• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Jumlah Startup di Indonesia Melonjak

by M Zulfikar Akbar
1 Februari 2019, 15:05
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jumlah startup di Indonesia dalam kurun dua tahun terakhir naik cukup drastis. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, pemerintah harus ambil peran dalam menunjang keberlangsungan usaha rintisan tersebut.

Nasir menjelaskan salah satu negara yang cukup bagus dalam membina startup adalah Iran. Pada kurun waktu 2004 hingga 2014 mereka menghasilkan sekitar 1.000 startup.

’’Baik yang berskala kecil maupun besar,’’ katanya usai melantik Kepal Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza di Jakarta, Rabu (30/1).

Dia lantas membandingkan dengan kondisi pertumbuhan startup di Indonesia. Nasir mengatakan startup di Indonesia mulai gencar dikembangkan pada awal 2015. Saat itu jumlahnya masih tujuh buah startup. Kemudian pada di 2017 naik menjadi 52 unit stratup.

Baca Juga:  Sawit Ungguli Tambang, Dalam Bidang Perekonomian Kaltim 

’’Di 2018 yang masuk ke Indonesia ada 956 unit startup,’’ ungkapnya. Jadi Nasir mengatakan apa yang dilakukan Iran selama sepuluh tahun untuk mengembangkan startup, setara denngan upaya Indonesia yang dikebut selama lima tahun.

Setelah sekarang startup di Indonesia tumbuh subur, Nasir menjelaskan sedang memikirkan peran pemerintah. Dia menuturkan pemerintah harus ambil peran dalam menjaga usaha rintisan itu supaya tetap hidup dan terus berkembang.

Dia mencontohkan startup pembuatan tempe lantas mengirimkannya ke Korea Selatan. ’’Sekarang setiap pekan dikirim dua kontainer,’’ jelasnya. Pemerintah harus bisa mendampingi sehingga usaha ekspor tempe itu bisa naik, misalnya dalam sepekan mengirim sepuluh kontainer.

Dalam kesempatan itu Nasir juga menyinggung startup motor listri. Dia berharap usaha rintisan motor listrik sebentar lagi bisa dikomersilkan. Jika berhasil, Nasir membayangkan industri tersebut menginisiasi industri mobil listrik nasional. Baginya Indonesia harus mandiri di bidang teknologi, energi, dan sarana transportasi.

Baca Juga:  Ekonomi Kaltim Turjun Bebas?

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan lembaganya akan terus mendukung pemerintah untuk pengkajian dan penerapan teknologi.

Sejumlah hasil riset yang kini telah masuk tahap prototipe, harus secepatnya dihilirisasi menjadi produk komersil. ’’BPPT berperan ikut andil dalam meningkatkan daya saing bangsa,’’ katanya. (wan/jpnn)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ekonomistartup
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bakar Ikan, Rumah Warga di Bontang Baru Nyaris Ludes

Next Post

6 Manfaat Makan Bayam Untuk Anak

Related Posts

KFC Indonesia Merugi Rp557 Miliar, Tutup 47 Gerai dan 2.274 Orang Kena PHK Massal
Bontang

KFC Indonesia Merugi Rp557 Miliar, Tutup 47 Gerai dan 2.274 Orang Kena PHK Massal

11 November 2024, 11:01
Kepastian untuk Nasabah Jiwasraya Diumumkan Maret
ekonomi

Perekonomian Indonesia Diklaim Lebih Baik ketimbang Amerika Serikat

9 Februari 2021, 10:00
Sensus Online Diperpanjang, Optimistis Lampaui Target
Bontang

Inflasi di Kaltim 0,22 Persen, BPS: Bontang Tidak Masuk Hitungan

7 Juli 2020, 17:30
Antarikan.com, Layanan Jual Beli Ikan Daring Buatan Anak Samarinda
Feature

Antarikan.com, Layanan Jual Beli Ikan Daring Buatan Anak Samarinda

13 April 2020, 18:00
Rupiah Sementara Terkuat di Asia
Ragam

Ekonomi Tiongkok Mulai Pulih dari Korona, Rupiah Terima Sentimen Positifnya

31 Maret 2020, 19:30
Harga Emas Antam Naik Lagi, Sentuh Rp924 Ribu per Gram
Ragam

Harga Emas Antam Naik Lagi, Sentuh Rp924 Ribu per Gram

26 Maret 2020, 15:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.