bontangpost.id – Pandemi tak menyurutkan semangat pelajar Bontang untuk terus mencetak prestasi. Terbukti, dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun ini, Bontang berhasil menempatkan 3 wakilnya untuk berkontestasi bersama pelajar pilihan lain se-Indonesia.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin menjelaskan, ketiga pelajar Bontang yang maju ke FLS2N nasional mengusung kemampuan yang berbeda. Masing-masing grup pantomim dari SD Negeri 005 Bontang Utara, Kinansih Lisyanisa bakat menyanyo solo dari SMP Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), dan gitar duet Yeremia-Mattew dari SMP YPK.
Adapun penjaringan bakat terbaik dilakukan berjenjang. Mulai dari seleksi tingkat kota, provinsi, kemudian mereka yang terbaik maju ke tingkat nasional.
Berbeda dari tahun sebelumnya, bakat para pelajar ditampilkan langsung di hadapan dewan juri. Sekarang berbeda. Mereka hanya mengirim file video bakat mereka ke panitia. Sisanya, juri melakukan penjurian berdasarkan indikator yang telah mereka
“Semua tahapan seleksi sampai nanti final tingkat nasional digelar virtual,” beber Saparuddin.
Ditambahkannya, pencapaian Bontang dalam festival bakat pelajar tahunan itu di tahun ini pun lebih baik. Pada 2019 Bontang mengirim 2 wakilnya, tahun ini ada 3.
Dia berharap, pencapaian ini membuat anak-anak semakin giat belajar. Walau kondisi tengah pandemi. Terutama bagi mereka yang melaju ke tingkat nasional. Harus semakin giat belajar dan mengasah bakat. Karena kompetisi si tingkat nasional nantinya bakal semakin ketat.
“Walau pandemi, harus selalu semangat belajar. Asah bakat juga,” pungkasnya. (*)







