• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Perhotelan Lirik Paket Plus-plus

by BontangPost
2 April 2017, 12:38
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
ABADIKAN MOMEN: Rombongan IHGMA, pengusaha dan perwakilan perhotelan, serta awak media berfoto bersama sebelum menikmati pesona Sungai Mahakam, Sabtu (1/4) kemarin. (Guntur/Metro Samarinda)

ABADIKAN MOMEN: Rombongan IHGMA, pengusaha dan perwakilan perhotelan, serta awak media berfoto bersama sebelum menikmati pesona Sungai Mahakam, Sabtu (1/4) kemarin. (Guntur/Metro Samarinda)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Lewat Jelajah Mahakam, Nikmati Destinasi Wisata di Atas Kapal

SAMARINDA – Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kaltim, khususnya Samarinda. Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Chapter Samarinda yang beranggotakan pengusaha perhotelan berencana menyiapkan paket “plus-plus”.

Tak sekadar menginap, tamu hotel juga akan dimanjakan dengan paket wisata bertajuk Jelajah Mahakam. Ini tidak hanya menguntungkan dari sisi bisnis, melainkan juga bentuk dukungan pengusaha dalam mempromosikan potensi wisata di Benua Etam.

Sabtu (1/4) kemarin, IHGMA mengadakan inspeksi dan survei produk pariwisata yang akan menjadi unggulan di Samarinda, yaitu Jelajah Mahakam. Pengusaha perhotelan, staff front office, hingga guest relation officer hotel hadir. Merekalah yang nantinya menjadi ujung tombak di masing-masing hotel di Kota Tepian, dalam memberikan informasi dan menjual produk-produk pariwisata.

“Kami kan jual hotel, cari tamu. Mau enggak mau, kami memastikan produkmu kayak apa sih. Apa sudah layak untuk dijual dengan umum. Kita kan bicara masyarakat pariwisata. Tentunya ada standar keamanan, standar kenyamanan, dan lainnya,” kata ketua IHGMA Samarinda, Made Widya Paramartha kepada Metro Samarinda (Kaltim Post Group), ditemui di Dermaga Pasar Pagi Samarinda.

Baca Juga:  DPRD Minta Dishub Buat Zona Parkir

Modelnya nanti, kata Widya, pengunjung atau tamu hotel, selain menginap juga mendapat tambahan paket wisata. “Ada yang dijual terpisah, ada juga yang paket. Tergantung dari masing-masing hotel,” katanya.

Kemudian, kata dia, tamu hotel akan diajak naik kapal dan menyusuri Sungai Mahakam. “Nanti ada titik persinggahan untuk melihat destinasi wisata. Seperti wisata kain tenun, oleh-oleh Samarinda, dan lainnya. Impact-nya (dampaknya, Red.) untuk masyarakat juga,” katanya.

Program yang tengah disusun ini bekerja sama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) dan Dispar Samarinda. “Sebagai ketua IHGMA, saya kerahkan semua rekan-rekan, untuk menjual dan membantu promosi wisata. Kami kerja sama dengan Dispar Kaltim dan Samarinda,” katanya.

Dengan demikian, Widya berharap, Jelajah Mahakam benar-benar jadi maskotnya Samarinda. “Jadi Mahakam ini harus dijadikan ikon pariwisata di Samarinda,” tegasnya.

Baca Juga:  Jelang Pilgub, Demokrat Dekati PKB

Sementara Kabid Usaha, Jasa, dan Sarana Pariwisata Dispar Kaltim, Antoni Rahman menambahkan, Kaltim terkenal dengan Sungai Mahakam. “Kami dengan beberapa mitra pariwisata, seperti perhotelan, hingga transportasi, khususnya kapal, selalu dan selalu mem-backup apapun yang dilakukan untuk mengeksplorasi kegiatan. Seperti Jelajah Mahakam,” katanya.

Di situ, kata dia, masyarakat bisa melihat beberapa keunikan atau daya tarik pariwisata. “Seperti Jembatan Mahakam, Jembatan Mahkota II, Islamic Center, Pasar Pagi, Gunung Steling, anak sungai yang masuk ke Karang Mumus, termasuk klotok. Semuanya bisa dieksplorasi lebih lanjut,” lanjutnya.

Caranya, sambung Antoni, lewat kerja sama dengan semua pelaku usaha. Di mana, Dispar berusaha memfasilitasinya. “Tentunya melalui kebijakan Gubernur Kaltim dalam mengembangkan pariwisata ke depan, sebagai industri yang menjanjikan. Seperti yang sudah di-launching pemerintah pusat,” jelas Antoni.

Menurutnya, destinasi atau daya tarik yang bisa dieksplorasi masih di sekitar Samarinda. “Di Samarinda, ada juga pemandangan yang menunjukkan bahwa Kaltim masih punya kekuatan hutan. Kalau lebih jauh lagi ke depan (hilir, Red.), bisa lihat kehidupan masyarakat di pinggir Mahakam. Termasuk ikon di sana, yakni ikan pesut,” sebutnya.

Baca Juga:  Sempat Minim, Harga Kebutuhan Pokok Aman

Termasuk ke wilayah hulu juga bisa dilakukan. “Kalau sampai ke Tenggarong, bisa lihat Pulau Kumala, Museum Mulawarman, jembatan, dan lainnya. Tentunya sangat menarik. Kalau dipoles dengan cerita dan dibangun kembali, tentu akan baik,” sambungnya.

Bicara soal sarana dan prasarana, pemerintah sudah menyiapkan tiga kapal. Di mana, kapal tersebut beroperasi setiap sore hari. “Kemudian untuk instansi pemerintahan, kami sering meeting di kapal. Artinya membahas suatu kegiatan dengan nuansa Sungai Mahakam. Kemudian di-blow up lewat media apapun, baik elektronik, media sosial (medsos), maupun cetak,” pungkasnya.

Kemarin, IHGMA bersama awak media dan perwakilan hotel menjajal salah satu alternatif wisata tersebut. Mereka menyambangi titik-titik wisata yang dianggap bisa mendongkrak okupansi. (gun)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kalimantan timurMetro Samarindawisata
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Instalasi Listrik Belum Standar, Jadi Penyebab Banyaknya Kebakaran di Samarinda

Next Post

Isran Pede Dapat Perahu

Related Posts

PPKM Bontang, Anjungan Bontang Kuala tetap Buka
Bontang

PPKM Bontang, Anjungan Bontang Kuala tetap Buka

18 Januari 2021, 17:43
Menikmati Potensi Wisata di Desa Batu Lepoq Kutim: Dari Air Terjun Kembar Siapat sampai Gua Mengkuris
Bontang

Menikmati Potensi Wisata di Desa Batu Lepoq Kutim: Dari Air Terjun Kembar Siapat sampai Gua Mengkuris

5 Juli 2020, 17:00
Tanjung Galau
Bontang

Tanjung Galau, Wisata Baru dari Tanah Uruk

16 Februari 2020, 16:00
Liburan di Beras Basah, Enam Pengunjung Kecelakaan
Bontang

Liburan di Beras Basah, Enam Pengunjung Kecelakaan

20 Januari 2019, 16:13
Liburan, Balita Tenggelam di Beras Basah
Bontang

Liburan, Balita Tenggelam di Beras Basah

24 Desember 2018, 17:20
Pengunjung Beras Basah Meningkat
Bontang

Pengunjung Beras Basah Meningkat

23 Desember 2018, 17:15

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.