• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jalan Poros Bontang Rusak, Harga Bahan Pokok Berpotensi Naik

by BontangPost
17 April 2021, 20:00
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Rusaknya jalur poros Samarinda-Bontang berpotensi mengganggu distribusi logistik dan membuat harga beberapa bahan pokok (bapok) naik. Apalagi jelang Idulfitri konsumsi masyarakat cenderung meningkat.

Rusaknya jalur poros Samarinda-Bontang berpotensi mengganggu distribusi logistik dan membuat harga beberapa bahan pokok (bapok) naik. Apalagi jelang Idulfitri konsumsi masyarakat cenderung meningkat.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rusaknya jalur poros Samarinda-Bontang berpotensi mengganggu distribusi logistik dan membuat harga beberapa bahan pokok (bapok) naik. Apalagi jelang Idulfitri konsumsi masyarakat cenderung meningkat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Disperindagkop dan UKM) Muhammad Yadi Robyan Noor mengatakan, kerusakan jalur Samarinda-Bontang menyebabkan kemacetan berjam-jam. Terhambatnya akses pasti akan membuat pengiriman jadi lebih lama. “Pasti berpengaruh, sebab akses menjadi bagian penting dari biaya logistik,” ungkapnya, Kamis (15/4).

Dia memastikan ketersediaan stok bahan pangan pada momen Ramadan dan Idulfitri dalam kondisi aman. Namun diperlukan cara mengubah persepsi masyarakat yang selama ini selalu menganggap bahwa terjadinya gejolak harga bahan pokok di setiap Ramadan menjelang Idulfitri, menjelang Natal dan tahun baru sebagai hal yang biasa.

Padahal untuk memastikan tidak ada permainan harga di pasar, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasar-pasar induk 10 kabupaten dan kota di Kaltim. Hal itu dilakukan secara intensif dalam rangka memonitor indikasi kelangkaan komoditas. Sehingga dapat melakukan langkah antisipasi dengan cepat.

“Kita fokus pada tiga komoditas. Cabai, daging sapi, dan gula pasir. Harga cabai saja yang sebelumnya Rp 100 ribu, sekarang sudah turun,” katanya. Dalam pantauannya, harga cabai tiung cenderung mengalami kenaikan sejak akhir 2020. Yaitu Rp 110 ribu per kilogram, namun memasuki April telah berangsur turun yaitu berkisar antara Rp 91 ribu sampai Rp 93 ribu per kilogram.

Baca Juga:  Berteman Akrab, Sakit Hati, Hantamkan Besi

Sementara itu, per 15 Maret hingga 8 April harga daging sapi cenderung naik di kisaran harga Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi 5,8 persen di atas harga rata-rata nasional sebesar Rp 122 ribu per kilogram. Harga acuan daging sapi Rp 105 ribu per kilogram.

Selanjutnya pasokan gula pasir ke Kaltim dipastikan aman. Di mana, harga saat ini berkisar antara Rp 13,2 ribu sampai dengan Rp 13,5 ribu per kilogramnya. Harga gula pasir juga menunjukkan bahwa harga di Kaltim 8 persen lebih tinggi dari HET sebesar Rp 12,5 ribu per kilogram. Per Januari 2020 hingga April 2021, tercatat 9 komoditas stabil dari total sebanyak 13 komoditas.

Jika dirinci, untuk komoditas yang stabil antara lain beras premium dan medium, cabai merah besar dan keriting, daging ayam ras, daging sapi segar lokal, gula pasir curah, minyak goreng kemasan dan telur ayam. Sedangkan untuk komoditas yang turun harga, adalah bawang merah, bawang putih dan kedelai impor serta hanya cabai merah rawit yang lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Baca Juga:  Harga Cabai dan Ayam Belum Stabil 

Sementara itu, tahun ini Bulog Kalimantan Timur dan Utara kembali tidak bisa menggelar operasi pasar di momentum Ramadan. Pandemi corona yang masih berlangsung menjadi musababnya. Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Kalimantan Timur dan Utara Arrahim K Kanam mengatakan, sudah satu tahun lebih pihaknya tidak menggelar operasi pasar (OP).

