“Kalau memang saya mendapat kepercayaan seperti itu (jadi wagub, Red.) dan ada jalan untuk itu, tentu jadi bahan pertimbangan untuk saya.” Adi Darma, Mantan Wali Kota Bontang
Adi: Saya Tak Berambisi
MANTAN Wali Kota Bontang, Adi Darma mengaku tidak berambisi ikut serta dalam ajang pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Pasalnya saat ini dia sedang menikmati masa-masa istirahatnya setelah tidak lagi terlibat di kancah politik. Namun begitu tidak menutup kemungkinan bila dia menerima pinangan partai dan mempertimbangkan maju sebagai calon wakil gubernur (wagub) bila masyarakat memintanya.
“Kalau memang saya mendapat kepercayaan seperti itu (jadi wagub, Red.) dan ada jalan untuk itu, tentu jadi bahan pertimbangan untuk saya. Kalau tidak memungkinkan untuk itu ya jangan dipaksakan. Kalau kehendak masyarakat Kaltim menginginkan saya untuk maju, tentu saya akan maju,” kata Adi Darma saat ditemui Metro Samarinda, Minggu (5/2) kemarin.
Akan tetapi, Adi Darma mengaku selektif bila diusung dalam pilgub nanti. Sebagai kader Golkar dan ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kaltim, tentu dia cenderung pada partai berlambang pohon beringin tersebut. Kalaupun dia tidak diusung dalam pilgub, dia tetap akan mendukung penuh calon dari Golkar.
“Saya berasal dari keluarga Golkar. Ayah saya orang Golkar. Jadi bagaimanapun saya akan mendukung calon yang diusung Golkar,” jelasnya.
Meski mengaku tidak berniat maju pilgub, Adi Darma tidak menampik adanya pihak-pihak yang ingin agar dia ikut bersaing memperebutkan kursi KT-2. Dalam hal ini, sudah ada tokoh-tokoh yang menanyakan kesiapannya bertarung dalam pilgub. Namun Adi belum bisa memberikan jawaban dan akan mempertimbangkan tawaran-tawaran tersebut.
Ditanya mengenai posisinya yang selalu berada di puncak dalam polling calon wagub garapan Bontang Post, Adi Darma mengucapkan terima kasih. Dia berterima kasih kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi dan mengusulkannya sebagai calon wagub dalam pilgub mendatang. Apalagi polling tersebut murni bersumber murni dari masyarakat.
“Saya tidak mengikuti pollingnya. Saya dengar dari teman kalau saya berada di urutan atas. Saya ucapkan terima kasih atas dukungan ini. Tapi saya jalani saja seperti air mengalir. Kalau memang ditakdirkan pasti ada jalan. Kalaupun tidak, saya tetap senang dengan kondisi saya saat ini mengisi hari tua,” pungkasnya. (luk)






