BONTANG – PT Indominco Mandiri (PT IMM) bekerja sama Recognized Security Organization (RSO) Nawakara Perkasa Nusantara yang merupakan Konsultan PT IMM menggelar Training Drill & Exercise (TDE) ISPS Code di BoCT Monitoring Office Pelabuhan Indomico. Kegiatan tersebut dilaksanakan tiga hari, Selasa (25/9) hingga Kamis (27/9).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya PT IMM mengimplementasikan ISPS Code. ISPS Code merupakan standarisasi kode internasional keamanan kegiatan perkapalan dan pelabuhan, dan menjadi syarat layak atau tidaknya sebuah kapal dan pelabuhan untuk melaksanakan interaksi kegiatan pelayaran internasional.
Hadir dalam pembukaan tersebut Administration Mine Manager PT IMM Zainal Abidin Aplatun, Human Resouces Head PT IMM Gustriana Achiruddin, PFSO Head PT IMM Bambang Sukmantoro, Perwakilan RSO Nawakara Perkasa Nusantara Dianto yang juga merupakan narasumber, Perwakilan Syahbandar Bontang Agus dan Kapten Bobby, serta para peserta Training Drill & Exercise ISPS Code.
Perwakilan Syahbandar Bontang Agus menjelaskan, tujuan dari Training Drill & Exercise ISPS Code adalah memberlakukan standar kerja yang konsisten. Untuk mengevaluasi risiko dan tanggap pada berbagai kondisi khususnya ketika terjadi ancaman yang menganggu aktivitas kapal dan pelabuhan PT IMM.
“Keberhasilan penerapan ISPS Code memerlukan kemauan, kerja sama, dan kesaman cara pandang semua pihak terkait. Dengan demikian untuk menciptakan kondisi yang aman bagi operasional kapal dan fasilitas pelabuhan dalam konteks internasional akan dapat tercapai,” kata Agus.
“Yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi dunia usaha dan perekonomian Indonesia secara umum dan dunia maritim Indonesia pada khususnya,” tambahnya.
Sementara itu Zainal Abidin Aplatun mewakili Kepala Teknik Tambang PT IMM mengatakan, salah satu syarat untuk menjadi pelabuhan yang bertaraf internasional adalah harus mengaplikasikan dan mengimplementasikan ISPS Code.Sejak ISPS Code ini diberlakukan, PT IMM sudah berperan aktif dan telah disertifikasi.
Dijelaskan pula ISPS Code di PT IMM telah terintegrasi dengan sistem yang telah memiliki sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan OHSAS 18001.
“Dengan kegiatan ini diharapkan semua ancaman yang berasal dari luar maupun dari dalam dapat kami tanggulangi,” sebut Zainal. “Untuk semua teman-teman yang terlibat pada kegiatan ini dan juga kepada konsultan, kami ucapkan banyak terima kasih karena sudah berpartisipasi,” sambungnya.
Dijelaskan RSO Nawakara Perkasa Nusantara Dianto, hari pertama TDE ISPS Code diisi IMO Model Course 3.24. Hari kedua diisi briefing kegiatan exercise yang berisi master event list apa saja yang akan dilakukan pada exercise di hari terakhir. Di hari terakhir dilakukan exercise yang bertujuan menguji kemampuan komunikasi dan koordinasi. Serta melihat penerapan Port Security Plan dari Terminal Khusus PT IMM.
“Dari exercise tersebut akan terlihat bagaimana Port Security Officer dapat merespon dan menindaklanjuti semua ancaman yang ada. Hingga nantinya ditangani aparat keamanan di bawah Port Security Committee,“ jelasnya.
Setelah kegiatan exercise hari ketiga berlangsung kegiatan ditutup dengan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta yang ikut dalam TDE ISPS Code tersebut. (*/rdy/adv)







