• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Naik Kapal di Pelabuhan Loktuan Wajib Rapid Antigen

by BontangPost
15 Maret 2021, 16:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pelabuhan Loktuan

Pelabuhan Loktuan

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemkot Bontang mewacanakan pembukaan operasional Pelabuhan Loktuan untuk penumpang. Tepatnya pada 24 Maret mendatang. Namun penumpang tidak serta-merta hanya bermodal membeli karcis. Sebab PT Pelni memberlakukan syarat tambahan yakni mengantongi hasil pemeriksaan negatif rapid antigen.

Perwakilan PT Pelni Cabang Samarinda Syarif Hidayat menjelaskan sanksi bagi penumpang yang tidak memenuhi ketentuan tersebut. Berupa penurunan dari kapal. Termasuk jika masa berlaku pemeriksaan itu telah kedaluwarsa. “Kami akan lakukan pengecekan. Jika tidak mengantongi atau limit berlakunya habis, tidak bisa ikut diberangkatkan,” kata Syarif Hidayat.

Diketahui masa berlaku pemeriksaan rapid antigen ialah maksimal tiga hari sebelum keberangkatan. Sehingga transaksi penjualan tiket baru dibuka umumnya H-2 jelang berlayar. “Jika ada agen yang menjual sebelum ketentuan maka dapat teguran. Dasarnya apa? Karena penumpang harus menunjukkan hasil pemeriksaan,” ucapnya.

Baca Juga:  Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Kapal di Pelabuhan Loktuan Bontang hingga 30 Maret

Nantinya pemeriksaan dipastikan bakal berlapis. Penumpang akan dicek pertama ketika memasuki ruang tunggu pelabuhan. Kemudian dilakukan validasi oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pun demikian saat berada di dek, awak buah kapal dan tim satgas Covid-19 juga akan memeriksa ulang.

“Kapal tipe 500 dan 1.000 penumpang ada mantri,” tutur dia.

Lantas bagi penumpang dengan status demikian tidak perlu khawatir. Sebab tiket yang sudah dibeli dapat dilakukan re-fund. Namun jika penumpang bisa mengusahakan untuk melakukan pemeriksaan dipersilakan.

“Kalau tidak bisa kami (Pelni) kembalikan 100 persen harga tiketnya,” terang pria yang akrab disapa Ujang ini.

Tak hanya itu, penumpang juga diwajibkan mengisi surat keterangan sehat. Formulir ini akan dibagikan oleh PT Pelni sebelum keberangkatan. Iamenjelaskan identitas yang tercantum dalam hasil pemeriksaan rapid antigen, tiket, surat pernyataan, dan KTP harus sama. Menghindari proses manilpulasi data.

Baca Juga:  Pembebasan Lahan untuk Pengembangan Pelabuhan Loktuan Perlu Dipastikan

Syarat ini dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bagi penumpang di tempat tujuan nanti jika masa berlaku pemeriksaan habis tidak perlu cemas. Kondisi ini kerap terjadi di setiap pelayaran. Karena masa berlaku yang terbatas.

“Terpenting tidak turun ketika kapal singgah di beberapa pelabuhan sebelum lokasi kedatangan yang dituju,” paparnya.

Kondisi ini menyebabkan pemantauan animo penumpang belum terlihat. Meski, Pelni menyebut banyak calon penumpang yang telah meminta informasi. Rencananya kapal yang masuk pertama ialah KM Egon. Datang di hari tersebut sekira 14.00 Wita.

Diprediksi mobilitas penumpang memakan waktu dua jam. Tepat 16.00 Wita kapal dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Loktuan. Tujuan pelayarannya ialah Pare-Pare, Batu Licin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu. Hanya 50 persen dari total kapasitas yang terakomodasi. KM Egon hanya bisa mengangkut 250 penumpang di pembukaan pelayaran selama pandemi ini. Dari total muatan 1.000 penumpang. (*/ak)

Baca Juga:  BNNK Bontang Sebut Pelabuhan Loktuan Minim Alat Deteksi, Rawan Disusupi Narkoba

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pelabuhan loktuanwajib rapid antigen
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pria Bertato Ditemukan Mengapung di Sungai

Next Post

Sertifikat di Perumahan Korpri Tak Terbit, Nasib Penghuni Menggantung

Related Posts

Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta
Bontang

Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

28 April 2026, 07:38
Berikut Jadwal Lengkap Kapal Pelni dan Swasta April 2026 dari Pelabuhan Loktuan Bontang
Bontang

Berikut Jadwal Lengkap Kapal Pelni dan Swasta April 2026 dari Pelabuhan Loktuan Bontang

1 April 2026, 09:00
Lonjakan Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Datang dan Berangkat dari Bontang
Bontang

Lonjakan Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Datang dan Berangkat dari Bontang

26 Maret 2026, 15:16
Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Kapal di Pelabuhan Loktuan Bontang hingga 30 Maret
Bontang

Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Kapal di Pelabuhan Loktuan Bontang hingga 30 Maret

25 Maret 2026, 09:00
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Loktuan Bontang Diprediksi Hingga Akhir Maret
Bontang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Loktuan Bontang Diprediksi Hingga Akhir Maret

25 Maret 2026, 08:00
Tiket Kapal Mudik dari Loktuan Bontang Habis, Penumpang Tanpa Tiket Diminta Tak Datang ke Pelabuhan
Bontang

Tiket Kapal Mudik dari Loktuan Bontang Habis, Penumpang Tanpa Tiket Diminta Tak Datang ke Pelabuhan

13 Maret 2026, 08:00

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.