• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sekarang Izin HO Bisa Diurus di Kecamatan

by BontangPost
8 Februari 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TANYA KEPUASAN WARGA: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan Asisten 1 Pemprov Kaltim Meliliana (jilbab hitam) saat sedang bertanya langsung ke masyarakat tentang kepuasan pelayanan di Kecamatan Bontang Utara saat meninjau Paten. (MEGA ASRI/BONTANG)

TANYA KEPUASAN WARGA: Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan Asisten 1 Pemprov Kaltim Meliliana (jilbab hitam) saat sedang bertanya langsung ke masyarakat tentang kepuasan pelayanan di Kecamatan Bontang Utara saat meninjau Paten. (MEGA ASRI/BONTANG)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Lewat Paten, Pelayanan Jadi Lebih Mudah

BONTANG – Demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Pemkot Bontang meluncurkan program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten). Apalagi, dengan adanya progran Paten ini, izin gangguan atau HO bisa dilakukan di kecamatan. Sehingga masyarakat lebih dimudahkan dalam hal pelayanan.

Ketua Teknis Paten Bontang, yang juga Asisten I, M Bahri mengatakan, program ini dibuat sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 Tahun 2010 tentang Paten, Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) 138-270 tentang Petunjuk Teknis Pedoman Paten, SK Wali Kota 350/214 tentang Penetapan Kecamatan sebagai Penyelenggara Paten Kota Bontang dan SK Wali Kota 421/2016 tentang Pelimpahan Kewenangan Wali Kota kepada Camat dalam Penyelenggaraan urusan Pemerintah.

“Hal ini dalam rangka mewujudkan pelayanan prima, khususnya di kecamatan,” jelas Bahri dalam laporannya saat Peluncuran Paten di Auditorium Eks Wali Kota, Selasa (7/2) kemarin.

Tujuan dari program Paten ini, kata Bahri, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kelimpahan yang lebih luas. Paten juga memberikan informasi yang transparan dan akuntabel melalui standar yang jelas.

“Faktor terpentingnya adalah pelimpahan kewenangan layanan dari SKPD (satuan kerja perangkat daerah) kepada camat, sehingga pelayanan yang dulunya harus diurus ke SKPD, sekarang cukup diurus di kecamatan saja,” ungkapnya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, pertengahan tahun ini Bontang akan menambah satu kecamatan. Karena menurutnya, Bontang kota kecil, sehingga mudah mengaturnya. Meskipun kondisi APBD Bontang menurun, Neni menekankan agar para pegawai tidak menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan pesan saya, ketika Bontang sedang sakit. Saya ingin masyarakat dimudahkan dalam hal pelayanan, jika izin HO bisa di kecamatan itu sangat luar biasa,” jelas Neni.

Dengan kemudahan pelayanan Paten ini, Neni berharap agar dapat menekan potensi pungutan liar (pungli). Mengingat Bontang sudah mendeklarasikan gerakan Sapu Bersih Pungli (Saber Pungli). Karena Saber Pungli ini bukan melihat dari besarannya, tetapi bagaimana budaya pungli dihilangkan.

“Saya minta aparat, tak terkecuali memberikan pelayanan yang prima, saya akan melayani sebagaimana saya ingin dilayani. Maka, berikan pelayanan prima,” pintanya.

Asisten I Pemprov Kaltim, Meiliana mengatakan, pihaknya akan mengarahkan semua pihak yang mau belajar Paten untuk ke Bontang. Karena Bontang langsung meluncurkan di tiga kecamatan. Itu artinya, Bontang sudah serentak. Sementara wilayah lainnya, belum satu kota pun menerapkan Paten, baru sebagain wilayah atau kecamatan saja.

“Kami menyampaikan apresiasi karena secara nyata telah merespon dengan ditetapkan tiga kecamatan sekaligus,” ujarnya.

Harapannya, Bontang dapat mewujudkan pelayanan prima. Walaupun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp 800 miliar, karena membuat Paten tidak mudah.

“Harapan kami juga, Bontang bisa dijadikan rujukan di nasional seperti Kutai Kartanegara (Kukar),” pungkasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bergantung Impor, Biaya Hidup di Bontang Termahal di Kaltim

Next Post

Nelayan Akan Dapat Rumah Khusus

Related Posts

Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan
Bontang

Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

30 April 2026, 15:58
Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar
Kriminal

Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

30 April 2026, 14:33
Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk
Kaltim

Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk

30 April 2026, 13:44
Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan
Pemkot Bontang

Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan

30 April 2026, 11:35
RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah
Bontang

RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

30 April 2026, 10:30
Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat
Kaltim

Isu KKN Goyang Kursi Ketua DPRD Kaltim: Antara Tekanan Publik dan Hak Prerogatif Partai

30 April 2026, 09:20

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.