bontangpost.id – Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 pada 22 Juli di Kota Taman kembali memecahkan rekor baru. Sebelumnya kasus terkonfirmasi tertinggi tercatat pada 16 Juli dengan tambahan 229 kasus. Terbaru, berdasarkan hasil swab PCR yang diterima Satgas Penanganan Covid-19, Kamis (22/7) ada 273 kasus.
Jubir Satgas Adi Permana mengatakan terbanyak kasus terkonfirmasi disumbang oleh Kelurahan Gunung Elai dengan 36 pasien positif. Disusul Loktuan sebanyak 28 kasus. “Jumlah kasus aktif saat ini menjadi 1.879,” kata Adi.
Dari seluruh kelurahan di Bontang, yang mencatat kasus aktif paling banyak tersebar di Kelurahan Loktuan, Gunung Elai, Gunung Telihan, Belimbing, dan Bontang Baru. Masing masing kelurahan tersebut mencatat lebih 150 kasus aktif.
213 pasien saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 1.666 orang harus melakukan isolasi mandiri di rumah. Kasus aktif capaiannya berada di angka 19,9 persen. Total kasus aktif ini naik 203 dibandingkan hari sebelumnya.
“Jika dari awal pandemi kasus terkonfirmasi sudah mencapai 9.439,” ucapnya.
Pada hari sama tercatat ada penambahan kasus kesembuhan sejumlah 66. Sumbangsih terbanyak berasal dari Kelurahan Satimpo dengan 19 kasus kesembuhan. Sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh sejak awal pandemi mencapai 7.391 atau 78,3 persen.
Kasus kematian juga meningkat. Total ada empat pasien dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Sehingga angka kematian mencapai 169 atau 1,8 persen. Kasus kematian baru merupakan masing-masing dari Kelurahan Belimbing, Satimpo, Tanjung Laut, dan Gunung Telihan.
Kini, 15 kelurahan masih berstatus zona merah. Artinya tiap wilayah terdapat lebih dari 20 kasus aktif. Pemkot Bontang pun ditetapkan pemerintah pusat sebagai daerah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Kepala Diskes dr Bahauddin menjelaskan banyaknya kasus terkonfirmasi baru karena satgas masif melakukan 3T. Meliputi Tracing, Testing, dan Treatmen. “Kalau satgas pasif memang angkanya akan sedikit. Tetapi potensi nyawa yang tidak tertolong bisa lebih banyak,” sebutnya. Bahkan Bontang masuk tiga besar di Kaltim capaian testing. Di bawah Balikpapan dan Berau.
Sebelumnya, Satgas Covid-19 Bontang mengatakan bila Covid-19 varian delta sudah tersebar di Kota Taman. Penularan varian ini 10 kali lebih cepat. Sebabnya
Otoritas meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati. Disiplin prokes 5M dan segera mengikuti program vaksinasi agar kekebalan kelompok (herd immunity) di Bontang segera terbentuk. (*/ak)





