BONTANGPOST.ID, Bontang – Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang mulai berdampak pada sektor pendidikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menunda sejumlah kegiatan fisik yang dinilai belum menjadi prioritas, salah satunya proyek pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP) di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Nurhadi, mengatakan penundaan tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Seluruh belanja yang belum bersifat prioritas diminta ditunda hingga kondisi fiskal daerah kembali membaik.
“Untuk dua kegiatan ACP ditunda karena masuk efisiensi,” ujarnya.
Total nilai proyek yang ditangguhkan mencapai sekitar Rp3,5 miliar. Rinciannya, pemasangan ACP di SMP Negeri 2 dianggarkan sebesar Rp2,4 miliar, sedangkan di SMP Negeri 1 sebesar Rp1,1 miliar.
Nurhadi menjelaskan, proyek tersebut sebenarnya telah masuk dalam rencana kerja tahun ini. Bahkan, dokumen perencanaannya sedang disiapkan sebelum akhirnya ditunda akibat keterbatasan anggaran.
Meski demikian, Disdikbud memastikan penundaan ini hanya bersifat sementara. Proyek tersebut akan kembali diusulkan dalam penyusunan APBD 2027 apabila kondisi keuangan daerah sudah membaik.
“Kami coba usulkan lagi tahun depan,” pungkasnya. (*)






