bontangpost.id – Sehari pasca perayaan Iduladha pasokan gas elpiji ukuran tiga kilogram masih mengalami kekosongan di tingkat pangkalan hingga pengecer Kota Bontang. Akibatnya, aktivitas masyarakat di dapur terhambat akibat sulit mendapatkan gas elpiji.
Kondisi tersebut turut dirasakan salah seorang warga Kelurahan Guntung Ariani. Bahkan, menurutnya kekosongan gas elpiji terjadi sehari sebelum Iduladha. Kendati demikian, agar dapur terus ngebul, untuk sementara ia beralih menggunakan kompor tradisional. Yakni menggunakan kayu bakar.
“Baru hari ini kehabisan gas. Dari pagi keliling Guntung enggak dapat gass. Makanya pagi ini saya masaknya pakai kayu bakar,” akunya, Jumat (30/6/2023).
Terpisah, Kabag Ekonomi dan SDA Pemkot Bontang Arif mengatakan kosongnya gas elpiji di sejumlah pengecer akibat para agen di Bontang tidak mendapatkan pengiriman gas selama dua hari dari SPBE Samarinda. Yakni sejak 28 hingga 29 Juni. Kata dia, kondisi serupa tidak hanya terjadi di Bontang namun di Kutai Timur hingga Kalimantan Utara.
“Para agen pada Rabu kemarin tidak mendapat pasokan dari SPBE di Samarinda. Kamis juga libur. Dan puncak kebutuhan masyarakat meningkat pada hari raya Iduladha,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menanggapi sulitnya masyarakat mendapat gas elpiji, Arif bilang pihaknya telah melakukan antisipasi. Salah satunya dengan melakukan monitoring langsung ke lapangan. Dengan mendatangi langsung pelaku usaha. Seperti kafe, restoran dan sebagainya. Tujuannya agar stok gas elpiji tiga kilogram tersalur tepat sasaran. Kendati demikian, langkanya gas elpiji tak bisa dihindari saat puncak perayaan Iduladha.
Pun, Arif mengimbau agar masyarakat tidak resah. Sebab berdasarkan Informasi yang ia dapatkan dari Pertamina untuk Bontang stok gas elpiji tiga kilogram hari ini diklaim aman. Sebab hari ini pihak SPBE Samarinda bakal melakukan pengiriman gas elpiji.
“Hari ini stok sudah mulai normal infonya. Estimasi dengan perjalanan ke Bontang, kemungkinan besok di pangkalan dan toko baru ada. Karena hari ini mulai pengisian di SPBE. Meskipun antrean di SPBE panjang tapi lancar,” tandasnya. (*)



