• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Akademisi Pertanyakan Urgensi Pembentukan TAPPD Bontang; Tim Ahli atau Tim Sukses

by Jelita Nur Khasanah
9 November 2024, 11:28
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Netralitas ASN oleh RRI/Mujtahidin

Ilustrasi Netralitas ASN oleh RRI/Mujtahidin

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pembentukan Tim Ahli Percepatan Pembangunan Daerah (TAPPD) oleh Pemkot Bontang menimbulkan tanda tanya.

Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul) Saipul menuturkan, pembentukan tim tersebut mesti didasarkan pada sebuah urgensi dan kajian. Barulah melahirkan tim ahli percepatan pembangunan.

“Urgensi pembentukan ini apa. Harus dijelaskan kepada publik,” tuturnya.

Dalam SK yang diperoleh redaksi Bontang Post, TAPPD terdiri dari tiga bidang. Namun dua bidang di antaranya memiliki uraian tugas yang sama. Yakni bidang sumber daya manusia (SDM) dan pemerintahan, serta bidang infrastruktur dan kewilayahaan.

Hal itu pun menimbulkan persepsi bila uraian tugas dua bidang tersebut hanya disalin.

“Maka wajar saja kalau kemudian ditemukan ada indikasi copy-paste pada uraian tugas. Artinya pembentukan tim ini, bukan berangkat dari hasil kajian terstruktur,” jelasnya.

Baca Juga:  Anggota TAPPD Terbukti Langgar Netralitas, Bapperida Bakal Tindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu

Lebih lanjut, kata dia, persyaratan dari anggota tim perlu diperjelas, seperti persyaratan kompetensi di bidang yang sesuai dan hal lain yang mendukung. Terutama yang berhubungan dengan partai politik.

Persyaratan kemudian diatur minimal oleh perwali. “Meski idealnya adalah perda,” ungkapnya.

Maka dari itu, tim ahli harusnya juga menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kampanye salah satu paslon. Lantaran tim ini berpotensi dibentuk dan dibiayai oleh APBD, sehingga anggota tim mesti berada pada posisi netral. Meskipun jika ditarik dari UU No 10 Tahun 2016, tim ahli tersebut tidak disebutkan secara tekstual.

“Kalau memang anggota tim, fokus saja sebagai tim percepatan. Kembalikan tim itu sebagai tim netral. Mundur saja kalau mau berpolitik,” ujar dia.

Baca Juga:  Terafiliasi dengan Paslon, Anggota Tim Ahli Percepatan Pembangunan Daerah Bontang Terbukti Langgar Netralitas

Sementara Pengamat Hukum Unmul Warkhatun Najidah menilai pembentukan tim tersebut abai oleh aturan. Mengingat pembentukannya tidak berdasar pada perwali serta sesuai dengan Rencana Jangka Menengah Pembangunan Daerah (RPJMD).

Menurutnya, pembentukan tim tersebut sarat akan kepentingan politik, sebab keputusan diterbitkan jelang akhir masa jabatan atau beberapa waktu sebelum cuti masa kampanye.

Adapun ditemukan adanya sejumlah anggota tim yang ikut dalam kegiatan kampanye paslon.

“Kenapa pembentukannya di akhir masa jabatan. Membentuk TAPPD atau tim sukses. Ini jelas brutal,” sebutnya.

Kemudian pembagian tugas anggota TAPPD tidak boleh terbentur dengan tugas OPD di lingkungan pemerintahan.

“Karena dikhawatirkan peran TAPPD malah lebih kuat saat mengevaluasi kegiatan ketimbang OPD itu sendiri,” pungkasnya.

Baca Juga:  Basri Rase Diduga Kumpulkan Pejabat Pemkot di Tengah Masa Kampanye, Ini Tanggapan Paslon 02

Diketahui saat ini Bawaslu Bontang tengah melakukan penelusuran dugaan pelanggaran netralitas oleh dua anggota TAPPD. Yakni, Yophie Turang dan Eko Satrya.

Keduanya diduga ikut mengkampanyekan pasangan Basri Rase-Chusnul Dhihin.

TAPPD sendiri dibentuk melalui surat keputusan (SK) yang dikeluarkan pada 3 September 2024. SK itu ditandatangani Wali Kota Basri tiga pekan sebelum dia cuti kampanye. (*)

Tags: TAPPD
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga RT 37 Bontang Utara Pilih Empat Pelatihan UMKM untuk Mewujudkan Usaha Bersama

Next Post

Kolaborasi K3 Terbaik, Pupuk Kaltim Siap Hadirkan Ragam Pelatihan bagi Perusahaan di Kawasan Industri

Related Posts

Bapperida Bontang Sebut Bakal Perketat Aturan Anggota TAPPD
Bontang

Bapperida Bontang Sebut Bakal Perketat Aturan Anggota TAPPD

21 November 2024, 12:35
Telusuri Dugaan Pelanggaran Netralitas TAPPD, Bawaslu Bontang Panggil Tujuh Saksi
Bontang

Satu TAPPD Langgar Netralitas, Bawaslu Sarankan Anggota Lain Dievaluasi

20 November 2024, 14:36
Anggota TAPPD Terbukti Langgar Netralitas, Bapperida Bakal Tindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu
Bontang

Anggota TAPPD Terbukti Langgar Netralitas, Bapperida Bakal Tindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu

18 November 2024, 18:22
Bawaslu Bontang Sebut Tak Temui Dugaan Pelanggaran SK TAPPD
Bontang

Bawaslu Bontang Sebut Tak Temui Dugaan Pelanggaran SK TAPPD

15 November 2024, 18:36
Telusuri Dugaan Pelanggaran Netralitas TAPPD, Bawaslu Bontang Panggil Tujuh Saksi
Bontang

Terafiliasi dengan Paslon, Anggota Tim Ahli Percepatan Pembangunan Daerah Bontang Terbukti Langgar Netralitas

15 November 2024, 16:18
Udin Mulyono Dilaporkan, Basri Rase Sebut Serahkan ke Pihak Kepolisian
Bontang

Pembentukan TAPPD Disorot, Basri Rase; Perumusan Sudah Sejak 2021 Lalu

12 November 2024, 16:57

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.