BONTANG – Tim penilai dari Polda Kaltim mengapresiasi Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Bontang. Pasalnya, mereka menganggap masyarakat Bontang sudah berlalu lintas dengan baik. Hal itu terlihat dari para pengendara motor yang menggunakan helm. Juga pembagian jalur yang ditaati para pengendara roda 2 dan roda 4.
Kasubdit Dikyasa Polda Kaltim AKBP Pertiwi sebagai ketua tim penilai dari Polda Kaltim mengapresiasi karena alur KTL di Bontang cukup tertib. Masyarakat Bontang yakni para pengendara dinilai cukup mematuhi aturan. “Tak hanya para pengendara motor yang memakai helm, tetapi, lampu motor juga dinyalakan itu menandakan mereka menaati peraturan,” jelas Pertiwi yang memantau alur KTL di Bontang, Kamis (2/2) kemarin.
Membiasakan tertib berlalu lintas, bukan hal yang mudah seperti membalikkan telapak tangan. Terbukti selama satu bulan Sat Lantas Polres Bontang terus melakukan sosialisasi tertib parkir di Kawasan Tertib Berlalu Lintas (KTL).
Pembagian jalur memang dilakukan Sat Lantas Polres Bontang yakni lajur kiri untuk kendaraan roda dua, dan lajur kanan untuk kendaraan roda 4.
Pemerintah Kota Bontang telah membuat Kawasan Tertib Berlalu Lintas (KTL) sepanjang Jalan Diponegoro, Jalan MT. Haryono, Jalan Bhayangkara dan Jalan Brigjen Katamso. Mulai dari Simpang empat Bontang Baru sampai Simpang tiga Yabis, sebagai Lokasi percontohan Tertib Lalu Lintas Kota Bontang.
Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Lantas AKP Irawan Setyono, menjelaskan bahwa keberadaan Kawasan Tertib Berlalu Lintas (KTL) disamping sebagai upaya pemerintah dalam hal ini Polri guna menekan angka kecelakaan dan pelanggaran, juga merupakan salah satu persyaratan penilaian lomba tertib berlalu lintas. Hal ini dalam rangka memperoleh penghargaan tertinggi pemerintah Republik Indonesia Wahana Tata Nugraha (WTN) yaitu sebagai kota yang mampu melakukan penataan transportasi dengan baik dan tertib. “Ini juga berkelanjutan dan berbasis kepentingan publik serta ramah lingkungan,” terang Irawan.
Tujuan mengikuti lomba KTL ini pun bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya berlalu lintas untuk keselamatan bersama. Irawan menambahkan, keberadaan Kawasan Tertib Berlalu Lintas (KTL) setiap kota dan Polres seluruh Indonesia selalu diperlombakan. Tim penilai Kawasan Tertib Berlalu Lintas dari Polda Kaltim melakukan Peninjauan dan Penilaian Kawasan percontohan tertib lalu lintas Kota Bontang, Kamis (3/2) kemarin.
“Maksud dibuatnya KTL ini, untuk merubah budaya masyarakat yang belum tertib menjadi tertib berlalu lintas, dengan demikian bila masyarakat sudah terbiasa berprilaku tertib sepanjang kawasan, maka kemanapun mereka berlalu lintas akan tertanam kebiasaan tertib,” terang Irawan.
Prilaku tertib ini kiranya bukan hanya pada saat perlombaan atau saat ada Polisi Lalu Lintas saja. Tetapi biasakan dalam kehidupan sehari-hari. “Menuju Indonesia tertib bersatu, keselamatan nomor satu,” pungkasnya.(mga)