“Selama pandemi ini kita tidak ada menggelar OP. Hampir setahun lah. Selain terkendala pandemi Covid-19, kami biasanya bekerja sama dengan Dinas Perdagangan setempat dalam menggelar operasi pasar murah bagi rakyat di sejumlah tempat. Akan tetapi, belakangan ini tidak pernah ada informasi terkait kegiatan tersebut,” ujarnya.

Meskipun tidak menggelar OP, Bulog Kaltimra tetap menyiapkan sejumlah produk sembako dengan harga murah di RPK dan sejumlah pasar Ramadan. Bagi masyarakat yang membutuhkan sembako dengan harga terjangkau bisa langsung mendatangi kantor Bulog.

Pihaknya sempat melakukan komunikasi untuk operasi pasar tidak bisa. Pemerintah hanya membuka pasar Ramadan terbatas. “Untuk Balikpapan kami memfokuskan penjualan online. Namun, di sejumlah kota dan kabupaten kami masih bisa berjualan di pasar. Kami ikut di beberapa pasar Ramadan. Dan pasar khusus bahan pokok,” tuturnya.

Baca Juga:  Kecuali Bawang Putih, DKP3 Pastikan Harga dan Stok 11 Bahan Pokok Aman

Menurutnya, pihaknya harus lebih gencar melakukan branding Bulog. Pasalnya mayoritas masyarakat tahu Bulog saat Ramadan melakukan operasi pasar. Di saat harga melambung, produk Bulog bisa jadi penyeimbang. Namun, kali ini mereka tidak bisa melakukan upaya itu. “Untuk itu kami ingin branding melalui media sosial. Serta, kami fokuskan penetrasi ke RPK yang ada,” bebernya.

Kemudian, untuk pasokan, pihaknya belum melakukan penambahan stok. Sejauh ini masih aman, permintaan belum melonjak. Harga masih stabil, hanya saja harga cabai saat ini yang meroket. Sedangkan cabai tidak masuk dalam komoditas yang ditangani Bulog.

Yang paling vital, menurutnya adalah daging ayam dan sapi. Untuk itu pihaknya sudah mengamankan stok. Daging beku ayam masih ada sekitar 250 ekor. Kemudian daging beku sapi 18 ton, daging beku kerbau 7 ton. Untuk beras, pihaknya sudah menyiapkan 6.411 ton beras yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tiga – empat bulan ke depan. (ctr/aji/ndu/k15)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga bahan pokokjalan poros bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rafathar Bakal Jadi Kakak

Next Post

Dapat Tambahan Tiga Keberangkatan sebelum Larangan Mudik

Related Posts

Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas
Kaltim

Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

16 April 2026, 09:00
Polisi Beberkan Kronologi Kecelakaan Maut di Muara Badak yang Tewaskan Tiga Orang
Kaltim

Polisi Beberkan Kronologi Kecelakaan Maut di Muara Badak yang Tewaskan Tiga Orang

14 April 2026, 11:14
Tabrakan Dua Motor di Muara Badak, Tiga Orang Tewas di Tempat
Kaltim

Tabrakan Dua Motor di Muara Badak, Tiga Orang Tewas di Tempat

13 April 2026, 14:25
Pengendara Perempuan Tewas Usai Tabrak Truk Trailer di KM 43 Poros Bontang-Samarinda
Bontang

Pengendara Perempuan Tewas Usai Tabrak Truk Trailer di KM 43 Poros Bontang-Samarinda

25 Maret 2026, 09:38
Kecelakaan Maut di KM 53 Poros Samarinda–Bontang, Pemotor Tewas di Tempat
Kaltim

Kecelakaan Maut di KM 53 Poros Samarinda–Bontang, Pemotor Tewas di Tempat

4 Maret 2026, 18:08
Innova dan Avanza Adu Banteng di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Dua Orang Luka Berat
Bontang

Innova dan Avanza Adu Banteng di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Dua Orang Luka Berat

1 Maret 2026, 22:59

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.