• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Remisi Susrama Mirip Kasus Munir, Kebijakan Hukum Jokowi Dinilai Makin Tidak Jelas

by M Zulfikar Akbar
28 Januari 2019, 14:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Polemik pemberian remisi pidana penjara sementara untuk I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Jawa Pos Radar Bali AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, memicu kontroversi di kalangan praktisi hukum dan kemanusiaan. Kebijakan remisi kontroversial itu menambah daftar panjang ketidakjelasan arah pemerintah dalam bidang hukum.

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar menyebut kebijakan Presidan Joko Widodo (Jokowi) dalam pemberian remisi itu jelas sangat menguntungkan penjahat. Itu tentu membahayakan bagi masyarakat. Terutama bagi korban dan keluarganya yang membutuhkan keadilan. ”Karakter kebijakan Jokowi (di bidang hukum, Red) tidak jelas dan tidak transparan, ini membahayakan,” ujarnya, kemarin (27/1).

Haris mengambil contoh lain untuk membuktikan bahwa kebijakan pemerintahan Jokowi terkesan menguntungkan penjahat. Salah satunya, remisi bagi pelaku pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Priyanto. Pollycarpus telah bebas murni Agustus tahun lalu setelah mendapatkan banyak remisi.

Baca Juga:  Tunjangan Pegawai Pertanahan Bakal Dinaikkan, Jokowi: Kalau Masih Ada Pungli, Laporkan!

”Atau SAB anggota dewan pengawas BPJS (Ketenagakerjaan) yang diduga mencabuli sekretarisnya juga dikabulkan pengunduran dirinya oleh Presiden Jokowi,” terang Haris. Khusus untuk kasus dewan pengawas BPJS, Haris menilai pengunduran yang disetujui Jokowi kurang tepat. Sebab, kasusnya dilaporkan ke Bareskrim dan sedang diperiksa oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Rentetan kebijakan yang kurang berpihak pada rasa keadilan itu, menurut Haris, menunjukan bahwa presiden gagal paham soal hukum. Kegagalan itu diduga akibat dari hukum yang hanya digunakan untuk memenuhi hasrat politik presiden dan kelompoknya. ”Perih rasanya dengan presiden gagal paham soal hukum, dan ini sudah berulang-ulang,” paparnya.

Khusus polemik pemberian remisi untuk Susrama, Haris meminta seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga pilar demokrasi yang sedang dicederai oleh negara. Menurut dia, hanya kekuatan rakyat yang bisa menyelamatkan negara ini dari ancaman tersebut. ”Pembunuh jurnalis diremisi itu seperti menyebarkan ancaman terhadap pilar demokrasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Jokowi Umumkan Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ini Daftarnya

Sebelumnya, pada Jumat (25/1), Jokowi mengaku tidak tahu detail pemberian remisi tambahan kepada Susrama. Dia minta wartawan mengonfirmasi kembali kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly terkait masalah tersebut. ’’Kalau teknis begitu, tanyakan ke Menkum HAM,’’ kata Jokowi singkat. Padahal, remisi yang diterima Susrama dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) No 29/2018 yang diteken Jokowi.

Keppres bertanggal 7 Desember 2018 itu berisi tentang pemberian remisi berupa perubahan dari pidana penjara seumur hidup menjadi pidana penjara sementara. Susrama merupakan satu di antara 115 napi seumur hidup yang mendapat perubahan hukuman dari seumur hidup menjadi 20 tahun. (tyo/agm/jpg)

Tags: joko widodonarendra prabangsanyoman susrama
Share12TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kemenristek Dikti Butuh 4.200 Dosen Berstatus PPPK, Berminat?

Next Post

Jokdri Rombak Komite Wasit PSSI

Related Posts

Soal Strategi Ofensif, Jokowi: Masa 4 Tahun Suruh Diam Saja
Nasional

Jokowi: Masyarakat Harus Lebih Aktif Menyampaikan Kritik

9 Februari 2021, 09:00
Lokasi Calon Ibu Kota Berbukit-bukit, Jokowi: Arsiteknya Pasti Senang
Nasional

Jokowi Semakin Berjarak dengan Rakyat

22 Oktober 2020, 08:53
Instruksi Presiden, Pelanggar Protokol Kesehatan Pasti Disanksi
Nasional

Instruksi Presiden, Pelanggar Protokol Kesehatan Pasti Disanksi

6 Agustus 2020, 13:30
Petugas pelayanan BPJS Kesehatan melayani peserta. (IDHAM AMA/FAJAR/Jawa Pos Group)
Nasional

Iuran BPJS, Dibatalkan MA, Dinaikkan Jokowi Lewat Perpres

13 Mei 2020, 16:30
Jumlah Penduduk IKN Diprediksi Dua Kali Lipat dari Estimasi
Kaltim

Kaltim Tetap Ibu Kota Negara Baru, Pemindahan Tak Berdampak Perpres Tata Ruang Jakarta

12 Mei 2020, 17:00
Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar
Nasional

THR Cair, Pemerintah Gelontorkan Rp 29,3 T untuk ASN Hingga TNI/Polri

12 Mei 2020, 04:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.