bontangpost.id – Ekonomi Provinsi Kalimantan Timur Triwulan IV-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 2,91 persen. Pada triwulan ini, kinerja ekonomi Kalimantan Timur mengalami perbaikan dibandingkan dengan kinerja ekonomi pada Triwulan IV-2020 yang tumbuh negatif sebesar 2,88 persen.
“Secara kumulatif (c-to-c) ekonomi Kalimantan Timur Tahun 2021 mengalami pertumbuhan 2,48 persen. Kinerja perekonomian Kaltim tahun 2021 ini mengalami perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan dengan kinerja tahun 2020 yang turun sebesar 2,87 persen,” jelas Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Kaltim Dr Yusniar Juliana dalam siaran persnya, Senin (7/2/2022).
BPS Kaltim juga mencatat pertumbuhan ekonomi tahun 2021 ini tidak terlepas dari capaian kinerja yang positif di hampir seluruh lapangan usaha di Kaltim kecuali lapangan usaha real estate dan pertanian, kehutanan, serta perikanan yang mengalami penurunan kinerja.
“Tiga lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi di Kaltim tahun 2021 secara kumulatif yaitu Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 13,34 persen; lalu Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 7,96 persen; dan Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 4,41 persen,” kata Yusniar.
Sebaliknya, Lapangan Usaha Real Estate mengalami penurunan sebesar 0,72 persen dan Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mengalami penurunan sebesar 0,26 persen.
Jika diamati sumber pertumbuhan ekonomi secara y-on-y, sebagian besar lapangan usaha memberikan andil positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.
Tiga lapangan usaha yang memberikan andil positif terbesar yaitu Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 0,82 persen; lalu Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 0,80 persen dan Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 0,58 persen.
Sementara itu, Lapangan Usaha Jasa Pendidikan dan Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan keduanya memberikan andil negatif masing-masing sebesar 0,04 persen.
“Setelah lebih dari satu tahun terjadinya pandemi Covid-19 yang secara umum memberikan dampak negatif terhadap perekonomian, kini pada tahun 2021 telah terlihat perbaikan kinerja perekonomian di berbagai wilayah,” kata Yusniar.
Seiring diselenggarakannya program vaksinasi Covid-19 yang cukup masif di berbagai daerah di Indonesia, maka hal tersebut mendorong aktivitas kegiatan masyarakat menjadi semakin meningkat. Dampak positif dari upaya penanganan pandemi tersebut juga tercermin pada kondisi perekonomian Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021. (myn)




