Salahsatunya Mabuk, Korban Tuntut Ganti Kerusakan Motor
BONTANG – Aksi perkelahian antar dua remaja terjadi di Jalan Manunggal RT 10 Berbas Pantai, Sabtu (18/2) kemarin sekira pukul 22.30 Wita. Perkelahian yang terjadi di samping warung gorengan Bastino Berbas Pantai itu sontak saja membuat heboh masyarakat sekitar.
MK, korban pemukulan menuturkan, dirinya tiba-tiba saja didatangi oleh seseorang bernama RM yang diketahui masih bersekolah di salah satu SMK di Bontang. MK sendiri mengaku sebelumnya tidak pernah mengenal siapa itu RM.
Saat MK didatangi, tiba-tiba saja RM menantang MK adu jotos alias berkelahi. Namun karena diketahui kondisi RM saat itu dalam keadaan mabuk, sehingga MK tidak terlalu menanggapi dan lebih memilih untuk mundur.
“Saya sudah mencoba menjauh. Tapi dia (RM, Red.) malah semakin mendekat ke saya. Apalagi ditambah dia mengeluarkan kata-kata kotor ke saya. Disitulah saya mulai emosi dan akhirnya saya langsung pukul dia,” ujar MK saat dimintai keterangan polisi.
Seketika itupun, perkelahian terjadi. Melihat ada perkelahian, sontak saja warga sekitar langsung berupaya untuk memisahkan. Namun disela-sela memisahkan, tiba-tiba saja RM menendang motor MK hingga terjatuh dan rusak ringan.
Mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas Berbas Pantai jika telah terjadi perkelahian, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK) Polsek Bontang Selatan Aiptu Tajang Ikhsan langsung menuju lokasi kejadian untuk membawa kedua pelaku ke Mapolsek Bontang Selatan.
Setelah mendata dan menanyakan kronologis kejadian, aparat Polsek Bontang Selatan akhirnya mencari pernyelesaian masalah dengan menghubungi kedua orang tua RM untuk datang ke Mapolsek. Orang tua pelaku pun akhirnya datang.
“Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya orang tua mau menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Mereka siap mengganti kerusakan motor yang dituntut MK. Namun untuk sementara RM masih kami tahan dulu di sel karena masih dalam keadaan mabuk,” pungkas Aiptu Tajang. (bbg)







