• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pemilik Konsesi Sebut Tak Tahu Truk Batu Bara Hilir Mudik di Tanah Datar

by BontangPost
15 Juni 2021, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Kerusakan jalan di Tanah Datar, Kutai Kartanegara, menyebabkan kemacetan berjam-jam. Buruknya kualitas jalan yang merupakan penghubung utama antara kawasan selatan dan utara Kaltim ini, salah satunya karena keberadaan pertambangan di sekitar kawasan itu.

Kerusakan jalan di Tanah Datar, Kutai Kartanegara, menyebabkan kemacetan berjam-jam. Buruknya kualitas jalan yang merupakan penghubung utama antara kawasan selatan dan utara Kaltim ini, salah satunya karena keberadaan pertambangan di sekitar kawasan itu.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Kaltimtara akan segera melaksanakan perbaikan jalan poros Samarinda-Bontang pada akhir Juli 2021. Namun, tidak ingin hasil perbaikan jalan tersebut sia-sia, BBPJN Wilayah II Kaltimtara, Senin (14/6/2021), melakukan tinjauan ke lapangan untuk melihat penyebab sedimentasi pada drainase.

Seperti diketahui, salah satu penyebab kerusakan jalan poros Samarinda-Bontang karena adanya kegiatan pembukaan lahan sepanjang ruas jalan. Akibat aktivitas itu, terjadi sedimentasi pada alur sungai dan saluran jalan, sehingga air tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya. Ditambah lagi penimbunan daerah rawa oleh pengembang lahan.

Salah satu titik sedimentasi terparah terjadi di area Desa Tanah Datar. Di area ini sering terpantau hilir mudik truk pengangkut batu bara di sisi kiri dan kanan jalan. Aktivitas pengangkutan emas hitam ini juga melakukan crossing di atas badan jalan nasional.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di KM 53 Poros Samarinda–Bontang, Pemotor Tewas di Tempat

Perwakilan PT Lanna Harita selaku pemilik izin pertambangan di lokasi tersebut, membantah bahwa aktivitas pengangkutan batu bara di sekitar Kantor Desa Tanah Datar berasal dari kegiatan eksplorasinya. Hal ini disampaikan Sunari, selaku Asisten Manager Land and Comdev PT Lanna Harita.

“Kalau konsesi memang iya (milik Lanna Harita). Tapi tanah ini statusnya hak milik (warga), sehingga kami tidak bisa membatasi. Sehingga yang berhak menindak bagian perizinan. Kami kan juga tidak tahu mereka berizin atau tidak,” jelasnya.

Sunari pun mengaku tidak pernah melihat sendiri aktivitas pengangkutan batu bara di lokasi tersebut. Selama ini dirinya hanya menerima informasi dari masyarakat sekitar.

“Saya tidak (pernah) lihat sendiri, tapi katanya warga sering ada (truk batu bara). Siapapun pemiliknya saya tidak tahu. Jadi konsesi ini ditambang tanpa izin dan sepengetahuan kami,” tuturnya.

Baca Juga:  Tak Kuat Menanjak, Truk Sebabkan Kemacetan di Jalan Poros Bontang

Namun, pengakuan Sunari justru bertolak belakang dari temuan tim redaksi Selasar yang telah melakukan pemantauan di titik tersebut pada 23 April 2021 lalu. Saat itu terhitung dalam kurun waktu 3 jam dari pukul 7.30 Wita, ada 54 truk batu bara yang lewat di jalan tersebut. Dan dari pemantauan tersebut, aktivitas pengangkutan batu bara yang paling aktif, justru berasal dari seberang kantor Desa Tanah Datar yang melakukan crossing. Di mana area tersebut masuk dalam konsesi PT Lanna Harita.

Selanjutnya, usai menerima informasi bahwa area pertambangan tersebut beroperasi tanpa sepengetahuan pemilik konsesi, pihak BBPJN Wilayah II Kaltimtara akan kembali melakukan pertemuan dengan instansi terkait. Hal ini untuk membahas nasib area crossing hauling tambang batu bara di Desa Tanah Datar.

Baca Juga:  Jalan Soekarno-Hatta Diperbaiki Bulan Ini, Dikucur Rp 4 Miliar Lewat DAK

“Ini akan kami bahas lagi dengan Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, dan Pemprov Kaltim,” sebut Kepala BBPJN  Wilayah II Kaltimtara, Junaidi.

Meski begitu Junaidi beranggapan, seharusnya pemilik konsesi membuat laporan terlebih dulu. Karena jika benar aktivitas pengerukan tambang batu bara tanpa sepengetahuan pemegang izin, tentu pihak pemilik konsesi yang dirugikan.

“Karena jika mendiamkan aktivitas itu, salahnya ada di mereka (pemilik izin), lalu saat ada yang membuat izin baru dia tidak dilarang. Seharusnya kan minimal sewa dengan mereka. Masa ini diam saja? ” pungkasnya. (*)

Source: selasar
Tags: jalan poros bontangjalan rusaktanah datar
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PPDB SMA/SMK Jalur Reguler Mulai Dibuka

Next Post

21 Tahun Bontang Berdiri, 2 Minoritas hingga Kini Tak Punya Rumah Ibadah

Related Posts

Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun Empat Truk di Jalan Poros Bontang
Bontang

Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun Empat Truk di Jalan Poros Bontang

13 Agustus 2026, 10:33
Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas
Kaltim

Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

16 April 2026, 09:00
Polisi Beberkan Kronologi Kecelakaan Maut di Muara Badak yang Tewaskan Tiga Orang
Kaltim

Polisi Beberkan Kronologi Kecelakaan Maut di Muara Badak yang Tewaskan Tiga Orang

14 April 2026, 11:14
Tabrakan Dua Motor di Muara Badak, Tiga Orang Tewas di Tempat
Kaltim

Tabrakan Dua Motor di Muara Badak, Tiga Orang Tewas di Tempat

13 April 2026, 14:25
Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat
Bontang

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

13 April 2026, 11:03
Jalan Amblas di KM 6 Bontang Dikeluhkan, Berulang Kali Sebabkan Kecelakaan
Bontang

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Dikeluhkan, Berulang Kali Sebabkan Kecelakaan

13 April 2026, 08:59

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.