• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Duh…..311 Ribu Pemilih Terkatung-katung

by BontangPost
24 Desember 2016, 07:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA – Menjelang pencetakan surat suara awal Januari 2017, persoalan pemilih AC-KWK (non e-KTP) belum juga rampung. Padahal, nama-nama dalam daftar pemilih tetap (DPT) itu akan dijadikan dasar seberapa banyak surat suara yang diproduksi.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay menyatakan, jumlah pemilih non e-KTP hingga kemarin (23/12) sangat signifikan. ’’Masih ada 311 ribu orang,’’ ujarnya di kantor KPU, Jakarta.

Hadar menjelaskan, angka tersebut sejatinya menurun jauh bila dibandingkan dengan sebulan lalu yang masih lebih dari sejuta orang. Artinya, berbagai upaya jemput bola oleh jajarannya di daerah relatif berhasil.

Meski demikian, dia menilai angka 311 ribu terlampau besar jika dikaitkan dengan ketersediaan surat suara. Apalagi kalau pemilih non e-KTP terfokus di beberapa titik saja. Sebab, total surat suara hanya sejumlah DPT plus 2,5 persen.

Baca Juga:  Anies-Sandi dan Agus-Sylvi Tiba di Arena Debat

’’Kalau nanti banyak yang masuk lewat daftar pemilih tambahan pada hari pemungutan, mungkin saja tidak terlayani,’’ katanya. Namun, terlepas dari potensi persoalan tersebut, pihaknya meminta masyarakat aktif menyelesaikan administrasi kependudukan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Konstitusi dan Demokrasi Inisiatif (KoDe Inisiatif) Veri Junaidi mendesak KPU memasifkan upaya jemput bola ke masyarakat. Sebab, sebagai penyelenggara, KPU wajib menjamin hak konstitusional setiap pemilih.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah membantu mengurus surat keterangan dari dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil) secara kolektif. ’’Kan itu sudah teridentifikasi posisi dan jumlahnya,’’ jelas Veri.

Dia juga menuntut pertanggungjawaban Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai nasib 311 ribu pemilih tersebut. Sebab, kebijakan menjadikan e-KTP sebagai basis pemilih merupakan buah kengototan Kemendagri dalam rapat perumusan Peraturan KPU tentang Data Pemilih pertengahan tahun lalu. ’’Pemerintah juga harus membantu. Harus dicari cara agar pemberian surat keterangan mudah dilakukan,’’ tuturnya.

Baca Juga:  Anies Punya Modal Kuat untuk Menang Debat

Dalam penyusunan peraturan KPU, pemerintah memang mengusulkan keterekaman e-KTP sebagai syarat seseorang mencoblos pada pilkada 2017. Usul itu kemudian tertera dalam PKPU tentang Pemutakhiran Data Pemilih.

Sadar target perekaman e-KTP berpotensi gagal tepat waktu, opsi pun disediakan. Yakni, adanya surat keterangan sebagai penduduk yang dikeluarkan dispendukcapil setempat. Sayangnya, opsi itu belum banyak dilakukan masyarakat. (far/c14/fat/JPG)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pilgub DKIpilkada 2017
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jupe Tetap Semangat meski Sakit

Next Post

Pekerja Tiongkok Terbukti Ilegal, Pagi Ini Dideportasi

Related Posts

Hitung Ulang di TPS Habib Rizieq, Eh Hasilnya….
Breaking News

Kalah dalam Pemilu, Paslon Bisa Gugat ke MK

19 Februari 2017, 18:20
Pencoblosan Ulang, Suara Ahok Malah Berkurang
Breaking News

Pencoblosan Ulang, Suara Ahok Malah Berkurang

19 Februari 2017, 17:38
Agus Menggebu, Ahok Santai, Anies Tenang
Breaking News

Ahok-Anies Lanjut Putaran Kedua di Quick Count versi LSI dan Voxpol

15 Februari 2017, 21:23
Hitung Ulang di TPS Habib Rizieq, Eh Hasilnya….
Breaking News

Hitung Ulang di TPS Habib Rizieq, Eh Hasilnya….

15 Februari 2017, 21:15
Di TPS Ini, Ahok Menang Mutlak, Agus-Anies Nol Besar
Breaking News

Di TPS Ini, Ahok Menang Mutlak, Agus-Anies Nol Besar

15 Februari 2017, 21:02
Jika Masuk Putaran Kedua, Ini Tahapan Pilgub DKI Berikutnya
Breaking News

Jika Masuk Putaran Kedua, Ini Tahapan Pilgub DKI Berikutnya

15 Februari 2017, 20:59

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.