• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

TPID Usul Tambahan Lokasi Operasi Pasar

by BontangPost
9 September 2017, 11:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
REBUTAN: Tampak ratusan warga Kota Taman rela berdesak-desakan di bawah terik matahari demi mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram yang mengalami kelangkaan pasokan, di halaman Masjid Al- Hijrah Bontang Selatan, Rabu (6/9). Tidak hanya saling berebutan, sesama warga pun sempat beradu mulut dan bersitegang untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg. (FOTO-FOTO: FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

REBUTAN: Tampak ratusan warga Kota Taman rela berdesak-desakan di bawah terik matahari demi mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram yang mengalami kelangkaan pasokan, di halaman Masjid Al- Hijrah Bontang Selatan, Rabu (6/9). Tidak hanya saling berebutan, sesama warga pun sempat beradu mulut dan bersitegang untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg. (FOTO-FOTO: FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Operasi pasar elpiji melon resmi berakhir pada Jumat (8/9) kemarin dengan ditutup di Kelurahan Kanaan dan Bontang Lestari. Akan tetapi Kasubag Ekonomi selaku Koordinator Sekretariat untuk Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Bontang, Aguswati menuturkan masih mengupayakan menggelar kembali di beberapa titik. “Saya sudah koordinasi dengan agen agar lanjut di beberapa titik, contohnya Berbas Pantai dan Guntung,”ungkapnya.

Hal ini dikarenakan beberapa warga di daerah tersebut harus ikut mengantre di daerah lain. Akibatnya banyak yang belum terakomodir dikarenakan membludaknya warga yang menginginkan penukaran tabung gas tiga kilogram tersebut.

“Masyarakat Berbas Pantai kemarin harus datang ke Tanjung Laut sedangkan di sana sudah membludak. Sementara warga Guntung juga harus rela menukar ke Kelurahan Lhoktuan,” tambahnya.

Baca Juga:  Marak, Tabung Melon Ditambah Pelat

Disamping itu, sebagai antisipasi kelangkaan tabung gas melon di kemudian hari, Pemkot telah mempersiapkan beberapa strategi. Salah satunya yakni mengadakan sosialisasi kepada pengguna tabung gas dari pelaku usaha kecil dan menengah.

“Kita pelan-pelan akan mengadakan sosialisasi ke semua pelaku usaha yang bukan mikro bahwa mereka wajib menggunakan tabung gas 5,5 kilogram ke atas,” ujarnya.

Adapun yang dikategorikan usaha kecil dan menengah ialah pelaku usaha yang memiliki kekayaan di atas Rp 50 juta dan capaian omzet per tahunnya di atas Rp 300 juta. Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

“Rumah makan, kafe, dan hotel tidak diperbolehkan menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram karena itu bersubsidi. Apabila setelah sosialisasi tetap dilanggar kita akan menjatuhkan sanksi,” tambahnya.

Baca Juga:  Berdesakan, Berebut 3.360 Elpiji Melon

Beberapa penyebab kelangkaan tabung gas melon juga dianalisis olehnya, salah satunya akibat beberapa warga Kutai Timur yang membeli tabung gas tersebut di Kota Taman. Misalnya masyarakat yang berdomisili di Sidrap dan jalan poros Bontang-Samarinda.

“Itu kan datanya bukan penduduk Bontang, jadi lumayan loh Sidrap dengan jalan poros belanjanya untuk elpiji 3 kilogram di Bontang. Jadi, itu mengurangi,” paparnya.

Selain itu, salah sasaran pengguna tabung melon juga indikasi kuat langkanya pengguna. Padahal sebelumnya Pemkot Bontang telah mengajukan penambahan kouta sebanyak 5 persen tepatnya sebelum Iduladha.

“Bontang dapat 18.144 tabung gas tiga kilogram per bulan. Seharusnya dengan penambahan 5 persen itu melebihi karena 18.000 itu dengan asumsi usaha mikro itu sebulan 15 tabung loh, orang tidak mampu tiga tabung pada kenyataannya satu tabung saja tidak ter-cover, ini pekerjaan rumah kita terutama dengan kepolisian,” ulasnya.

Baca Juga:  Elpiji 3 Kg Langka, DPRD Minta Penambahan Stok

Di sisi lain, diperlukan pengawasan kepada tempat pangkalan dan pengecer tabung gas. Titik rawan terjadinya permainan bukanlah di agen melainkan di kedua obyek tersebut.

“Kalau distributor aman saja, karena Pertamina bisa memantau langsung. Jadi kita justru perlu turun ke pangkalan dan pengecer. Apakah sesuai kouta dan tidak ada penambahan harga,” tukasnya. (*/ak)

Tags: gas elpijioperasi pasar
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pertamina Pasang Peringatan di Tabung Elpiji Melon

Next Post

Residivis Rampok Nekat Beraksi di Taman Bontang Kuala

Related Posts

Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Bontang Dapat Extra Dropping Gas Melon Jelang Nataru

20 Desember 2023, 16:00
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Penyaluran Gas Elpiji di Bontang Capai 50 Persen, Pemerintah Jamin Tak Ada Kelangkaan Lagi

11 September 2023, 10:42
Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang
Bontang

Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang

3 Juli 2023, 21:52
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Distiribusi Gas Melon Diklaim Kembali Normal Hari Ini

3 Juli 2023, 10:45
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Gas Melon Masih Langka Pasca Iduladha, Warga Beralih Pakai Kayu Bakar

30 Juni 2023, 14:26
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Cegah Kelangkaan, Stok Gas Melon Ditambah Jelang Lebaran

5 April 2023, 15:38

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.