasi pengendalian elpiji 3 kg.

Baca Juga:  Jabat Komisaris Utama Pertamina, Ahok Bakal Terima Gaji Segini

“Kami mohon bantuan kepala daerah untuk mendorong agar keluarga mampu dan para pelaku usaha menggunaka elpiji non subsidi, agar ketersedian elpiji 3 Kg dapat dinikmati mereka yang berhak. Kami tetap akan memonitor proses ditribusi elpiji di Bontang,” ujar Irto melalui pesan singkatnya.

Informasi yang dihimpun Bontang Post, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengusulkan agar subsidi tabung liquefied petroleum gas (elpiji) 3 kilogram (kg) disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Hal itu dilakukan agar penyaluran subsidi kepada masyarakat tepat sasaran.

“Kami sudah usulkan ke presiden. Kalau bisa uangnya itu dimasukkan ke KKS tahun depan,” ujar Jonan dalam rilis Kementerian ESDM, Sabtu, 8 April 2017. Dengan begitu, menurut Jonan, hanya masyarakat yang memiliki KKS yang berhak mendapatkan subsidi elpiji 3 kg.

Baca Juga:  SIAP-SIAP! Pakai LPG Bersubdisi Bakal Disidak

Saat ini, pemerintah telah mengalokasikan pemberian subsidi LPG 3 kg sebesar Rp 7.500 per tabung. Pemberian subsidi LPG 3 kg merupakan upaya pemerintah memeratakan akses energi kepada masyarakat miskin dan rentan miskin di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan Rancangan Peraturan Presiden tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg tengah disiapkan. “Saat ini pembahasan final di Ditjen Migas,” ucapnya

Dalam dua tahun terakhir, subsidi energi menurun 66 persen atau Rp 491 triliun. LPG bersubsidi di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 dipatok sebesar 7,09 juta ton. Sedangkan, total subsidi energi tahun ini berdasarkan APBN 2017 sebesar Rp 77 triliun.  (*/nug)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: gas elpijipertamina
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Operasi Pasar Kanaan dan Bontang Lestari Sepi

Next Post

TPID Usul Tambahan Lokasi Operasi Pasar

Related Posts

Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar
Kaltim

Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar

3 Maret 2025, 17:00
Pertamina Diminta Terbuka terkait Berulangnya Kebakaran di Instalasi Kilang Balikpapan
Kaltim

Pertamina Diminta Terbuka terkait Berulangnya Kebakaran di Instalasi Kilang Balikpapan

28 Mei 2024, 14:00
Kebakaran di Kawasan Kilang Pertamina Balikpapan, hingga Pagi Ini Api Belum Berhasil Dipadamkan
Kaltim

Kebakaran di Kawasan Kilang Pertamina Balikpapan, hingga Pagi Ini Api Belum Berhasil Dipadamkan

25 Mei 2024, 09:00
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Bontang Dapat Extra Dropping Gas Melon Jelang Nataru

20 Desember 2023, 16:00
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Penyaluran Gas Elpiji di Bontang Capai 50 Persen, Pemerintah Jamin Tak Ada Kelangkaan Lagi

11 September 2023, 10:42
Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang
Bontang

Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang

3 Juli 2023, 21:52

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.