• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Antarikan.com, Layanan Jual Beli Ikan Daring Buatan Anak Samarinda

Target Jual 100 Kg Per Hari, Dapat Berkah #DiRumahSaja

by M Zulfikar Akbar
13 April 2020, 18:00
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Masyarakat Samarinda saat ini semakin dimanjakan kemudahan. Cukup di rumah saja, semua keinginan bisa terpenuhi. Terbaru, ada layanan jual beli ikan secara online, Antarikan.com yang siap memanjakan. (prokal)

Masyarakat Samarinda saat ini semakin dimanjakan kemudahan. Cukup di rumah saja, semua keinginan bisa terpenuhi. Terbaru, ada layanan jual beli ikan secara online, Antarikan.com yang siap memanjakan. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat Samarinda saat ini semakin dimanjakan kemudahan. Cukup di rumah saja, semua keinginan bisa terpenuhi. Terbaru, ada layanan jual beli ikan secara online, Antarikan.com yang siap memanjakan.

NURAINI, Samarinda

IMBAUAN Pemerintah kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah atau #DiRumahSaja menjadi berkah tersendiri bagi sektor jasa. Termasuk layanan jual beli ikan secara online garapan anak Kota Tepian, Antarikan.com. Usaha yang baru berjalan tiga bulan terakhir ini semakin ramai dan diminati masyarakat.

Marketing Antarikan.com Siti Marfia mengatakan, layanan ini awalnya hanya dihadirkan untuk membantu keluarga yang merupakan agen ikan. Meningkatkan daya beli masyarakat dengan memasarkan produk secara online. Namun seiring masifnya imbauan untuk #DiRumahSaja dan work from home (WFH) karena Covid-19, membuat pergerakan pasar konvensional semakin terbatas.

“Di lain sisi, permintaan kami justru semakin tinggi. Karena baru-baru buka, untuk pemesanan masih fluktuatif. Sehari di angka 70 kg, namun kami punya target mencapai 100 kg per hari,” ujarnya saat ditemui Kaltim Post, Minggu (12/4/2020).

Baca Juga:  Kisah Para Pelaku Pesta Miras Berujung Maut

Produk yang ditawarkan cukup bervariasi. Terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, ikan harian (layang, kembung, biji nangka, dan tongkol). Kedua, ikan premium (kakap, terakulu, bawal, dan lain-lain). Ketiga, berbagai udang, kerang, dan cumi-cumi.

“Sejauh ini pembeli kami batasi seputaran Samarinda. Tentunya dengan harga ongkos kirim yang bervariasi juga, mulai dari Rp 10 ribu yang jarak dekat (3-5 Km) hingga maksimal Rp 25 ribu untuk jarak jauh,” jelasnya.

Siri mengungkapkan, keunggulan pihaknya dibandingkan model bisnis lainnya yakni memiliki manajemen risiko yang baik. Sebab ikan merupakan barang fast moving lantaran memiliki daya tahan yang rendah. Oleh karena itu, pihaknya bekerja sama dengan supplier dari segi produk, jadi yang menanggung ikan yang tidak laku adalah supplier.

“Tugas kami adalah menjaga barang agar tetap fresh dan terjual ke pelanggan. Makanya nama kami bukan Jualikan.com, tapi Antarikan.com. Fokus kami adalah menyampaikan produk agar fresh hingga tangan pelanggan,” tuturnya.

Baca Juga:  Galih Priyo Atmojo dan Upayanya Membuat Mesin Pendeteksi Virus Korona

Untuk pemesanan, pembeli bisa chat ke admin via WhatsApp atau masuk ke Antarikan.com. Setelah itu pembeli memesan ikan, bisa pre order, atau antar langsung. Setelah itu pesanan diantar dan ikannya dibayar jika pesanan telah sesuai.

“Sampai saat ini kami sudah memiliki tiga kurir yang siap beroperasi. Baik menggunakan mobil atau motor. Ini kami persiapkan untuk menangani pesanan dari rumah tangga atau industri,” ungkapnya.

Siti mengungkapkan, saat ini kendala utama yang dihadapi adalah jangkauan. Baik secara online, maupun offline. Kalau jangkauan secara offline banyak pelanggan yang merasa pengirimannya terlalu jauh dari kantor.

“Kalau jangkauan secara online kami terkendala pada digital awareness, dalam arti masyarakat di Samarinda masih senang menggunakan aplikasi WhatsApp dibandingkan dengan menggunakan aplikasi Antarikan. Sehingga walaupun kami mencoba untuk membuat aplikasi, tapi kami masih redirect ke nomor WhatsApp admin,” terangnya.

Baca Juga:  Donor Darah untuk Aksi Kemanusiaan

Dia berharap bisa bekerja sama dengan para pedagang ikan di seluruh Samarinda untuk memaksimalkan jangkauan. Misal ada pembeli dari Samarinda Seberang, produknya tinggal diantar dari pedagang ikan di Samarinda Seberang.

“Namun tetap menggunakan jasa kurir kami. Jadi bisa memaksimalkan waktu, efisiensi dan juga meningkatkan nilai daya tambah terutama pada produk hasil laut,” pungkasnya. (*/ndu/k18/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: antarikancomfeaturesamarindastartup
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rekapitulasi Data Calon Penerima BLT Covid-19

Next Post

Apiapi Belum Setor Berkas BLT, Ini Kata Lurah

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Jatuh Cinta di Desa Pela
Feature

Jatuh Cinta di Desa Pela

28 Oktober 2024, 08:18
Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual
Feature

Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual

23 Oktober 2024, 13:05
Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien
Bontang

Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien

30 Oktober 2023, 17:00
Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi
Feature

Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi

1 Mei 2023, 10:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.