• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Sudah Gelontorkan Ratusan Miliar, Taman Bandara APT Pranoto Batal Dibenahi

by Redaksi Bontang Post
17 Februari 2022, 12:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Suasana bandara APT Pranoto

Suasana bandara APT Pranoto

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Penataan taman Bandara APT Pranoto Samarinda tampaknya batal dilaksanakan. Pasalnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak mengalokasikan anggaran tahun ini. Sebelumnya, kegiatan tersebut sudah diusulkan dan disepakati masuk anggaran 2022. Penataan dianggap penting agar halaman depan Bandara APT Pranoto tidak gersang, terlihat lebih bagus dan layak menunjang keberadaan ibu kota negara (IKN) baru di Kaltim.

“Pada saat rapat sebelumnya, sudah disetujui untuk pembangunan landscape Bandara APT Pranoto. Saat ini, malah ada batching plant di sana. Bagaimana mungkin itu bandara internasional, dan sebentar lagi ada IKN, malah halaman depannya ada batching plant,” kritik anggota Komisi V DPR RI dapil Kaltim Irwan dalam rapat dengar pendapat dengan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Senin (14/2) lalu. Batching plant yang dimaksud Irwan adalah lokasi khusus pembuatan beton atau pabrik beton untuk kepentingan konstruksi proyek.

“Minta tolong Pak Dirjen, tuntaskan landscape ini. Karena juga bicara profesionalitas bandara. Termasuk juga keamanan. Kalau ada batching plant, ada debu, bisa mengganggu keamanan dan keselamatan bandara. Dan kita sudah sepakati waktu pembahasan anggaran 2022 sebelum ditetapkan. Kita sepakat untuk pembangunan landscape bandara,” ucap pria asal Kutai Timur itu.

Baca Juga:  Pemerintah Bakal Tingkatkan Fasilitas Dua Bandara di Kaltim

Ketua DPD Partai Demkorat Kaltim ini, turut menyoroti anggaran pengembangan Bandara Kalimarau Berau yang dianggarkan Rp 13,7 miliar pada tahun ini. Termasuk pengembangan Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu dan Bandara Melalan di Melak, Kutai Barat.

“Tapi saya lihat redundant (berulang) ini. Menurut saya, sejak 2020–2021 angka ini, ya paling koreksi, diubah. Misalnya tahun lalu Rp 14 miliar, tahun ini Rp 13,7 miliar. Kalau tidak terserap ya, pindah. Jangan diulang terus. Kelihatannya ada anggaran. Menyenangkan. Tetapi fisiknya tidak ada. Tidak pernah terealisasi,” tegasnya.

Menurut dia, apabila anggaran pengembangan bandara di Kaltim tidak terserap, sebaiknya dialihkan pada kegiatan yang lebih bermanfaat. Seperti penataan landscape Bandara APT Pranoto. “Kalaupun memang di bandara yang lain tidak terserap, dan selalu berulang setiap tahunnya, ya udah dibawa untuk pembangunan landscape ini saja. Itu lebih bermanfaat,” tutup Irwan.

Baca Juga:  Penumpang Bandara APT Pranoto Keluhkan Pelayanan Angkutan, Sopir Taksi Dikeluhkan Sering Pemaksaan

Menanggapi hal itu, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto Rahardjo mengatakan, penghijauan dan penataan taman Bandara APT Pranoto tetap akan dilaksanakan. Akan tetapi, pada 2022, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub sudah menganggarkan sangat besar untuk Bandara APT Pranoto. Yakni, sebesar Rp 100 miliar. Uang itu untuk memperbaiki fasilitas sisi udara bandara. Meliputi runway (landasan pacu), taxiway (area yang menghubungkan antara runway dan apron, berfungsi sebagai jalur pesawat berpindah dari runway ke apron atau sebaliknya), dan apron (area yang digunakan pesawat untuk parkir, mengisi bahan bakar, kegiatan pemeliharaan pesawat, serta memuat dan menurunkan penumpang maupun barang). 

“Tahun 2021 juga dianggarkan untuk memperbaiki taxiway baru. Karena taxiway yang lama tidak memenuhi syarat. Kemudian untuk drainase sedang diperbaiki, dan alhamdulillah sudah selesai,” katanya. Karena itu, tahun ini Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub masih konsentrasi menggunakan anggaran yang sangat besar untuk memperbaiki runway. Pasalnya, pada beberapa titik konstruksi runway Bandara APT Pranoto, masih memerlukan perbaikan. Agar memenuhi syarat untuk pendaratan pesawat berbadan besar. “Ini menjadi perhatian kita bersama,” pungkasnya.

Baca Juga:  Terkesan Setengah-Setengah, Penurunan Tiket Belum Berdampak

Untuk diketahui, pada 2021, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pembuatan pararel dan right angle taxy way Bandara APT Pranoto Samarinda senilai Rp 88,62 miliar. Taxiway yang dibangun memiliki panjang 18 meter x 148,5 meter. Sedangkan pararel 18 meter x 607 meter. Selain pembangunan taxiway, infrastruktur lainnya yang dibiayai lewat Sukuk Negara adalah pembuatan sistem drainase Rp 69,5 miliar. (riz/k8)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bandara apt pranoto samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Agus Haris Dorong Revisi RTRW

Next Post

Harga Kedelai Selangit, Perajin Tahu Tempe Menjerit

Related Posts

Penumpang Bandara APT Pranoto Keluhkan Pelayanan Angkutan, Sopir Taksi Dikeluhkan Sering Pemaksaan
Kaltim

Penumpang Bandara APT Pranoto Keluhkan Pelayanan Angkutan, Sopir Taksi Dikeluhkan Sering Pemaksaan

9 Juli 2024, 10:00
Pemerintah Bakal Tingkatkan Fasilitas Dua Bandara di Kaltim
Kaltim

Pemerintah Bakal Tingkatkan Fasilitas Dua Bandara di Kaltim

22 Februari 2022, 11:30
Terkesan Setengah-Setengah, Penurunan Tiket Belum Berdampak
Kaltim

Terkesan Setengah-Setengah, Penurunan Tiket Belum Berdampak

21 Agustus 2019, 15:11

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.