• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Urai Banjir, Pemkot Bakal Duet dengan Pemprov 

by BontangPost
12 Desember 2018, 16:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MASALAH AKUT: Banjir di Samarinda menjadi momok bagi masyarakat yang hingga kini belum juga bisa diselesaikan pemerintah.(DOK/METRO SAMARINDA)

MASALAH AKUT: Banjir di Samarinda menjadi momok bagi masyarakat yang hingga kini belum juga bisa diselesaikan pemerintah.(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Penyelesaian masalah banjir di tahun 2019 akan mendapatkan porsi khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Pasalnya, selain menyiapkan alokasi dana hingga ratusan miliar, pengentasan banjir di Kota Samarinda juga akan melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda, Asli Nuryadin mengakui, pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019, pemerintah telah menyiapkan slot anggaran khusus untuk mengurai banjir di Kota Tepian.

Walau belum dapat memastikan nilainya, Nuryadin menyebut, slot anggaran untuk proyek pengentasan banjir di tahun 2019 bakal naik dari tahun 2018. Yang dipatok di angka Rp 100 miliar.

“Kalau tahun 2018 sekitar Rp 80 sampai Rp 100 miliar. Maka di tahun 2019, penanganan banjir akan dioptimalkan lagi. Nilainya lebih dari Rp 100 miliar,” kata dia ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/12) kemarin.

Apalagi dengan telah beroperasinya Bandara APT Pranoto Samarinda, maka pembenahan banjir yang kerap terjadi di sekitar daerah Lempake, Samarinda Utara, menjadi sebuah keharusan untuk dilakukan di tahun depan.

Baca Juga:  Perhotelan Lirik Paket Plus-plus

Mulai dari drainase di jalan utama hingga di lini sektor lainnya di daerah itu akan dibenahi semua. Sebab jika tidak segera dilakukan, maka dikhawatirkan akan berdampak pada terhambatnya aktivitas masyarakat yang akan menuju bandara. Terutama bila terjadi hujan dan banjir.

Selain itu, spot penyerapan air seperti di Bendungan Pengendali Banjir (Bendali) HM Ardan juga akan dilakukan pembenahan. Begitupun yang berada di Jalan DI Panjaitan dan seputar wilayah Sempaja.

“Penyelesaian banjir itu akan melibatkan Pemprov Kaltim. Sehingga di 2019, titik-titik yang selama ini kerap jadi langganan banjir bisa diurai secara berkala,” sebut dia.

Rencananya, dalam waktu dekat Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda akan meneken memorandum of understanding (MoU) terkait kerja sama pengendalian banjir tersebut di tahun 2019. “Dari tiga fokus penangganan banjir yang dicanangkan Pemprov Kaltim, Samarinda adalah salah satunya. Dua kota lainnya yakni Balikpapan dan Bontang,” kata dia.

Baca Juga:  Gubernur Didesak Beri Sanksi

Dari kerja sama pengendalian banjir bersama Pemprov Kaltim, rencananya, salah satu titik fokus yang akan digarap yakni pembenahan Sungai Karang Mumus. Adapun dari Pemkot Samarinda akan menanggani di daerah perniagaan atau sepanjang Pasar Segiri.

“Selain masalah banjir, di kawasan perniagaan juga akan ditata menjadi salah satu titik pariwisata di Samarinda,” ujarnya.

Diakui Nuryadin, mengurai banjir di Kota Tepian bukanlah perkara mudah. Terlebih lagi dengan letak geografis Samarinda yang memiliki daerah dataran rendah. Hal itu membuat penyerapan air terbilang sangat lamban.

“Pusat pembuangan air di Samarinda terpusat di Sungai Karang Mumus dan Sungai Mahakam. Khusus di Karang Mumus, terdapat sekitar 20 kilometer yang perlu segera dilakukan perbaikan. Segmen perniagaan adalah salah satunya,” sebut dia.

Baca Juga:  Kisah Gerakan Rakyat Kutai Mempertahankan Kemerdekaan (4); Konfrontasi di Kampung Dam, Para Pejuang Ditangkap

Menurutnya, untuk memperbaiki dan membenahi Karang Mumus, peran masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai tersebut juga tidak bisa dilepaskan. Karena jika program normalisasi dilaksanakan, maka akan ada pelebaran area sungai.

“Salah satu yang tertuang di MoU antara Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim adalah itu. Dari pemerintah pusat pun siap membantu, dengan catatan masalah sosial di Karang Mumus sudah clean and clear,” ungkapnya.

Untuk mengembalikan wajah Karang Mumus sebagaimana mestinya, juga membutuhkan langkah yang tegas pemerintah dan kesadaran dari masyarakat. Selain itu untuk merealisasikan program normalisasi, dana yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

“Memang bukan perkara mudah sih kalau mau benar-benar menata Sungai Karang Mumus. Dana yang dibutuhkan itu besar, bisa sampai triliunan rupiah. Dan penataan Karang Mumus perlu dilakukan bertahap. Tidak bisa sporadis,” tandasnya. (drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: banjirMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lima Dewan Samarinda Diberhentikan 

Next Post

Wagub Ingin Ada Laporan Berkala 

Related Posts

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00
Wali Kota Andi Harun Tetapkan Samarinda Darurat Bencana
Kaltim

Matangkan Skema Pengendalian Banjir di Samarinda, Andi Harun Kunci RTRW Bebas Pertambangan

11 Juni 2025, 07:44

Terpopuler

  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penertiban Beras Basah Bontang Berlanjut, Empat Gazebo Warga Dibongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.