SANGATTA – Pembentukan Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim IV/2018 di Kutim rencananya digelar pekan depan. Pembentukan ini merupakan tindaklanjut atas permintaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim.
Ketua KONI Kutim Johansyah Ibrahim mengatakan, instruksi untuk segera membentuk PB Porprov disampaikan KONI Kaltim saat berkunjung ke Kutim, pertengahan bulan lalu. Pembentukan PB diperlukan agar pematangan persiapan pelaksanaan Porprov berjalan lebih cepat.
“Memang benar KONI Kaltim meminta dibentuk panitia besar secepatnya. Sebab itu, rencananya minggu depan sudah mulai dibentuk,” kata Johansyah, Minggu (5/2) kemarin.
Panitia yang akan bertugas menjalankan semua kegiatan terkait gelaran tersebut, nantinya akan diketuai langsung Bupati Kutim, Ismunandar. Kemudian diisi oleh anggota dari berbagai unsur.
“Mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga, dari masyarakat umum, intinya dari berbagai unsur. Semakin cepat pembentukan memang samakin bagus,” ungkapnya.
Belum lama ini KONI Kaltim memang mengutus tim monitoring untuk mengecek persiapan tuan rumah. Salah satu permintaan KONI Kaltim saat itu adalah dipercepatnya pembentukan Panitia Besar.
Dari hasil monitoring itu sendiri, Kutim dianggap siap menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga tingkat provinsi empat tahunan itu. Wakil ketua II KONI Kaltim, Sumarlani yang saat itu memimpin peninjauan mengatakan Pemkab Kutim siap menjadi tuan rumah. Secara keseluruhan, Kutim dianggap sudah siap melaksanakan Porprov karena venue yang nantinya akan digunakan hampir seluruhnya sudah selesai.
“Hasil peninjauan kami ke venue, sementara dalam tahap pembangunan seperti stadion atletik, itu tahap renovasi serta pemasangan tartan, itu termasuk dengan venue panahan dan lintasan sepatu roda,” kata Lani.
“Hanya tinggal dua lagi. Mudah-mudahan dua venue ini bisa dikebut dan selesai tepat waktu,” sambungnya.
Sumarlani berharap, dengan adanya dukungan semua pihak, pelaksanaan Porprov bisa berjalan baik dan lancar tanpa hambatan.
Soal pembangunan venue, Pemkab Kutim tengah mengusulkan agar dua venue bisa dibangun dengan skema multyears. Dua venue tersebut adalah kolam renang dan sirkuit balap.Dalam waktu dekat usulan kegiatan multyears itu akan segera dibahas bersama DPRD Kutim. (hd)






