SANGATTA- Gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, ikut dirasakan warga Kutim.
Bahkan di kawasan pantai, air laut sudah naik tadi malam (29/9). Cukup membuat warga was-was. Salah satunya di Desa Manubar, Kecamatan Sandaran. Sedangkan warga di Kecamatan Sangkulirang dan Dusun Kenyamukan Sangatta Utara, sudah mengungsi.
Akibatnya, beberapa warga kecamatan yang bermukim dekat kawasan pantai mengungsi ke dataran tinggi.
Warga mengungsi untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, yakni tsunami. Pasalnya, tsunami sudah terjadi di Donggala Sulawesi Tengah. Diketahui, kawasan Palu cukup dekat dengan Kecamatan Sandaran. Hanya membutuhkan waktu 30 menit menggunakan speed boat.
“Info, Sandaran dan Sangkulirang air laut naik. Imbas dari gempa (Donggala),” ujar Tammi warga setempat.
Warga lainnya membenarkan hal itu. “Sangkulirang sudah mulai mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Air makin naik di daerah Sangkulirang. Sudah terjadi 22 kali gempa susulan,” tambah Sari Rika.
Kebenaran ini juga dikonfirmasi oleh PMI Kutim. “Informasi terkini (28/9) sekira pukul 22.48 wita, RT dan beberapa warga di kenyamukan mengungsi. Sementara kami melakukan sosialisasi,” lanjut Ketua Harian PMI, Wilhelmus.
Camat Sandaran, Muhammad Taher Pekang membenarkan hal itu. Katanya, salah satu desa di wilayahnya, yakni Desa Manubar terdampak gelombang pasang akibat gempa yang berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah sekitar pukul 18.02 Wita.
Warga bertahan di Kantor Camat Sandaran yang letaknya di dataran lebih tinggi dari Kampung Sandaran.
“Air pasang laut sempat naik ke jalanan dan sempat menimbulkan kepanikan. Tapi saat ini kondisi sudah normal, air pasang beberapa sentimeter sudah surut,” kata Taher, Jumat malam (28/9).
Sedangkan Camat Sangkulirang, Tajuddin
mengaku daerahnya masih terbilang aman. Hanya Kecamatan Sangkulirang dan cukup terdampak. Hanya saja, pihaknya tetap waspada akan hal itu.
“Di Sangkulirang alhamdulillah aman. Tapi di Sandaran air laut naik di permukiman masyarakat Manubar Pantai. Begitu info dari Camat Sandaran,” kata Tajuddin. (dy)






