bontangpost.id – Kabar pengembangan Sungai Kanibungan di Guntung menjadi obyek wisata, menjadi perhatian Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim. Apalagi, sungai tersebut menjadi tempat habitat buaya yang sepekan terakhir viral di dunia maya.
Pengendali Ekosistem Hutan Seksi Konservasi Wilayah II (PEH SWK II) Tenggarong BKSDA Kaltim, Ridho Ridhana menerangkan untuk wisata susur sungai menggunakan perahu dinilai masih aman. Namun jika sudah mengganggu dengan cara menyelam dan mendatangi sarang buaya atau saat dia bertelur, pasti hewan itu akan marah.
Selain itu, pengunjung pun dilarang keras untuk melakukan aktivitas pada malam hari atau sore hari dan di saat cuaca ekstrem. Mengingat hewan tersebut beraktivitas pada waktu tersebut.
“Hindari saat magrib atau gelap,” ujarnya.
Dia belum bisa menyebutkan secara pasti jumlah buaya yang berada di kawasan itu. Pihaknya pun saat ini hanya melakukan observasi dengan mewawancarai warga setempat yang mengatakan ada buaya lain, selain buaya yang dikenal dengan nama Riska. Karena untuk memastikan adanya buaya tersebut harus dilakukan pada malam hari, karena buaya akan dihitung pada perjumpaan mata saat waktu tersebut.
Dia melanjutkan, potensi buaya di daerah itu banyak. Karena merupakan muara serta sungai-sungainya berteluk dan bersambung-sambung.
“Mereka sebut sih banyak (buaya). Si Riska katanya punya dua anak yang sering datang, cuman ini saya tidak bisa buktikankan cerita warga. Terus ada (buaya) yang lain sering datang, satu dua ekor sering datang,” katanya. (*)







