bontangpost.id β Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menilai santunan kematian tak perlu dihentikan dengan alasan pos belanja habis unuk penangan pandemi Covid-19.
Ia mengatakan, dana APBD Bontang masih mampu memenuhi santunan kematian tiap tahunnya. Tanpa harus dihentikan sementara.
βKan kecil aja tiap tahun kita anggarkan, kalau tidak salah Rp 5 miliar,β tuturnya, Kamis (18/6/2021).
Pemerintah diminta tetap melaksanakan program ini. Supaya seluruh masyarakat bisa menerima bantuan tak hanya warga kurang mampu.
βKarena kategori kurang mampu itu susah didefinisikan, nanti terjadi kecemburuan,β ungkapnya.
Politisi Golkar ini mengaku belum mengetahui pasti alasan program ini dihentikan. Tetapi, dia memprediksi pemerintah ingin mengubah formula penyaluran bantuan ini.
Bisa saja, kata dia, regulasi nanti hanya memprioritaskan warga tidak mampu. Tetapi, dia ragu pemerintah bisa menyalurkan bantuan tepat sasaran.
βOrang kurang mampu banyak kriteria dan jenisnya berbeda-beda. Jika santunan kematian dibagi beberapa kriteria. Sementara, orang yang berduka tidak membandingkan antara mampu dan tidak mampu. (*)







