• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Tangani Covid-19, Pola Koordinasi OPD Disorot

by Fitri Wahyuningsih
21 Oktober 2020, 19:48
in Advertorial, DPRD Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Bakhtiar Wakkang. (Fitri/bontangpost.id)

Bakhtiar Wakkang. (Fitri/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemkot Bontang kena semprot. Oleh anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang. Pangkalnya, pola koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam penanganan Covid-19 dinilai sangat lemah.

Hal pertama soal lahan khusus jenazah pasien positif Covid-19. Medio April 2020 lalu, Wali Kota Bontang (nonaktif) Neni Moerniaeni telah menginstruksikan agar lahan di Bontang Lestari dijadikan makam khusus jenazah Covid-19. Posisinya tak jauh dari taman makam pahlawan.

Namun dalam rapat komisi gabungan bersama Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang belum lama ini, Bontang ternyata belum punya makam khusus jenazah Covid-19. Rupanya instruksi itu hanya berakhir jadi instruksi lisan.

Baca Juga:  Bakhtiar Minta Pengadaan Ponsel Pelajar Tidak Timbulkan Masalah Baru

Sementara OPD teknis di bawahnya, dalam hal ini DPKPP tidak menuangkannya dalam aturan tertulis. Yang dasar hukumnya jelas. Inilah yang kemudian menjadi polemik. Lahan pemakaman jenazah Covid-19 jadi simpang siur, dan multitafsir karena payung hukum tidak jelas. “Enggak beres ini. Kenapa ada namanya instruksi lisan,” tegasnya.

Sebabnya dia meminta Pemkot memperkuat koordinasi antar OPD. Terutama soal penanganan Covid-19. “Bu Sekda (Aji Erlynawati) jangan kerja sendiri. Minta itu semua sekretaris bantu. Mana bisa Sekda mengurus semuanya sendiri,” tegasnya.

Kemudian soal pasien terduga positif Covid-19 yang pulang paksa dari ruang isolasi rumah sakit, Minggu (18/10) malam. Dia tak habis pikir, bagaimana bisa pasien terduga Covid-19 dibiarkan keluar rumah sakit tanpa monitoring. Karena bila dibiarkan, potensi penyebaran virus besar sekali.

Baca Juga:  Turap di Gunung Elai Patah, Jalan Ikut Amblas

“Gimana sih kerjasamanya dengan rumah sakit,” cecar Bakhtiar dalam rapat gabungan komisi.

Ditambahkan Bakhtiar, selain koordinasi antar OPD yang lemah. Ada kesan bila OPD tak sanggup menerjemahkan instruksi atau pokok pikiran atasan dengan baik. Sehingga hadirlah persoalan ini. (adv)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: covid-19 bontangdprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rumah Singgah Sultan Kutai Dibangun, DPRD Harap Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Next Post

Sarankan Pesisir Bontang Dibangun Pos Pemadam

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.