• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Hasil Autopsi Keluar, Misteri Penyebab Kematian Yusuf Akhirnya Terkuak

by M Zulfikar Akbar
28 Februari 2020, 10:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ebe687b9 Aa57 4cf1 8436 25ffb1c72aff

dr Hastry memeluk ibunda Ahmad Yusuf Ghazali, Melisari, usai melakukan rilis hasil autopsi. (Selasar)

Share on FacebookShare on Twitter
  1. Misteri penyebab kematian balita empat tahun bernama Ahmad Yusuf Ghazali, yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di anak Sungai Karang Mumus di Jalan Pangeran Antasari II pada 8 Desember 2019 lalu akhirnya terjawab. Hasil autopsi ini diungkapkan Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti yang bergelar dokter spesialis forensik, pada Kamis (27/2/2020), di Aula Polresta Samarinda. Berdasarkan hasil pemeriksaan tulang-tulang jenazah, tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindak kekerasan.

Pertama, tulang belakang ruas leher ada 7, yang berarti lengkap tanpa ada tanda kekerasan. Hal ini menandakan bagian kepala jenazah yang hilang, dikarenakan proses pembusukan setelah 16 hari terendam di dalam air.

“Jadi kondisi korban mengalami pembusukan, menyebabkan kepala mudah terlepas. Korban juga masih dalam usia kecil, tulangnya tulang rawan pasti akan cepat lepas dan hancur di dalam air,” jelas Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti.

Baca Juga:  Kuburan Yusuf Dibongkar, Jasadnya Diautopsi Mabes Polri

Berikut hasil otopsi yang dipaparkan oleh Kombes Pol Sumy kepada awak media:

  1. Tulang ruas leher ada 7 (lengkap)
  2. Tulang belakang ruas dada ada 9 (lengkap)
  3. Tulang belakang ruas pinggang ada 5 (lengkap)
  4. Tulang dada utuh, tanpa ada kerusakan atau cedera pada tulang dada tersebut
  5. Tulang-tulang iga kanan dan kiri utuh
  6. Tulang belikat kanan dan kiri lengkap dan utuh
  7. Tulang panggul utuh
  8. Tulang selangka kanan dan kiri utuh
  9. Tulang kedua lengan atas utuh
  10. Tulang kedua paha utuh
  11. Tulang kedua tungkai bawah utuh
  12. Tulang kering kiri lebih kecil daripada tulang kering kanan
  13. Tampak persambungan antar tulang sudah terlepas, dengan tidak ditemukan resapan darah atau patahan. Sehingga terlepas postmortem atau normal karena proses pembusukan
  14. Organ-organ dalam jenazah tidak ditemukan (hilang karena proses pembusukan)
  15. Dari pemeriksaan terhadap sampel berupa sumsum tulang paha ditemukan adanya ganggang air.
Baca Juga:  Jasad Balita Tanpa Kepala Belum Terungkap, Ini Kata Kapolres Samarinda

Proses pembusukan pada usia balita memang lebih cepat, karena tulang kerangka tubuhnya masih terdiri dari tulang rawan. Proses pembusukan di dalam air juga akan jauh lebih cepat, jika dibandingkan jenazah ditemukan di daratan.

“Kalau proses pembusukan pada tubuh manusia setelah hari ketujuh pasti cepat membusuk, tergantung dia meninggalnya di mana. Kalau di air lebih cepat membusuk, kecuali kita temukan di tanah bisa 10 hari baru membusuk,” jelasnya.

“Kesimpulan sudah dilakukan pemeriksaan jenazah seorang anak laki-laki, pada pemeriksaan jenazah sudah berupa rangka dalam kondisi tidak utuh. Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada rangka. Serta ditemukan adanya ganggang air pada pemeriksaan laboratorium. Penyebab meninggalnya Yusuf akibat tenggelam,” tambahnya.

Terkait hal ini, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, hasil autopsi dokter forensik Mabes Polri dapat disimpulkan, sebab kematian balita Yusuf adalah tenggelam.

Baca Juga:  Tanggapi Pernyataan Hotman Paris Kasus Kematian Yusuf, Ini Pernyataan Polisi

“Kita sudah menahan dua tersangka yang menyebabkan ananda Yusuf meninggal dunia, yaitu dua orang yang bekerja sebagai guru PAUD yang mengasuh ananda Yusuf,” ujarnya.

Sementara itu ibu dari Yusuf, Melisari mengaku lega dengan keputusan ini, karena penyebab kematian anaknya dapat dijelaskan oleh dokter terbaik yang dimiliki jajaran Polri saat ini.

“Kami sudah lega karena ini sudah ditangani oleh dokter terbaik, kami pun sudah ikhlas. Saya pun berterima kasih kepada semua warga Samarinda, yang selama ini sudah mendukung saya. Untuk proses selanjutnya saya sudah serahkan kepada kuasa hukum,” tuturnya. (Selasar)

Berita ini telah dimuat di Selasar dengan judul Hasil Autopsi Keluar, Misteri Penyebab Kematian Yusuf Akhirnya Terkuak
Source: Selasar
Tags: ahmad yusufBalit tanpa kepala
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

36 Warga Binaan Lapas Samarinda Dimutasi ke Bontang

Next Post

Suap Proyek Jalan Samarinda-Bontang, Berdalih Terpaksa agar Tak Dipersulit

Related Posts

Hati-Hati! Salah Gunakan Dana Penanggulangan Covid-19, Diancam Hukuman Mati
Kaltim

Sidang Kasus Balita Tanpa Kepala, Akui Lalai Hilangnya Yusuf

24 Juni 2020, 08:00
Ysuuff
Kaltim

Orangtua Yusuf Minta Keadilan ke Presiden

21 Februari 2020, 11:00
Yusuff
Kaltim

Kuburan Yusuf Dibongkar, Jasadnya Diautopsi Mabes Polri

18 Februari 2020, 20:00
Yusuf
Kaltim

Tanggapi Pernyataan Hotman Paris Kasus Kematian Yusuf, Ini Pernyataan Polisi

17 Februari 2020, 17:00
Polisi Tahan Dua Orang Tersangka Kasus Tewasnya Balita yang Dititipkan ke PAUD
Kaltim

Polisi Tahan Dua Orang Tersangka Kasus Tewasnya Balita yang Dititipkan ke PAUD

22 Januari 2020, 07:00
Jasad Balita Tanpa Kepala Belum Terungkap, Ini Kata Kapolres Samarinda
Kaltim

Jasad Balita Tanpa Kepala Belum Terungkap, Ini Kata Kapolres Samarinda

30 Desember 2019, 17:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.