BONTANGPOST.ID, Bontang – Moda transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk kembali ke Bontang pada arus balik Lebaran tahun ini.
Manajer Operasional PT Laut Bontang Bersinar, Jackthin Pamasi, memprediksi puncak arus balik di Pelabuhan Loktuan akan berlangsung hingga akhir Maret 2026.
“Ini sesuai dengan batas akhir libur sekolah dan pekerjaan,” ujarnya.
Prediksi tersebut juga sejalan dengan masa angkutan Lebaran yang dijadwalkan berakhir pada 30 Maret, termasuk operasional pos pelayanan terpadu.
Menurutnya, jumlah penumpang arus balik diperkirakan lebih tinggi dibandingkan arus mudik. Hal ini dipengaruhi oleh kemungkinan pemudik yang membawa anggota keluarga untuk menetap di Bontang.
Berdasarkan data, total penumpang yang berangkat saat arus mudik dari 7 hingga 17 Maret mencapai 6.311 orang, terbagi dalam tujuh keberangkatan kapal, baik milik PT Pelni maupun swasta.
Lonjakan tertinggi terjadi pada 13 Maret dengan 1.999 penumpang melalui kapal Egon dan Cattleya Express dengan rute ke Parepare. Disusul keberangkatan 17 Maret dengan 1.334 penumpang menggunakan KM Cattleya Express.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang saat arus mudik tercatat 1.471 orang.
Jackthin menambahkan, dispensasi penumpang masih berlaku selama periode angkutan Lebaran, dengan kewenangan berada pada KSOP.
Selain itu, kapal selama arus balik diprioritaskan untuk mengangkut penumpang, sehingga kendaraan tidak dilayani dalam pelayaran kali ini. (ak)







